Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Monday, December 29, 2014

Mazmur 121 | Berjalan Bersama Kuasa Tuhan


Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 121: 1b-7
Para peziarah yang melakukan perjalanan naik ke Yerusalem maupun kembalinya mereka ketempat kediamannya memperlihatkan kesulitan dan bahaya dalam perjalanan yang mereka lalui bisa saja ada bahaya maupun bencana yang mengusik keselamatan mereka.  Namun demikian, walaupun pikiran seperti itu muncul, mereka dengan yakin dan penuh sukacita menyatakan “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi”.

Friday, November 21, 2014

Yesaya 64: 1-9 | Berharaplah Dibawah Kuasa Kasih Tuhan



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 64: 1-9
Nas ini merupakan bagian dari doa yang disampaikan dalam bentuk mazmur untuk menyatakan bagaimana penderitaan yang dialami oleh umat Israel akibat dosa mereka, sehingga Tuhan menyembunyikan wajahNya. Penderitaan yang mereka alami di pembuangan membuat sebagian dari mereka yang kecewa dan putus asa kemudian meninggalkan Allah dan pergi menyembah dewa-dewa bangsa Babel. 

Thursday, November 13, 2014

Yohanes 11: 25-26 | Hanya Yesus Yang Berkuasa Atas Kehidupan



Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 11: 25-26

Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"

Nas ini merupakan percakapan antara Tuhan Yesus dengan Marta dalam kisah mukjizat Yesus membangkitkan Lazarus yang telah meninggal selama empat hari. Ketika Yesus mendengar kabar Lazarus sedang sakit, Yesus tidak langsung pergi untuk menjumpai Lazarus yang sedang sakit, malahan Tuhan Yesus sengaja menunggu dua hari lagi supaya Ia mengunjungi Lazarus.

Sunday, November 9, 2014

Zefanya 1: 7+ 12-18 | Hari Tuhan Sudah Dekat!

Bacaan Firman Tuhan: Zefanya 1: 7, 12-18
Pada waktu itu Aku akan menggeledah Yerusalem dengan memakai obor dan akan menghukum orang-orang yang telah mengental seperti anggur di atas endapannya dan yang berkata dalam hatinya: TUHAN tidak berbuat baik dan tidak berbuat jahat! Maka harta kekayaannya akan dirampas dan rumah-rumahnya akan menjadi sunyi sepi. Apabila mereka mendirikan rumah, mereka tidak akan mendiaminya; apabila mereka membuat kebun anggur, mereka tidak akan minum anggurnya."

Tuesday, November 4, 2014

Apakah masalahmu lebih besar dari Tuhanmu?



“Dari pada suara  air yang besar, dari pada pecahan ombak  laut yang hebat, lebih hebat  TUHAN di tempat tinggi”. – Mazmur 93:4

"Semakin lama aku terlarut dalam kesedihan, semakin aku menyelesali yang telah terjadi, semakin lama aku biarkan pikiranku dipenuhi oleh kekuranganku, maka aku semakin membuat Tuhan semakin kecil dan tidak berarti dalam hidupku".

Firman Tuhan Yang Mengatur Hidup Kita! Bukan Kebalikannya

Bacaan Firman Tuhan: Markus 7: 1-23

"Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia" - Markus 7: 8


Ketika orang Farisi dan ahli Taurat memberikan pertanyaan kepada Yesus dengan menanyakan “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” Sebab mereka telah melihat beberapa dari murid-murid Tuhan Yesus makan tanpa cuci tangan.

Thursday, October 30, 2014

Matius 25: 1-13 | Besiaplah Setiap Saat

Bacaan Firman Tuhan: Matius 25: 1-13
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

Wednesday, October 22, 2014

Mazmur 43:1-5 | Bersyukurlah! Tuhan Penolong Kita



Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 43: 1-5; 1 Tesalonika 2: 9-13
“Rasanya bodoh jika kita berpikir bahwa kita tidak rentan” – Max Lucado. Suatu kekeliruan besar jika kita katakan bahwa “saya adalah orang yang paling sial, ...bodoh, ...malang, ...menderita, dsb..”. Setiap orang dalam kehidupan ini pastinya akan sama-sama merasakan badai kehidupan. Semisal ada yang mampu bertahan secara fisik, namun ‘tak kuat menahan beban dengan pikiran. Ada yang mampu bertahan secara ekonomi, namun dalam hubungan keluarga menghadapi pergumulan. Dan demikian juga sebaliknya. Ada berbagai macam bentuk badai kehidupan yang dirasakan setiap orang.

Monday, October 20, 2014

Bagi Tuhan Tidak Ada Yang Mustahil



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 45:1-7
Kesetiaan dan kuasa Tuhan yang besar diperlihatkan kepada umat Israel dengan memakai raja Koresh untuk menyelamatkan mereka keluar dari Babel. Raja Koresh bukanlah orang yang mengenal Allah (ay.4), namun Allah mengurapi, mempersenjatai dan memberikan kemenangan untuk menaklukkan Babel sehingga umat Israel dapat pulang ke tanah Israel, bahkan membangun kembali Bait Suci (psl. 44:28) sesuai dengan rencana Allah terhadap umatNya.

Dijamu Dalam Kerajaan Allah



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 25: 1-9; Matius 22:1-14
Nubuatan yang disampaikan oleh Yesaya ini memperlihatkan bagaimana Allah akan tampil menjadi Hakim yang adil atas seluruh kehidupan ini dan akan mengadakan suatu perjamuan besar bagi umat Allah yang layak masuk dalam perjamuan itu yang mana seluruh bangsa mendapatkan hak yang sama bagi yang layak masuk dalam perjamuan itu (ay.6).

Thursday, October 16, 2014

1 Tesalonika 2:1-8 | Diselamatkan Untuk Kemuliaan Allah



Bacaan Firman Tuhan: 1 Tesalonika 2:1-8; Mazmur 1:1-6
Paulus yang telah mengalami kasih Allah yang besar menggerakkannya untuk pergi memberitakan keselamatan dari Tuhan bagi dunia (Kis.9:15) . Sehingga Paulus menyatakan “celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil” (1 Kor. 9:16).

Saturday, October 11, 2014

Matius 22: 15-22 | Sudahkah Yang Patut Kita Berikan Kepada Allah?



Bacaan Firman Tuhan Matius 22:15-22; Yesaya 45:1-7
Orang farisi melihat bahwa Yesus telah menjadi suatu masalah yang dapat mengganggu posisi mereka sebagai pemimpin umat. Maka segala cara mereka lakukan agar dapat menyingkirkan Yesus. Maka orang-orang Farisi mengajak orang Herodian (pendukung Herodes) untuk mengajukan suatu pertanyaan, dengan harapan bahwa pertanyaan tersebut dapat menjatuhkan Yesus, yakni “Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?” Pertanyaan ini merupakan isu yang sangat penting bagi orang Yahudi yang sedang dijajah oleh bangsa Romawi.

Saturday, October 4, 2014

Filipi 3: 4b-14 | Tidak Ada Patokan "Sempurna" Dalam Panggilan Tuhan



Bacaan Firman Tuhan: Filipi 3: 4b-14
Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus
Dalam nas ini, Paulus mengungkapkan bagaimana perubahan hidup yang dialaminya setelah mengenal Kristus. Dahulu dia telah hidup dalam stadard keagamaan yang tinggi dengan semangat dan profesional. Namun Paulus ungkapkan bahwa setelah mengenal Kristus semuanya itu adalah kerugian, semuanya yang telah dilakukan pada masa lau adalah sampah yang sama sekali tidak berguna. Setelah mengenal Kristus, maka ada perubahan pandangan hidup yang sama sekali baru, yakni menuju panggilan hidup sorgawi.

Wednesday, October 1, 2014

Matius 22:1-14 | Banyak Yang Terpanggil, Tetapi Sedikit Yang Terpilih


Bacaan Firman Tuhan: Matius 22:1-14
Dalam perumpamaan ini, dikisahkan seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. Waktu pelaksanaan perjamuan telah tiba, dan segala sesuatunya untuk keperluan pesta telah tersedia. Namun, ketika hamba-hambanya disuruh untuk memanggil para undangan, ternyata semua berdalih dengan berbagai macam alasan. Bahkan ada yang menangkap, menyiksa dan membunuh para hamba yang disuruh untuk memanggil para undangan. Maka raja pun murka sehingga menyuruh pasukannya membinasakan para pembunuh itu beserta kota mereka.

Monday, September 29, 2014

Perumpamaan Tentang Orang-orang Upahan di Kebun Anggur



Bacaan Firman Tuhan: Matius 20:1-16
Dalam perumpamaan ini Tuhan Yesus mengisahkan orang-orang upahan yang bekerja lebih awal bersungut-sungut dan merasa tuan pemilik tanah tidak adil. Sebab pekerja yang memulai bekerja pagi-pagi benar, jam 9 pagi, 12 siang, 3 sore dan 5 sore mendapatkan bagian yang sama, yakni 1 Dinar. 

Friday, September 26, 2014

Yesaya 5:1-7 | Dalam Anugerah Tuhan Menghasilkan Buah Yang Manis



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 5:1-7
Nubuatan yang disampaikan oleh Yesaya ini berbentuk nyanyian yang isinya mengandung kiasan. Menggambarkan kekecewaan Tuhan seperti seorang (“kekasihku” yang kemungkinan adalah teman Yesaya) yang dikatakan mengusahakan kebun anggur di lereng bukit yang subur, dia mencangkul dan membuang semua batu dan menanami dengan pohon anggur pilihan. Namun akhirnya didapati buah dari pokok anggur itu asam. Betapa kecewanya pemilik anggur itu, segala cara yang terbaik untuk harapan buah yang terbaik harus menerima kenyataan menuai buah yang asam.

Tiap Orang Bertanggungjawab Atas Dosanya Sendiri



Bacaan Firman Tuhan: Yehezkiel 18:1-4 + 25-32
Ada sindiran yang berkembang pada masa Yehezkiel ketika itu yang menyatakan “Ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu”. Dengan maksud umat Israel ketika itu ingin berdalih bahwa penghukuman yang akan mereka terima adalah karena dosa orangtua mereka dan juga ketidakadilan Allah. Maka firman Allah dengan tegas mengatakan disini bahwa “Aku menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya” (ay. 30). Bahwa Allah berurusan langsung dengan manusia sebagai individu.

Monday, September 22, 2014

Matius 21: 23-32 | Mengakui Kuasa Allah Dengan Berbuahkan Ketaatan

 Bacaan Firman Tuhan: Matius 21: 23-32
Awalnya para imam-imam, tua-tua Yahudi dan ahli-ahli taurat (pejabat Sanhedrin) meminta jawab Yesus (“dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?”), namun pada akhirnya justru mereka yang mendapatkan kecaman dari Tuhan Yesus “Meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal”.

Friday, September 19, 2014

Hidup dan Mati untuk Kemuliaan Tuhan

Bacaan Firman Tuhan: Filipi 1: 21-30
Dalam surat ini kita menemukan suasana batin yang mendalam yang dirasakan oleh Paulus ketika dalam penjara. Paulus melalui suratnya memberikan penguatan dan nasehat kepada jemaat di Filipi bahwa kondisi yang mereka alami - Paulus yang dalam penjara dan jemaat yang hidup dalam penderitaan, bukanlah tanda kebinasaan justru adalah tanda keselamatan (ay. 28-29).

Tuesday, September 16, 2014

Membuka Diri Mengampuni dan Diampuni


Bacaan Firman Tuhan: Kejadian 50: 15-21
Jika mengikutii kisah Yusuf dan saudara-saudaranya sejak timbulnya kecemburuan dan kebencian dan kebencian saudara-saudara Yusuf hingga Yusuf menjadi penguasa di Mesir dan sampai perjumpaan kembali mereka yang bersaudara. Memberikan kita pelajaran yang berharga:

Anda Sulit Melakukan Firman Tuhan?

Bacaan Firman Tuhan: Yakobus 1: 19-25
Jika ingin menjadi seorang juara maupun pemenang tentunya tidak akan didapatkan tanpa latihan yang keras. Ada hal-hal tertentu yang harus dikuasai dengan baik tergantung pencapaian kemenangan yang hendak diraih. Perpaduan yang sempurna untuk meraih kemenangan tentunya akan dilandasi motivasi yang kuat, menguasai teori dan ahli dalam prakteknya. Demikian halnya dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen untuk mampu memenangkan kehidupan ini, Firman Tuhan harus memang benar-benar kita pahami dan lakukan. Dan daripada itu semua, langkah awal adalah motivasi kita sebagai seorang Kristen.

Wednesday, September 10, 2014

Yunus 3:10-4:11 | Kasih Allah Yang Tidak Terbatas

Bacaan Firman Tuhan: Yunus 3:10-4:11; Filipi 1:21-30
Niniwe adalah kota dimana Tuhan perintahkan Yunus untuk menyampaiakan seruan Tuhan karena kejahatan mereka “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan”. Mendengarkan seruan itu ternyata orang Niniwe percaya kepada Allah dan mulai dari raja, semua rakyat sampai ternak-ternak ikut untuk berpuasa dan mengenakan kain kabung untuk menyesali segala perbuatannya dan meninggalkan semua tingkah lakunya yang jahat dengan harapan Allah akan berpaling dari amarahNya yang menyala-nyala sehingga mereka tidak binasa. Melihat perbuatan mereka, Allah menyesal atas malapetaka yang dirancangkanNya atas orang-orang Niniwe, akhirnya Allah tidak jadi melakukan hukumanNya atas mereka.

Saturday, September 6, 2014

Roma 14:1-12 | Membuka Diri Untuk Saling Menerima

Ada persoalan nyata terjadi pada jemaat di Roma antara jemaat yang dikatakan disini “lemah imannya” yang hanya memakan sayur-sayuran dan menganggap hari yang satu lebih penting dari hari yang lain dengan jemaat yang memakan segala jenis makanan dan menganggap semua hari sama saja (ay. 2,6).

Friday, September 5, 2014

Kasih Penggenapan Hukum Taurat | Roma 13:8-14

Bacaan Firman Tuhan: Roma 13:8-14

Dalam nas ini Paulus menyatakan: “Kasih adalah kegenapan hukum Taurat” - Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat (Mat. 5:17; Roma 10:4). Sehingga kita yang telah percaya kepada Kristus bukan lagi orang-orang yang berada di bawah hukum Taurat tetapi berada di bawah kasih karunia (Rm. 6:14) dan kita juga telah mati bagi hukum Taurat (Rm. 7:4) supaya kita hidup untuk Allah (Gal. 2:19).

Thursday, August 28, 2014

Yehezkiel 33:7-11; Saling Membangun Dalam Kebenaran Tuhan

Bacaan Firman Tuhan: Yehezkiel 33:7-11; Roma 13: 8-14; Matius 18:15-20
Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup”Ini adalah Firman Tuhan bagi umatNya yang hidup dalam dosa. Tuhan menetapkan Yehezkiel menjadi penjaga umat Israel, yaitu memperingatkan mereka agar berpaling dari dosa untuk menerima keselamatan dari Allah.

Thursday, August 21, 2014

Markus 8:31-38 | Menyangkal Diri, Memikul Salib dan Mengikut Yesus

Bacaan Firman Tuhan: Markus 8: 31-38; Matius 16: 21-28
Mesias Anak Allah harus menderita dan dibunuh?. Mungkin ini adalah reaksi dari Petrus menanggapi pernyataan Tuhan Yesus bahwa Dia akan menderita dan akan dibunuh oleh imam-imam kepala, tua-tua dan ahli-ahli taurat. Langsung Petrus menegor Yesus: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali tidak akan menimpa Engkau”. Sebab sebelumnya Petrus menyatakan pengakuannya bahwa Yesus adalah Mesias Anak Allah yang hidup (Mat. 16:16,20).

Tuesday, August 19, 2014

Roma 12:1-8; Ibadah Yang Sejati

Bacaan Firman Tuhan: Roma 12:1-8
Pada pasal-pasal sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah, manusia diselamatkan karena iman dan bukan karena perbuatan baik. Tidak ada seorangpun yang akan selamat dari kutuk dosa, sebab manusia hanya dapat selamat karena dibenarkan oleh Allah melalui penebusan di dalam Kristus Yesus.

Friday, August 15, 2014

Keselamatan Bagi Semua Bangsa

Bacaan Firma Tuhan: Roma 11: 1-2a + 29-32; Mazmur 67
"Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasehatNya?" Tidak terselami rencana-rencana Tuhan atas kehidupan manusia, sehingga berita keselamatan Tuhan tersebar ke seluruh bangsa-bangsa. Banyak suku-suku bangsa yang pada akhirnya menerima kasih keselamatan Allah melalui penderitaan dan kematian Yesus Kristus di kayu salib. Allah merelakan diriNya untuk mendapatkan hinaan dan siksaan supaya kasihNya nyata kepada semua bangsa.

Inilah yang dinyatakan oleh Rasul Paulus "Kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka". Umat Israel yang dari dahulu kala telah diberitakan dan dijanjikan kepada nenek moyangnya akan keselamatan dari Allah tidak dapat menerima kebenaran Allah (Rm. 10:3) yang telah dinyatakan melalui Tuhan Yesus Kristus. Namun demikian keselamatan tetap terbuka bagi umat Israel melalui kemurahan yang telah diperoleh orang-orang yang bukan Yahudi.

Hendak di tegaskan kepada kita bahwa keselamatan dari Tuhan hanya dapat diperoleh melalui iman bukan karena perbuatan seperti yang dilakukan oleh umat Israel yang berusaha mengenal kebenaran Tuhan mengandalkan pikiran mereka sendiri. Keselamatan dari Allah terbuka bagi semua orang yang menerima dengan iman.

Berkat keselamatan, penyertaan dan pertolongan Tuhan sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah kepada Abraham telah terbuka bagi seluruh bangsa melalui Yesus Kristus (Gal. 3:14). Dengan demikian Yesus menjadi satu-satunya jalan keselamatan dan hidup bagi dunia (Yoh. 3:16) siapa yang percaya akan diselamatkan, dan siapa yang tidak percaya akan dihukum (Mrk. 16:16).

Nas ini mengingatkan kita, bahwa keselamatan yang kita peroleh melalui iman kepada Yesus Kristus bukanlah sesuatu yang harus kita sombongkan dan menganggap bahwa orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus adalah orang-orang yang lebih rendah dari kita. Namun sebaliknya bahwa harus memiliki konsep berpikir bahwa mereka juga harus melihat dan ikut serta dalam keselamatan dari Kristus. Inilah tanggungjawab iman kita yaitu untuk memberitakan Injil Kristus. Itulah sebabnya Paulus menegaskan: "Supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan".

Ada banyak ladang penginjilan dalam kehidupan kita, di dalam lingkungan keluarga, masyarakat, tempat pekerjaan kita sehari-hari adalah tempat yang akan kita gunakan untuk memperlihatkan bahwa kita adalah orang-orang yang telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus. Bagaimana orang lain dapat melihat kasih, kebaikan dan kemurahan Kristus ada dalam perilaku kehidupan kita. 

Sehingga orang yang hidup dalam kemurahan Allah bukan lagi dosa yang dirancang-rancang dalam kehidupannya, namun segala sesuatu yang boleh kita perbuat semuanya menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan kita Yesus Kristus (ay. 36). Jika orang yang belum mengenal Kristus hanya dapat mencaci dengan perkataan maupun dengan sikap kebencian maka kita akan perlihatkan kasih da kebaikan Allah kepada mereka.

Sehingga keselamatan yang rancangkan oleh Allah bukanlah hanya kepada sekelompok orang atau hanya kepada satu bangsa saja, namun kepada seluruh bangsa akan mendapatkan keselamatan dari Allah melalui Yesus Kristus. 

Kita sebagai orang Indonesia yang telah percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat tidak lepas dari rencana Allah keselamatan Allah. Terlebih dalam memperingati HUT RI ke-69 kita tidak lupa untuk mengsyukuri kemerdekaan yang boleh di raih bangsa Indonesia tidak terlepas dari kemurahan Allah. Bagaimana kita sebagai orang Kristen mengsyukuri dan mengisi kemerdekaan Indonesia? Kita memiliki tugas ilahi yaitu menjadi warga negara yang telah diselamatkan. Kita berbakti kepada bangsa dan negara adalah karena Allah mengasihi Indonesia.


Thursday, August 14, 2014

Mazmur 67; Diberkati Untuk Menjadi Berkat

 Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 67: Roma 11:1-2a+29-32
Mazmur ini mengingatkan umat Israel akan pemanggilan Abraham (Kej. 12:1-3) "Aku akan memberkati engkau..dan engkau akan menjadi berkat". Demikian halnya dengan umat Israel dalam Mazmur ini mengingatkan mereka bahwa hasil tanah yang boleh mereka terima patut untuk disyukuri sebagai berkat Tuhan yang tidak hanya saja memenuhi kebutuhan fisik mereka, namun lebih dari itu bahwa berkat tersebut adalah menjadi panggilan hidup umat Allah agar menjadi kesaksian bagi bangsa-bangsa yang lain akan kehidiran dan kebaikan Allah.

Saturday, August 9, 2014

Ketika Beban Hidup Terasa Berat

Bacaan Firman Tuhan: 1 Raja-raja 19:9-18; Matius 14:22-33

Siapa dari kita yang tidak pernah merasakan tekanan hidup? Apapun status sosial, profesi dan bagaimanapun tingkat kemapanan hidup tetapi yang namanya tantangan hidup pasti akan kita rasakan. Bahkan ada kalanya kita akan berada pada situasi dimana kita merasa tidak dapat lagi berbuat apa-apa untuk menyelesaikan masalah yang ada. Bahkan Elia sendiri sebagai hamba Allah merasakan juga yang namanya tekanan hidup dalam pelayanannya, sampai dia mengatakan: "Cukuplah itu! Sekarang ya Tuhan, ambillah nyawaku.." (ay. 4).

Thursday, August 7, 2014

Matius 14:22-33; Tuhan Memiliki Cara Tersendiri Untuk Menyelamatkan

Bacaan Firman Tuhan: Matius 14:22-33
Menghadapi kehidupan ini kita akan menemui berbagai bentuk dan ragam tantangan, dan secara manusiawi kita memiliki kelemahan yang bisa saja membawa kita pada keputusasaan, ketakutan, stress, sakit hati, dendam, amarah, dan lain sebagainya. Mau tidak mau kita harus menghadapi semua segala pergumulan hidup yang akan kita lalui di dalam dunia ini.

Thursday, July 31, 2014

Apakah Kita Hanya "Merasa" Diselamatkan? (Efesus 2:4-10)

Bacaan Firman Tuhan: Efesus 2:4-10; Yesaya 55:1-5
Seperti Firman Tuhan dalam Yesaya 55:8 "RancaanganKu bukanlah Rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu", bahwa perbuatan Tuhan tidak akan dapat dipikirkan oleh manusia. Hanya satu hal yang pasti kita perlu ketahui bahwa "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia" (Roma 8:28).

Tuesday, July 29, 2014

Yesaya 55:1-5; Yesus Satu-satunya Jalan Keselamatan dan Hidup

Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 55: 1-5; Efesus 2:4-9
Undangan keselamatan dari Tuhan dinyatakan kepada umat Israel yang hidup dalam pembuangan untuk dipulihkan oleh Tuhan dari penderitaan melalui kasih karunia Allah kepada umatNya melalui gambaran akan pemberian makanan dan minuman cuma-cuma yang dihidangkan dalam suatu perjamuan. (“Ayo, hai semua orang yang haus marilah....yang tidak mempunyai uang marilah....terimalah.....tanpa bayaran!”).

Tuesday, July 22, 2014

Roma 8: 26-30; Allah Turut Bekerja Mendatangkan Kebaikan Kita

Bacaan Firman Tuhan: Roma 8: 26-30
Jika kita membaca dari permulaan pasal 8, Rasul Paulus menegaskan bahwa kita yang telah dimerdekakan oleh Kristus dari kuasa dosa supaya kita tidak lagi hidup oleh daging, tetapi kita hidup oleh kuasa Roh Allah yang menjadikan kita anak-anak Allah. Walaupun kita masih hidup dalam tubuh yang fana, namun kita telah menerima Roh yang memimpin kita kepada kehidupan sesuai dengan janji-janji Allah.

Friday, July 18, 2014

Perumpamaan Tentang Lalang di Antara Gandum (Matius 13: 24-30 + 36-43)

Bacaan Firman Tuhan: Matius 13: 24-30, 36-43
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya. Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu. Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu? Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu? Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai.

Thursday, July 17, 2014

Yesaya 44: 6-8; Keselamatan Kita Hanya Pada Allah

Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 44: 6-8 
Janji keselamatan yang disampaikan Allah melalui nabi Yesaya ini menjadi kekuatan bagi umat Israel yang masih hidup dalam pembuangan. Di dalam keterpurukan dan keputusasaan Firman Tuhan menyapa mereka akan keselamatan yang akan datang atas mereka.

Dalam nas kita ini Tuhan menyapa mereka dengan pertanyaan: “Siapakah seperti Aku?”. Walaupun bangsa itu telah berdosa dihadapan Allah, namun kasih setia Tuhan adalah kekal atas hidup mereka, dan mereka seharusnya menyadari bahwa tidak ada ilah-ilah lain yang dapat menyelamatkan mereka selain dari Allah, justru ilah-ilah itu akan membawa mereka kepada kesengsaraan hidup.

Saturday, July 5, 2014

Matius 13:1-9 + 18-23; Siap Menerima Pertumbuhan Firman Tuhan

Bacaan Firman Tuhan: Matius 13: 1-9 + 18-23; Lukas 8: 9-15
Secara umum kita pasti sudah mengetahui bahwa tempat terbaik untuk menanam benih itu adalah di tanah yang baik dan subur bukan di jalan, bebatuan maupun di semak duri. Seperti perumpamaan Tuhan Yesus tentang seorang penabur, bahwa Firman Allah itu diumpamakan seperti benih yang membutuhkan tanah yang baik dalam perkembangannya. Dengan harapan bahwa benih itu nantinya akan bertumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang banyak.

Thursday, July 3, 2014

Jangan Takut! Tuhan Menyatakan KemuliaanNya di Atasmu (Wahyu 1: 12-18)

Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 1: 12-18; Mazmur 145: 8-14
Di pulau Patmos Yohanes mendapatkan suatu penglihatan yang sangat mulia, yang mana dia telah melihat kemuliaan Tuhan yang sungguh sangat berbeda ketika Yohanes masih ada bersama-sama dengan Tuhan Yesus sebagai manusia. Perasaan Yohanes melihat kemuliaan Tuhan sama seperti orang yang mati yang tersungkur di kakiNya (ay.17). Yohanes melihat suatu penglihatan yang sungguh sangat luar biasa yakni: 

Tujuh kaki dian dari emas; di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; 
suara-Nya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Kitab Wahyu menceritakan kepada kita bagaimana Allah menyatakan diriNya baik itu dengan tanda-tanda maupun simbol-simbol bukan untuk membingungkan kita, namun melalui penglihatan Yohanes ini kita akan di arahkan untuk melihat dari “sudut pandang Allah” melihat sesuatu yang akan terjadi. Semua ini adalah untuk menuntun dan mengarahkan mata rohani kita melihat dan merasakan kemuliaan Allah, kita semakin menghayati keagungan dan keilahian Tuhan Yesus bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir yang hidup selamanya dan yang memegang kunci kehidupan. - Bahwa keberadaan Tuhan Yesus adalah kekal.

Kita kembali lagi kepada nas kita. Penglihatan Yohanes tentang penampakan Anak Manusia ini menjadi kekuatan dan peneguhan iman kita kepada Kristus ditengah-tengah kehidupan kita di dunia ini dalam menghadapi berbagai macam kesusahan, penderitaan dan terlebih untuk melawan godaan iblis yang dapat membuat kita jauh dari dosa.

Seruan Tuhan Yesus dalam penyataan kemuliaanNya adalah “Jangan takut!”. Mengapa kita untuk tidak takut? Sebab Allah hadir ditengah-tengah umatNya – seperti Anak Manusia yang berada ditengah-tengah kaki dian. Ia hadir ditengah-tengah kehidupan umatNya dengan kemuliaan dan keagunganNya yang besar.

Ketika kita dapat merasakan kemuliaan dan keilahian Allah yang begitu besar dalam hidup kita, nas ini meyakinkan kita bahwa Allah menyatakan diriNya bagi kita dan yang akan meletakkan tanganNya di atas kita. KemuliaanNya adalah kesembuhan, kekuatan dan sukacita kita dalam hidup ini. Sungguh betapa mulianya Tuhan itu – sampai-sampai Yohanes tersungkur seperti orang mati, namun demikian Ia mau mendekatkan diriNya pada kita dan memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap teguh berpegang pada iman kepadaNya yang memegang kunci kehidupan. Jangan takut! Allah yang kekal yang mengatasi kehidupan ini ada bersama kita, dalam surat Paulus dikatakan: “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! (1 Korintus 15:58).




Wednesday, July 2, 2014

Menjual £ 200.000 Koin Emas Setelah Membaca Alkitab

Seorang pria misterius di Inggris menjual £ 200.000 koin emas (sekitar 4 Triliun lebih di konversi ke rupiah) ke rumah lelang setelah membaca Alkitab dan membaca ajaran-ajaran Tuhan Yesus. Hasil dari penjualan koin emas miliknya itu di sumbangkan kepada organisasi amal untuk membantu orang-orang miskin.

Tuesday, July 1, 2014

Mazmur 145: 8-14; Kasih Setia Tuhan Adalah Kekal


Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 145: 8-14; Wahyu 1: 12-18
Tuhan sebagai Allah yang Esa memperlihatkan kebaikanNya kepada semua ciptaanNya. Dari generasi ke generasi di setiap abad Tuhan tetap yang kekal yang memberikan rahmatNya untuk kehidupan ini. Seperti yang di ungkapkan oleh pemazmur bahwa Tuhan kehadiran Tuhan itu bukan hanya sekedar rumusan-kata-kata saja, namun kehidupan yang kita jalani saat ini dapat menceritakan itu semua. Dalam ayat 15 dikatakan “Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup”.

Hati-hati Dengan Iblis Penyesat (Yeremia 28: 5-9)

Bacaan Firman Tuhan: Yeremia 28: 5-9
Firman Allah telah datang kepada umat Israel melalui Nabi Yeremia yang menubuatkan bahwa hukuman kepada umat Israel (Yehuda) bahwa Tuhan akan menghukum mereka selama tujuh puluh tahun (70) lamanya dan perkakas Rumah Tuhan akan dirampas oleh Nebukadnezar raja Babel (Yer. 25:11). Hal ini di firmankan oleh Allah, sebab bangsa itu tidak mendengarkan firman Tuhan dan menimbulkan sakit hati Tuhan (Yer. 25:7).

Tuesday, June 24, 2014

Menang Melawan Dosa Bersama Allah (Roma 6: 12-23)

Bacaan Firman Tuhan: Roma 6: 12-23
Anugerah Allah melalui Tuhan Yesus yang telah memberikan jalan kepada manusia untuk menerima keselamatan dari kuasa dosa. Manusia tidak aka pernah bisa lepas dari kutukan dosa yakni maut (ay.23) jika hanya dengan kekuatan dan kemampuannya. Keselamatan manusia itu hanya ada pada Tuhan Yesus (Yoh. 3:16). Namun demikian, Tuhan tidak memaksa manusia itu, yang pasti Tuhan Yesus dengan tegas mengatakan: "Akulah jalan kebenaran dan hidup" (Yoh. 14:6). Tuhan memberikan pilihan kepada manusia itu mau percaya Dia atau tidak, dan Tuhan tidak memberikan kepada kita pilihan yang membingungkan, hanya ada dua pilihan, yaitu jalan hidup yang terburuk dan jalan hidup yang terbaik. Jika kita memilih jalan yang terbaik, maka kita juga harus mau menjadi pelaku Firman Tuhan.

Monday, June 23, 2014

Rancangan Tuhan Yang Indah Dalam Hidupku

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11

Wednesday, June 18, 2014

Tetap Setia Ditengah Tekanan

Renungan: Yeremia 20: 7-13 

Kisah yang menarik dari pemanggilan Yeremia bahwa ia telah dippanggil Tuhan menjadi seorang nabi sebelum ia dibetuk dalam rahim ibunya (Yer. 1:5). Tuhan memang benar-benar sudah mempersiapkan Yeremia menjadi seorang Nabi. Namun demikian bukan berarti Yeremia hidup tanpa tantangan dan kendala yang dihadapinya sebagai seorang nabi. Hal ini kita dapat melihat dari nas renungan kita ini, yang mana seakan-akan Yeremia hendak menggugat Allah mengapa dia harus dipanggil menjadi seorang nabi karena kesusahan dan tekanan yang dialaminya. Sampai dia menyatakan mengapa dia tidak dibunuh saja ketika masih dalam kandungan dan menyesalkan dia terlahir dari kandungan ibunya (ay. 17-18).



Yeremia telah memberikan dirinya menjadi Nabi, dan memberitakan Firman Tuhan, namun dia menjadi tertawaan, olok-olokan, dipandang rendah dan diintai-intai untuk menjatuhkan dirinya. Inilah keluh kesah Yeremia yang disampaikan kepada Tuhan. Yeremia merasakan hidup dalam sesuatu yang sulit: ketika ia mau meninggalkan pelayanannya hatinya menolak dan menderita tetapi ketika setia melayani, maka ia harus terus berhadapan dengan tekanan dan penderitaan dalam hidupnya.



Walaupun sepertinya Yeremia memperlihatkan keluhannya, namun terdapat kekuatan dalam kelemahannya itu yang membuatnya tetap setia dalam pelayanannya (bandingkan Matius 10:24-39):



Tuhan yang memanggil bukan manusia

Ini adalah kesaksian Yeremia yang 'tak dapat dibantah olehnya, sehingga kita dia meyakini bahwa panggilannya sebagai seorang nabi adalah dari Allah maka kepercayaannya teguh bahwa “Tuhan menyertainya seperti pahlawan yang gagah”. Di dalam kelemahan dan kesusahannya dalam pelayanan, dia tetap di topang dan dijagai oleh kuasa kebesaran Tuhan yang tetap memberikan kekuatan padanya.



Penderitaan yang dialaminya tidak sebanding dengan hukuman Allah

Seberat apapun kesusahannya dalam pelayanannya, namun Tuhan adalah adil yang akan memberikan penghukuman bagi mereka yang menolak Firman Tuhan. Yeremia percaya bahwa Allah melihat isi hati manusia. Tuhan yang akan membalaskan segala perbuatan orang-orang yang menolak Firman Tuhan dan utusanNya.



Untuk melakukan firman Tuhan bukanlah perkara yang mudah bila kita masih terikat akan keinginan daging, namun firman Tuhan pun pasti mampu kita lakukan ketika kita mau untuk menyerahkan diri kepada Tuhan.



Sebagai orang yang percaya kepada Kristus, kita dipanggil untuk menyatakan firman Tuhan dalam kehidupan kita. Apakah kita merasakan dilema antara mengikuti keinginan daging dan melakukan firman Tuhan? Hal-hal seperti ini bisa dapat dimaklumi, namun yang terpenting adalah hasil akhirnya, apakah mengikuti Firman Tuhan atau mengikuti keinginan daging? Tetapi kita belajar dari Nabi Yeremia bahwa ia tetap memilih panggilan Tuhan untuk menyatakan Firman Allah dalam kehidupannya.



Ada banyak orang kristen yang pada akhirnya memilih untuk mengikuti keinginan dagingnya, tidak mau ambil susah yang penting senang tanpa kendala dan menghiraukan Firman Tuhan. Mulai dari mencari jabatan, korupsi, pekerjaan yang melawan hukum sampai pada masalah-masalah sikap dan tindakan. Paling sering juga yang terjadi adalah masalah sikap dan tindakan terhadap orang lain, mungkin karena sakit hati dia lebih mengikuti keinginan dagingnya untuk membenci dan memusuhi, padahal Tuhan memanggil kita untuk mengasihi sesama kita walaupun kita harus dibenci.



Sehingga kita harus terus merenungkan ucapan Tuhan Yesus “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di Sorga. Tetapi barangsiapa yang menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di Sorga” (Mat. 10:32-33). Pengakuan itu bukan hanya kata-kata, namun pengakuan itu lebih dititikan pada pengakuan akan Firman Tuhan dalam sikap dan tindakan. Tuhan-lah yag menjadi kekuatan kita dalam melakukan dan menyatakan FirmanNya dalam hidup kita. Amin

Tuesday, June 17, 2014

Matius 10: 24-39; Injil Kristus Ada Dalam Kehidupanku

Nas khotbah ini merupakan kelanjutan dari pengutusan ke-dua belas murid Tuhan Yesus yang berlanjut dengan nasehat dan pesan-pesan pengutusanNya (Mat. 10). Untuk memahami ucapan-ucapan Tuhan Yesus memang kita harus berhati-hati memahaminya, karena jika tidak kita akan jatuh pada pemahaman yang salah akan maksud Tuhan Yesus.

Monday, June 16, 2014

Tuhan Yesus Adalah Keselamatanku Selamanya

Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah." 
                                                         Yohanes 6: 29 

Semangat Paskah (Matius 28:1-10)

Kebangkitan Tuhan Yesus dari anatara orang mati adalah berita sukacita kepada dunia karena Dia adalah penguasa hidup, seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus Akulah kebangkitan dan hidup (Yoh. 11:25). Tuhan Yesus telah memperlihatkan kepada dunia bahwa tidak ada kuasa yang dapat mematikan kuasa Allah terlebih kuasa dosa, Dia telah mematahkan kuasa kegelapan. Kematian adalah upah dari dosa, namun Allah telah mengangkat kita dari kuasa dosa supaya kita mendapatkan kehidupan dari Allah. Kehidupan ada pada Tuhan sehingga kita tidak lagi hidup dalam bayang-bayang maut yang menakutkan karena Tuhan juga akan mengangkat kita dari kematian itu menuju hidup bersama Tuhan.
Kisah kebangkitan Tuhan Yesus adalah bukti dari kuasa Allah dalam hidup manusia, manusia tidak akan

Tuhan Adalah Kekuatan dan Pertolongan Kita

Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, 
atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang. 
Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu, 
dan akan menghindarkan kakimu dari jerat. - Amsal 3:25-26

Wednesday, June 11, 2014

Allah Menciptakan dan Memelihara Kehidupan Kita (Kejadian 1: 1-2, 4a)

Patutlah kita menaikan pujian syukur kepada Allah yang telah menyatakan diriNya sebagai Bapa di dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus. Allah yang senantiasa berkarya dan berbuat di dalam hidup kita. Dalam minggu trinitas ini kita disadarkan akan kuasa Allah yang tidak terbatas itu bahwa kehidupan yang boleh kita rasakan saat ini semuanya hanya berasal dari Dia. Hidup kita bukan milik dunia ini, tetapi milik Allah.

Wednesday, June 4, 2014

Roh Kudus Memampukan Kita Mengasihi Semua CiptaanNya (Mazmur 104: 24-34)

Tidak akan pernah habisnya jika kita membicarakan keagungan karya ciptaan Tuhan atas seluruh kehidupan ini selain kita hanya mampu untuk bersyukur dan memuji kebesaranNya. Mulai dari sesuatu yang terkecil yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata sampai kepada yang benda-benda terbesar, Tuhan menyusun sedemikian rupa hingga tercipta harmonisasi kehidupan.

Tuesday, June 3, 2014

Roh Kudus Memampukan Kita Menyatakan Kasih Allah (1 Korintus 12: 3-13)

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 12: 3-13
Dalam 1 Kor. 12 ini dinyatakan bahwa orang percaya adalah menjadi satu tubuh dalam Kristus (1 Kor. 12:27), sesuai dengan kehendak Allah telah menyusun dengan sedemikian rupa, sehingga ada bayak anggota, namun dalam satu tubuh (ay. 12, 24). Dan setiap anggota dalam tubuh itu diberikan karunia-karunia yang berbeda-beda namun dari Roh yang sama (ay.4).

Monday, May 26, 2014

Mampu Mengenal Kemuliaan Kristus (Efesus 1: 15-23)

Peringatan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga akan selalu mengingatkan kita bagaimana kebesaran kasih Allah melalui penyataanNya di dalam Tuhan Yesus. KemuliaanNya telah nyata dalam kebangkitanNya dan kenaikanNya ke sorga, bahwa Ia adalah Allah yang hidup dan yang menguasai kehidupan, dalam dalam doa Paulus dikatakan bahwa segala sesuatu telah diletakkan di bawah kaki Kristus.

Tuesday, May 20, 2014

Kasih Berbuah Kebaikan (1 Petrus 3: 13-22)

Pembahasan nas ini akan kita mulai dari pertanyaan seorang muda yang kaya kepada Yesus (Mat. 19: 16-17) “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” dan Yesus menjawab: “Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau masuk ke dalam hidup turutilah segala perintah Allah”.

Tuesday, May 13, 2014

Berani Bersaksi Seperti Stefanus (Kisah Para Rasul 7: 54-60)

Stefanus adalah martir pertama pengikut Kristus dengan meregang nyawa dengan cara yang sadis, yaitu dengan hukuman rajam. Jika kita boleh membayangkan atau pernah menyaksikan video tentang pelaksanaan hukuman rajam maka sebagai manusia hati kita pasti sangat tersayat terlebih kita sebagai pengikut Kristus ketika Stefanus menerima lemparan batu sampai mati.

Wednesday, May 7, 2014

Mazmur 23 Tuhan Adalah Gembalaku

Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 23

Salah satu metafora yang sangat terkenal dalam Alkitab yang menunjukkan kebaikan, perlindungan, pemeliharaan Tuhan atas umatNya adalah melalui hubungan antara seorang gembala dengan domba-dombanya. Dalam Mazmur 23 ini diungkapkan bagaimana Tuhan

Monday, May 5, 2014

In Christ we are a Remarkable Human



 1 Peter 1: 17-23
There is nothing perishable goods may pay the redemption of Christ . Just because of His sacrifice on the cross and shed His blood so holy we may receive true hope and salvation .

If the Lord Jesus has broken the power of death , then with whether we should no longer pay for salvation ? Holy God would give up His life for human beings bear the sins and crimes are all because of His love to the people of His creation .

Saturday, May 3, 2014

Syukuri Selalu Kasih Setia Tuhan



Bacaan: Mazmur 116
Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku.
“Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu” 
                                                                                                     - ayat 1+7
Penggalan ayat mazmur diatas sangat indah untuk direnungkan. Ditengah pergumulan hidup, terkadang kita sering lupa untuk menenangkan jiwa karena hanya fokus pada persoalan yang terjadi.

Wednesday, April 30, 2014

Aku Menjadi Kemuliaan Tuhan (1 Petrus 1:17-23)

Bacaan Firman Tuhan: 1 Petrus 1:17-23
Tidak ada barang sesuatu apapun yang fana dapat membayar penyelamatan Kristus. Hanya karena pengorbananNya di kayu salib dan darahNya yang kudus tercurah sehingga kita boleh menerima pengharapan dan keselamatan yang sejati.

Friday, April 25, 2014

Tuhan Allah Sumber Sukacita Abadi (Mazmur 16:1-11)


Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 16
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku

Thursday, April 24, 2014

Buktikan Kemurnian Imanmu (1 Petrus 1:3-9)

Bacaan Firman Tuhan: 1 Petrus 1: 3-9
“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu – yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang di uji kemurniannya dengan api”

Tuesday, April 15, 2014

Kematian Kristus Yang Menyelamatkan (Lukas 23:33-43)


Sampai saat ini masih banyak yang tidak mempercayai bahwa penyaliban Kristus adalah perbuatan Allah yang menyelamatkan, dan hal itu adalah suatu kebodohan. Namun jika kita dapat merenungkan lebih jauh terhadap sikap yang diperlihatkan sebahagian orang-orang yang telah mempercayai Kristus ternyata

Friday, April 11, 2014

Yesaya 50:4-9a; Ketaatan Hamba Tuhan

 
Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Thursday, April 10, 2014

Lukas 19:28-40 | Menyambut Keselamatan Dari Allah

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 19: 28-40; Markus 11: 1-11; Matius 21:1-11
Kedatangan Yesus ke Yerusalem dengan menaiki seekor Keledai menggenapi Firman Allah sebagaimana yang telah disampaikan oleh para nabi.

Thursday, April 3, 2014

Kristus Memberi Kehidupan (Yehezkiel 37: 1-14)

Bacaan Firman Tuhan: Yehezkiel 37: 1-14
Tulang-tulang kering yang berserakan menjadi gambaran akan keadaan bangsa Israel di dalam keterpurukannya dipembuangan yang tanpa harapan. Dalam penglihatan ini sungguh Allah ingin menyatakan bagaimana keadaan konsekuensi dari dosa yang diperbuat oleh umatNya.

Thursday, March 27, 2014

Jangan Asal Percaya, Jadilah Anak-anak Terang (Efesus 5: 8-14)


Tuhan Yesus dalam khotbahNya di bukit bersabda “Orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu” (Mat. 5:15) dengan maksud agar terang umat percaya itu bercahaya di depan semua orang. Dapat kita artikan ucapan Yesus ini mengarahkan kepada “posisi” dimana pelita itu akan ditempatkan.

Tuesday, March 25, 2014

"Apakah Bapak Menderita Seperti Tuhan Yesus?"



Jika menghantar orang yang meninggal dari S.S Denki ke kuburan yang ada di tepi jalan mau ke Siantar selalu akan melewati Simpang Empat di Tanjung Balai.

Tuesday, March 18, 2014

Hidup Dalam Anugerah Allah Yang Menyelamatkan (Mazmur 95: 1-11)


Mazmur 95 merupakan mazmur puji-pujian dan juga undangan untuk beribadah kepada Tuhan. Mazmur ini masuk juga kedalam kumpulan mazmur 90-106 yang memberikan penekanan pada ibadah umat Allah untuk menyampaikan pujian syukur dalam bait Allah. Mazmur 95 ini menjadi panggilan beribadah dan persiapan untuk memasuki bait Allah yang memberikan suatu pengajaran agar tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukan nenek moyang mereka.

Wednesday, March 12, 2014

Percakapan Yesus Dengan Nikodemus (Yohanes 3: 1-17)


Dalam nas ini diberitakan bahwa Nikodemus yang adalah seorang Farisi, pemimpin orang-orang Yahudi (Sanhedrin) dan juga Ahli Taurat (7:26,48,50; 3:10) sedang melakukan percakapan dengan Yesus. Hal menarik yang dapat diperhatikan bahwa adanya percakapan Yesus dengan seorang tokoh Yudaisme yang sangat berpengaruh. 

Nikodemus menjumpai Yesus pada malam hari dapat dipahami adalah adanya unsur kebijaksanaan karena kekacauan mungkin bisa terjadi jika pertemuan ini diketahui oleh banyak orang karena status Nikodemus sebagai tokoh agama yang terpandng. Namun yang jelas motif Nikodemus untuk datang kepada Yesus tentunya bukanlah motif untuk melakukan konfrontasi seperti yang telah terjadi sebelumnya (2:18 dst.) namun adalah karena ia ingin mengenal Dia dengan baik.

Thursday, March 6, 2014

Kejatuhan Manusia Kedalam Dosa (Kejadian 2: 16-17+ 3:1-7)


Dalam nas bahasan kita kali ini mengisahkan mengenai awal mula manusia jatuh kedalam dosa, sehingga dalam surat Rasul Paulus dinyatakan: “Sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Roma 5: 12). Jika dengan teliti kita mengikuti rangkaian kisah kejatuhan manusia dalam dosa maka kita akan mendapati bahwa ketika Tuhan menempatkan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu di tengah taman dan memberikan larangan untuk memakanNya

Wednesday, February 26, 2014

Matius 17: 1-9; Yesus Dipermuliakan



Pengharapan saya dan juga saudara kepada Kristus juga mungkin akan sama ketika saatnya tiba kita diangkatNya memasuki tempat kemuliaanNya dan kita juga akan berkata seperti yang dikatakan oleh Petrus  “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini”. Dalam iman pengharapan kita pastilah tinggal dan melihat kemuliaan Tuhan itu menjadi sesuatu yang akan kita nanti-nantikan.

Monday, February 24, 2014

1 Korintus 15:58; Giatlah Dalam Pekerjaan Tuhan











1 Korintus 15:58

"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh,

 jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! 

Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan

 jerih payahmu tidak sia-sia".

Dalam pengalaman kehidupan kita sehari-hari mungkin pernah menjumpai sikap orang disekitar kita yang maunya hanya menerima namun tidak mau memberi, maunya dia selalu dimengerti orang lain namun dia tidak pernah mau mengerti orang lain atau ada juga yang maunya dia saja yang perlu diperhatikan namun tidak pernah perhatian kepada kita.

Tuesday, February 18, 2014

Hidup Dalam Kebenaran Allah (Mazmur 119:33-40)


Jaman tehnologi dan informasi yang canggih saat ini tidaklah sulit kita menemukan pengetahuan iman dan firman seluas-luasnya, Alkitab pun tidak lagi hanya dalam bentuk buku tetapi sudah dapat diakses melalui media elektronik. Hanya tinggal membuka “mesin pencari” maka mulai dari artikel, Video, MP3 dan Foto semuanya ada. Namun apakah semuanya itu akan menjamin kita akan hidup didalam perintah dan kebenaran Tuhan? Dari kitab Mazmur ini kita patut belajar bagaimana sesungguhnya agar kita hidup didalam perintah dan aturan Tuhan.

Thursday, February 13, 2014

Pilihlah Jalan Tuhan (Ulangan 30: 15-20)


Penelitian Bible Society yang diberitakan oleh christiantoday.com menyatakan bahwa anak-anak di Inggris telah gagal mengidentifikasi antara cerita-cerita Alkitab, dongeng, mitos Yunani. Hal ini disampaikan melalui Survey yang dilakukan di Inggris bahwa 54% anak-anak menyatakan bahwa mereka tidak pernah atau kurang dari sekali setahun membaca cerita Alkitab di Rumah ataupun di Sekolah. Demikian pula kepada orangtua yang memiliki anak yang berusia 3-8 tahun bahwa  45%  menyatakan tidak pernah membaca cerita-cerita Alkitab untuk anak mereka.

Thursday, February 6, 2014

Menjadi Garam dan Terang Dunia (Matius 5: 13-20)



Bacaan Firman Tuhan: Matius 5: 13-20
Segala sesuatu pastinya memiliki ciri khas tersendiri dan pastinya ciri hkas yang dimiliki itu akan terkait pada tujuan, peran dan manfaatnya. Jika kita mengambil sebuah contoh misalnya Mobil yang pastinya kita akan mengetahui bagaimana ciri-ciri dari sebuah mobil yaitu dengan mesin, roda dan sebagainya yang mana dari

Wednesday, January 29, 2014

Apa Yang Tuhan Tuntut Dari UmatNya? (Mikha 6:1-8)

Bacaan Firman Tuhan: Mikha 6:1-8
Melalui nabi Mikha Tuhan mempertanyakan perbuatan umatNya yang hidup dalam kejahatan. Bahkan mereka mencoba untuk melakukan pendekatan kepada Allah seperti yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lain kepada dewa-dewanya dengan mempersembahkan korban.

Friday, January 10, 2014

Yesus Dibaptis Yohanes (Matius 3:13-17)

Bacaan Firman Tuhan: Matius 3:13-17
Jika kita melihat bagaimana Kitab Injil Matius ditempatkan pada awal kumpulan kitab dalam Perjanjian Baru yang mana kitab Injil Matius juga didahului dengan silsilah Tuhan Yesus. Bahwa memang Injil Matius dari segi tujuan penulisan untuk meyakinkan pembacanya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama dan nubuatan para nabi.

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Mazmur 121 | Berjalan Bersama Kuasa Tuhan

Mazmur 121 | Berjalan Bersama Kuasa Tuhan


Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 121: 1b-7
Para peziarah yang melakukan perjalanan naik ke Yerusalem maupun kembalinya mereka ketempat kediamannya memperlihatkan kesulitan dan bahaya dalam perjalanan yang mereka lalui bisa saja ada bahaya maupun bencana yang mengusik keselamatan mereka.  Namun demikian, walaupun pikiran seperti itu muncul, mereka dengan yakin dan penuh sukacita menyatakan “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi”.

Yesaya 64: 1-9 | Berharaplah Dibawah Kuasa Kasih Tuhan



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 64: 1-9
Nas ini merupakan bagian dari doa yang disampaikan dalam bentuk mazmur untuk menyatakan bagaimana penderitaan yang dialami oleh umat Israel akibat dosa mereka, sehingga Tuhan menyembunyikan wajahNya. Penderitaan yang mereka alami di pembuangan membuat sebagian dari mereka yang kecewa dan putus asa kemudian meninggalkan Allah dan pergi menyembah dewa-dewa bangsa Babel. 

Yohanes 11: 25-26 | Hanya Yesus Yang Berkuasa Atas Kehidupan



Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 11: 25-26

Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"

Nas ini merupakan percakapan antara Tuhan Yesus dengan Marta dalam kisah mukjizat Yesus membangkitkan Lazarus yang telah meninggal selama empat hari. Ketika Yesus mendengar kabar Lazarus sedang sakit, Yesus tidak langsung pergi untuk menjumpai Lazarus yang sedang sakit, malahan Tuhan Yesus sengaja menunggu dua hari lagi supaya Ia mengunjungi Lazarus.
Zefanya 1: 7+ 12-18 | Hari Tuhan Sudah Dekat!

Zefanya 1: 7+ 12-18 | Hari Tuhan Sudah Dekat!

Bacaan Firman Tuhan: Zefanya 1: 7, 12-18
Pada waktu itu Aku akan menggeledah Yerusalem dengan memakai obor dan akan menghukum orang-orang yang telah mengental seperti anggur di atas endapannya dan yang berkata dalam hatinya: TUHAN tidak berbuat baik dan tidak berbuat jahat! Maka harta kekayaannya akan dirampas dan rumah-rumahnya akan menjadi sunyi sepi. Apabila mereka mendirikan rumah, mereka tidak akan mendiaminya; apabila mereka membuat kebun anggur, mereka tidak akan minum anggurnya."
Apakah masalahmu lebih besar dari Tuhanmu?

Apakah masalahmu lebih besar dari Tuhanmu?



“Dari pada suara  air yang besar, dari pada pecahan ombak  laut yang hebat, lebih hebat  TUHAN di tempat tinggi”. – Mazmur 93:4

"Semakin lama aku terlarut dalam kesedihan, semakin aku menyelesali yang telah terjadi, semakin lama aku biarkan pikiranku dipenuhi oleh kekuranganku, maka aku semakin membuat Tuhan semakin kecil dan tidak berarti dalam hidupku".
Firman Tuhan Yang Mengatur Hidup Kita! Bukan Kebalikannya

Firman Tuhan Yang Mengatur Hidup Kita! Bukan Kebalikannya

Bacaan Firman Tuhan: Markus 7: 1-23

"Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia" - Markus 7: 8


Ketika orang Farisi dan ahli Taurat memberikan pertanyaan kepada Yesus dengan menanyakan “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” Sebab mereka telah melihat beberapa dari murid-murid Tuhan Yesus makan tanpa cuci tangan.
Matius 25: 1-13 | Besiaplah Setiap Saat

Matius 25: 1-13 | Besiaplah Setiap Saat

Bacaan Firman Tuhan: Matius 25: 1-13
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

Mazmur 43:1-5 | Bersyukurlah! Tuhan Penolong Kita



Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 43: 1-5; 1 Tesalonika 2: 9-13
“Rasanya bodoh jika kita berpikir bahwa kita tidak rentan” – Max Lucado. Suatu kekeliruan besar jika kita katakan bahwa “saya adalah orang yang paling sial, ...bodoh, ...malang, ...menderita, dsb..”. Setiap orang dalam kehidupan ini pastinya akan sama-sama merasakan badai kehidupan. Semisal ada yang mampu bertahan secara fisik, namun ‘tak kuat menahan beban dengan pikiran. Ada yang mampu bertahan secara ekonomi, namun dalam hubungan keluarga menghadapi pergumulan. Dan demikian juga sebaliknya. Ada berbagai macam bentuk badai kehidupan yang dirasakan setiap orang.

Bagi Tuhan Tidak Ada Yang Mustahil



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 45:1-7
Kesetiaan dan kuasa Tuhan yang besar diperlihatkan kepada umat Israel dengan memakai raja Koresh untuk menyelamatkan mereka keluar dari Babel. Raja Koresh bukanlah orang yang mengenal Allah (ay.4), namun Allah mengurapi, mempersenjatai dan memberikan kemenangan untuk menaklukkan Babel sehingga umat Israel dapat pulang ke tanah Israel, bahkan membangun kembali Bait Suci (psl. 44:28) sesuai dengan rencana Allah terhadap umatNya.

Dijamu Dalam Kerajaan Allah



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 25: 1-9; Matius 22:1-14
Nubuatan yang disampaikan oleh Yesaya ini memperlihatkan bagaimana Allah akan tampil menjadi Hakim yang adil atas seluruh kehidupan ini dan akan mengadakan suatu perjamuan besar bagi umat Allah yang layak masuk dalam perjamuan itu yang mana seluruh bangsa mendapatkan hak yang sama bagi yang layak masuk dalam perjamuan itu (ay.6).
1 Tesalonika 2:1-8 | Diselamatkan Untuk Kemuliaan Allah

1 Tesalonika 2:1-8 | Diselamatkan Untuk Kemuliaan Allah



Bacaan Firman Tuhan: 1 Tesalonika 2:1-8; Mazmur 1:1-6
Paulus yang telah mengalami kasih Allah yang besar menggerakkannya untuk pergi memberitakan keselamatan dari Tuhan bagi dunia (Kis.9:15) . Sehingga Paulus menyatakan “celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil” (1 Kor. 9:16).

Matius 22: 15-22 | Sudahkah Yang Patut Kita Berikan Kepada Allah?



Bacaan Firman Tuhan Matius 22:15-22; Yesaya 45:1-7
Orang farisi melihat bahwa Yesus telah menjadi suatu masalah yang dapat mengganggu posisi mereka sebagai pemimpin umat. Maka segala cara mereka lakukan agar dapat menyingkirkan Yesus. Maka orang-orang Farisi mengajak orang Herodian (pendukung Herodes) untuk mengajukan suatu pertanyaan, dengan harapan bahwa pertanyaan tersebut dapat menjatuhkan Yesus, yakni “Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?” Pertanyaan ini merupakan isu yang sangat penting bagi orang Yahudi yang sedang dijajah oleh bangsa Romawi.
Filipi 3: 4b-14 | Tidak Ada Patokan "Sempurna" Dalam Panggilan Tuhan

Filipi 3: 4b-14 | Tidak Ada Patokan "Sempurna" Dalam Panggilan Tuhan



Bacaan Firman Tuhan: Filipi 3: 4b-14
Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus
Dalam nas ini, Paulus mengungkapkan bagaimana perubahan hidup yang dialaminya setelah mengenal Kristus. Dahulu dia telah hidup dalam stadard keagamaan yang tinggi dengan semangat dan profesional. Namun Paulus ungkapkan bahwa setelah mengenal Kristus semuanya itu adalah kerugian, semuanya yang telah dilakukan pada masa lau adalah sampah yang sama sekali tidak berguna. Setelah mengenal Kristus, maka ada perubahan pandangan hidup yang sama sekali baru, yakni menuju panggilan hidup sorgawi.

Matius 22:1-14 | Banyak Yang Terpanggil, Tetapi Sedikit Yang Terpilih


Bacaan Firman Tuhan: Matius 22:1-14
Dalam perumpamaan ini, dikisahkan seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. Waktu pelaksanaan perjamuan telah tiba, dan segala sesuatunya untuk keperluan pesta telah tersedia. Namun, ketika hamba-hambanya disuruh untuk memanggil para undangan, ternyata semua berdalih dengan berbagai macam alasan. Bahkan ada yang menangkap, menyiksa dan membunuh para hamba yang disuruh untuk memanggil para undangan. Maka raja pun murka sehingga menyuruh pasukannya membinasakan para pembunuh itu beserta kota mereka.

Perumpamaan Tentang Orang-orang Upahan di Kebun Anggur



Bacaan Firman Tuhan: Matius 20:1-16
Dalam perumpamaan ini Tuhan Yesus mengisahkan orang-orang upahan yang bekerja lebih awal bersungut-sungut dan merasa tuan pemilik tanah tidak adil. Sebab pekerja yang memulai bekerja pagi-pagi benar, jam 9 pagi, 12 siang, 3 sore dan 5 sore mendapatkan bagian yang sama, yakni 1 Dinar. 

Yesaya 5:1-7 | Dalam Anugerah Tuhan Menghasilkan Buah Yang Manis



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 5:1-7
Nubuatan yang disampaikan oleh Yesaya ini berbentuk nyanyian yang isinya mengandung kiasan. Menggambarkan kekecewaan Tuhan seperti seorang (“kekasihku” yang kemungkinan adalah teman Yesaya) yang dikatakan mengusahakan kebun anggur di lereng bukit yang subur, dia mencangkul dan membuang semua batu dan menanami dengan pohon anggur pilihan. Namun akhirnya didapati buah dari pokok anggur itu asam. Betapa kecewanya pemilik anggur itu, segala cara yang terbaik untuk harapan buah yang terbaik harus menerima kenyataan menuai buah yang asam.

Tiap Orang Bertanggungjawab Atas Dosanya Sendiri



Bacaan Firman Tuhan: Yehezkiel 18:1-4 + 25-32
Ada sindiran yang berkembang pada masa Yehezkiel ketika itu yang menyatakan “Ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu”. Dengan maksud umat Israel ketika itu ingin berdalih bahwa penghukuman yang akan mereka terima adalah karena dosa orangtua mereka dan juga ketidakadilan Allah. Maka firman Allah dengan tegas mengatakan disini bahwa “Aku menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya” (ay. 30). Bahwa Allah berurusan langsung dengan manusia sebagai individu.

Matius 21: 23-32 | Mengakui Kuasa Allah Dengan Berbuahkan Ketaatan

 Bacaan Firman Tuhan: Matius 21: 23-32
Awalnya para imam-imam, tua-tua Yahudi dan ahli-ahli taurat (pejabat Sanhedrin) meminta jawab Yesus (“dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?”), namun pada akhirnya justru mereka yang mendapatkan kecaman dari Tuhan Yesus “Meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal”.
Hidup dan Mati untuk Kemuliaan Tuhan

Hidup dan Mati untuk Kemuliaan Tuhan

Bacaan Firman Tuhan: Filipi 1: 21-30
Dalam surat ini kita menemukan suasana batin yang mendalam yang dirasakan oleh Paulus ketika dalam penjara. Paulus melalui suratnya memberikan penguatan dan nasehat kepada jemaat di Filipi bahwa kondisi yang mereka alami - Paulus yang dalam penjara dan jemaat yang hidup dalam penderitaan, bukanlah tanda kebinasaan justru adalah tanda keselamatan (ay. 28-29).

Membuka Diri Mengampuni dan Diampuni


Bacaan Firman Tuhan: Kejadian 50: 15-21
Jika mengikutii kisah Yusuf dan saudara-saudaranya sejak timbulnya kecemburuan dan kebencian dan kebencian saudara-saudara Yusuf hingga Yusuf menjadi penguasa di Mesir dan sampai perjumpaan kembali mereka yang bersaudara. Memberikan kita pelajaran yang berharga:

Anda Sulit Melakukan Firman Tuhan?

Bacaan Firman Tuhan: Yakobus 1: 19-25
Jika ingin menjadi seorang juara maupun pemenang tentunya tidak akan didapatkan tanpa latihan yang keras. Ada hal-hal tertentu yang harus dikuasai dengan baik tergantung pencapaian kemenangan yang hendak diraih. Perpaduan yang sempurna untuk meraih kemenangan tentunya akan dilandasi motivasi yang kuat, menguasai teori dan ahli dalam prakteknya. Demikian halnya dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen untuk mampu memenangkan kehidupan ini, Firman Tuhan harus memang benar-benar kita pahami dan lakukan. Dan daripada itu semua, langkah awal adalah motivasi kita sebagai seorang Kristen.

Yunus 3:10-4:11 | Kasih Allah Yang Tidak Terbatas

Bacaan Firman Tuhan: Yunus 3:10-4:11; Filipi 1:21-30
Niniwe adalah kota dimana Tuhan perintahkan Yunus untuk menyampaiakan seruan Tuhan karena kejahatan mereka “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan”. Mendengarkan seruan itu ternyata orang Niniwe percaya kepada Allah dan mulai dari raja, semua rakyat sampai ternak-ternak ikut untuk berpuasa dan mengenakan kain kabung untuk menyesali segala perbuatannya dan meninggalkan semua tingkah lakunya yang jahat dengan harapan Allah akan berpaling dari amarahNya yang menyala-nyala sehingga mereka tidak binasa. Melihat perbuatan mereka, Allah menyesal atas malapetaka yang dirancangkanNya atas orang-orang Niniwe, akhirnya Allah tidak jadi melakukan hukumanNya atas mereka.

Roma 14:1-12 | Membuka Diri Untuk Saling Menerima

Ada persoalan nyata terjadi pada jemaat di Roma antara jemaat yang dikatakan disini “lemah imannya” yang hanya memakan sayur-sayuran dan menganggap hari yang satu lebih penting dari hari yang lain dengan jemaat yang memakan segala jenis makanan dan menganggap semua hari sama saja (ay. 2,6).

Kasih Penggenapan Hukum Taurat | Roma 13:8-14

Bacaan Firman Tuhan: Roma 13:8-14

Dalam nas ini Paulus menyatakan: “Kasih adalah kegenapan hukum Taurat” - Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat (Mat. 5:17; Roma 10:4). Sehingga kita yang telah percaya kepada Kristus bukan lagi orang-orang yang berada di bawah hukum Taurat tetapi berada di bawah kasih karunia (Rm. 6:14) dan kita juga telah mati bagi hukum Taurat (Rm. 7:4) supaya kita hidup untuk Allah (Gal. 2:19).

Yehezkiel 33:7-11; Saling Membangun Dalam Kebenaran Tuhan

Bacaan Firman Tuhan: Yehezkiel 33:7-11; Roma 13: 8-14; Matius 18:15-20
Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup”Ini adalah Firman Tuhan bagi umatNya yang hidup dalam dosa. Tuhan menetapkan Yehezkiel menjadi penjaga umat Israel, yaitu memperingatkan mereka agar berpaling dari dosa untuk menerima keselamatan dari Allah.

Markus 8:31-38 | Menyangkal Diri, Memikul Salib dan Mengikut Yesus

Bacaan Firman Tuhan: Markus 8: 31-38; Matius 16: 21-28
Mesias Anak Allah harus menderita dan dibunuh?. Mungkin ini adalah reaksi dari Petrus menanggapi pernyataan Tuhan Yesus bahwa Dia akan menderita dan akan dibunuh oleh imam-imam kepala, tua-tua dan ahli-ahli taurat. Langsung Petrus menegor Yesus: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali tidak akan menimpa Engkau”. Sebab sebelumnya Petrus menyatakan pengakuannya bahwa Yesus adalah Mesias Anak Allah yang hidup (Mat. 16:16,20).

Roma 12:1-8; Ibadah Yang Sejati

Bacaan Firman Tuhan: Roma 12:1-8
Pada pasal-pasal sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah, manusia diselamatkan karena iman dan bukan karena perbuatan baik. Tidak ada seorangpun yang akan selamat dari kutuk dosa, sebab manusia hanya dapat selamat karena dibenarkan oleh Allah melalui penebusan di dalam Kristus Yesus.

Keselamatan Bagi Semua Bangsa

Bacaan Firma Tuhan: Roma 11: 1-2a + 29-32; Mazmur 67
"Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasehatNya?" Tidak terselami rencana-rencana Tuhan atas kehidupan manusia, sehingga berita keselamatan Tuhan tersebar ke seluruh bangsa-bangsa. Banyak suku-suku bangsa yang pada akhirnya menerima kasih keselamatan Allah melalui penderitaan dan kematian Yesus Kristus di kayu salib. Allah merelakan diriNya untuk mendapatkan hinaan dan siksaan supaya kasihNya nyata kepada semua bangsa.

Inilah yang dinyatakan oleh Rasul Paulus "Kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka". Umat Israel yang dari dahulu kala telah diberitakan dan dijanjikan kepada nenek moyangnya akan keselamatan dari Allah tidak dapat menerima kebenaran Allah (Rm. 10:3) yang telah dinyatakan melalui Tuhan Yesus Kristus. Namun demikian keselamatan tetap terbuka bagi umat Israel melalui kemurahan yang telah diperoleh orang-orang yang bukan Yahudi.

Hendak di tegaskan kepada kita bahwa keselamatan dari Tuhan hanya dapat diperoleh melalui iman bukan karena perbuatan seperti yang dilakukan oleh umat Israel yang berusaha mengenal kebenaran Tuhan mengandalkan pikiran mereka sendiri. Keselamatan dari Allah terbuka bagi semua orang yang menerima dengan iman.

Berkat keselamatan, penyertaan dan pertolongan Tuhan sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah kepada Abraham telah terbuka bagi seluruh bangsa melalui Yesus Kristus (Gal. 3:14). Dengan demikian Yesus menjadi satu-satunya jalan keselamatan dan hidup bagi dunia (Yoh. 3:16) siapa yang percaya akan diselamatkan, dan siapa yang tidak percaya akan dihukum (Mrk. 16:16).

Nas ini mengingatkan kita, bahwa keselamatan yang kita peroleh melalui iman kepada Yesus Kristus bukanlah sesuatu yang harus kita sombongkan dan menganggap bahwa orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus adalah orang-orang yang lebih rendah dari kita. Namun sebaliknya bahwa harus memiliki konsep berpikir bahwa mereka juga harus melihat dan ikut serta dalam keselamatan dari Kristus. Inilah tanggungjawab iman kita yaitu untuk memberitakan Injil Kristus. Itulah sebabnya Paulus menegaskan: "Supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan".

Ada banyak ladang penginjilan dalam kehidupan kita, di dalam lingkungan keluarga, masyarakat, tempat pekerjaan kita sehari-hari adalah tempat yang akan kita gunakan untuk memperlihatkan bahwa kita adalah orang-orang yang telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus. Bagaimana orang lain dapat melihat kasih, kebaikan dan kemurahan Kristus ada dalam perilaku kehidupan kita. 

Sehingga orang yang hidup dalam kemurahan Allah bukan lagi dosa yang dirancang-rancang dalam kehidupannya, namun segala sesuatu yang boleh kita perbuat semuanya menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan kita Yesus Kristus (ay. 36). Jika orang yang belum mengenal Kristus hanya dapat mencaci dengan perkataan maupun dengan sikap kebencian maka kita akan perlihatkan kasih da kebaikan Allah kepada mereka.

Sehingga keselamatan yang rancangkan oleh Allah bukanlah hanya kepada sekelompok orang atau hanya kepada satu bangsa saja, namun kepada seluruh bangsa akan mendapatkan keselamatan dari Allah melalui Yesus Kristus. 

Kita sebagai orang Indonesia yang telah percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat tidak lepas dari rencana Allah keselamatan Allah. Terlebih dalam memperingati HUT RI ke-69 kita tidak lupa untuk mengsyukuri kemerdekaan yang boleh di raih bangsa Indonesia tidak terlepas dari kemurahan Allah. Bagaimana kita sebagai orang Kristen mengsyukuri dan mengisi kemerdekaan Indonesia? Kita memiliki tugas ilahi yaitu menjadi warga negara yang telah diselamatkan. Kita berbakti kepada bangsa dan negara adalah karena Allah mengasihi Indonesia.


Mazmur 67; Diberkati Untuk Menjadi Berkat

 Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 67: Roma 11:1-2a+29-32
Mazmur ini mengingatkan umat Israel akan pemanggilan Abraham (Kej. 12:1-3) "Aku akan memberkati engkau..dan engkau akan menjadi berkat". Demikian halnya dengan umat Israel dalam Mazmur ini mengingatkan mereka bahwa hasil tanah yang boleh mereka terima patut untuk disyukuri sebagai berkat Tuhan yang tidak hanya saja memenuhi kebutuhan fisik mereka, namun lebih dari itu bahwa berkat tersebut adalah menjadi panggilan hidup umat Allah agar menjadi kesaksian bagi bangsa-bangsa yang lain akan kehidiran dan kebaikan Allah.

Ketika Beban Hidup Terasa Berat

Bacaan Firman Tuhan: 1 Raja-raja 19:9-18; Matius 14:22-33

Siapa dari kita yang tidak pernah merasakan tekanan hidup? Apapun status sosial, profesi dan bagaimanapun tingkat kemapanan hidup tetapi yang namanya tantangan hidup pasti akan kita rasakan. Bahkan ada kalanya kita akan berada pada situasi dimana kita merasa tidak dapat lagi berbuat apa-apa untuk menyelesaikan masalah yang ada. Bahkan Elia sendiri sebagai hamba Allah merasakan juga yang namanya tekanan hidup dalam pelayanannya, sampai dia mengatakan: "Cukuplah itu! Sekarang ya Tuhan, ambillah nyawaku.." (ay. 4).

Matius 14:22-33; Tuhan Memiliki Cara Tersendiri Untuk Menyelamatkan

Bacaan Firman Tuhan: Matius 14:22-33
Menghadapi kehidupan ini kita akan menemui berbagai bentuk dan ragam tantangan, dan secara manusiawi kita memiliki kelemahan yang bisa saja membawa kita pada keputusasaan, ketakutan, stress, sakit hati, dendam, amarah, dan lain sebagainya. Mau tidak mau kita harus menghadapi semua segala pergumulan hidup yang akan kita lalui di dalam dunia ini.
Apakah Kita Hanya "Merasa" Diselamatkan? (Efesus 2:4-10)

Apakah Kita Hanya "Merasa" Diselamatkan? (Efesus 2:4-10)

Bacaan Firman Tuhan: Efesus 2:4-10; Yesaya 55:1-5
Seperti Firman Tuhan dalam Yesaya 55:8 "RancaanganKu bukanlah Rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu", bahwa perbuatan Tuhan tidak akan dapat dipikirkan oleh manusia. Hanya satu hal yang pasti kita perlu ketahui bahwa "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia" (Roma 8:28).

Yesaya 55:1-5; Yesus Satu-satunya Jalan Keselamatan dan Hidup

Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 55: 1-5; Efesus 2:4-9
Undangan keselamatan dari Tuhan dinyatakan kepada umat Israel yang hidup dalam pembuangan untuk dipulihkan oleh Tuhan dari penderitaan melalui kasih karunia Allah kepada umatNya melalui gambaran akan pemberian makanan dan minuman cuma-cuma yang dihidangkan dalam suatu perjamuan. (“Ayo, hai semua orang yang haus marilah....yang tidak mempunyai uang marilah....terimalah.....tanpa bayaran!”).

Roma 8: 26-30; Allah Turut Bekerja Mendatangkan Kebaikan Kita

Bacaan Firman Tuhan: Roma 8: 26-30
Jika kita membaca dari permulaan pasal 8, Rasul Paulus menegaskan bahwa kita yang telah dimerdekakan oleh Kristus dari kuasa dosa supaya kita tidak lagi hidup oleh daging, tetapi kita hidup oleh kuasa Roh Allah yang menjadikan kita anak-anak Allah. Walaupun kita masih hidup dalam tubuh yang fana, namun kita telah menerima Roh yang memimpin kita kepada kehidupan sesuai dengan janji-janji Allah.
Perumpamaan Tentang Lalang di Antara Gandum (Matius 13:  24-30 + 36-43)

Perumpamaan Tentang Lalang di Antara Gandum (Matius 13: 24-30 + 36-43)

Bacaan Firman Tuhan: Matius 13: 24-30, 36-43
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya. Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu. Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu? Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu? Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai.

Yesaya 44: 6-8; Keselamatan Kita Hanya Pada Allah

Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 44: 6-8 
Janji keselamatan yang disampaikan Allah melalui nabi Yesaya ini menjadi kekuatan bagi umat Israel yang masih hidup dalam pembuangan. Di dalam keterpurukan dan keputusasaan Firman Tuhan menyapa mereka akan keselamatan yang akan datang atas mereka.

Dalam nas kita ini Tuhan menyapa mereka dengan pertanyaan: “Siapakah seperti Aku?”. Walaupun bangsa itu telah berdosa dihadapan Allah, namun kasih setia Tuhan adalah kekal atas hidup mereka, dan mereka seharusnya menyadari bahwa tidak ada ilah-ilah lain yang dapat menyelamatkan mereka selain dari Allah, justru ilah-ilah itu akan membawa mereka kepada kesengsaraan hidup.

Matius 13:1-9 + 18-23; Siap Menerima Pertumbuhan Firman Tuhan

Bacaan Firman Tuhan: Matius 13: 1-9 + 18-23; Lukas 8: 9-15
Secara umum kita pasti sudah mengetahui bahwa tempat terbaik untuk menanam benih itu adalah di tanah yang baik dan subur bukan di jalan, bebatuan maupun di semak duri. Seperti perumpamaan Tuhan Yesus tentang seorang penabur, bahwa Firman Allah itu diumpamakan seperti benih yang membutuhkan tanah yang baik dalam perkembangannya. Dengan harapan bahwa benih itu nantinya akan bertumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang banyak.

Jangan Takut! Tuhan Menyatakan KemuliaanNya di Atasmu (Wahyu 1: 12-18)

Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 1: 12-18; Mazmur 145: 8-14
Di pulau Patmos Yohanes mendapatkan suatu penglihatan yang sangat mulia, yang mana dia telah melihat kemuliaan Tuhan yang sungguh sangat berbeda ketika Yohanes masih ada bersama-sama dengan Tuhan Yesus sebagai manusia. Perasaan Yohanes melihat kemuliaan Tuhan sama seperti orang yang mati yang tersungkur di kakiNya (ay.17). Yohanes melihat suatu penglihatan yang sungguh sangat luar biasa yakni: 

Tujuh kaki dian dari emas; di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; 
suara-Nya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Kitab Wahyu menceritakan kepada kita bagaimana Allah menyatakan diriNya baik itu dengan tanda-tanda maupun simbol-simbol bukan untuk membingungkan kita, namun melalui penglihatan Yohanes ini kita akan di arahkan untuk melihat dari “sudut pandang Allah” melihat sesuatu yang akan terjadi. Semua ini adalah untuk menuntun dan mengarahkan mata rohani kita melihat dan merasakan kemuliaan Allah, kita semakin menghayati keagungan dan keilahian Tuhan Yesus bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir yang hidup selamanya dan yang memegang kunci kehidupan. - Bahwa keberadaan Tuhan Yesus adalah kekal.

Kita kembali lagi kepada nas kita. Penglihatan Yohanes tentang penampakan Anak Manusia ini menjadi kekuatan dan peneguhan iman kita kepada Kristus ditengah-tengah kehidupan kita di dunia ini dalam menghadapi berbagai macam kesusahan, penderitaan dan terlebih untuk melawan godaan iblis yang dapat membuat kita jauh dari dosa.

Seruan Tuhan Yesus dalam penyataan kemuliaanNya adalah “Jangan takut!”. Mengapa kita untuk tidak takut? Sebab Allah hadir ditengah-tengah umatNya – seperti Anak Manusia yang berada ditengah-tengah kaki dian. Ia hadir ditengah-tengah kehidupan umatNya dengan kemuliaan dan keagunganNya yang besar.

Ketika kita dapat merasakan kemuliaan dan keilahian Allah yang begitu besar dalam hidup kita, nas ini meyakinkan kita bahwa Allah menyatakan diriNya bagi kita dan yang akan meletakkan tanganNya di atas kita. KemuliaanNya adalah kesembuhan, kekuatan dan sukacita kita dalam hidup ini. Sungguh betapa mulianya Tuhan itu – sampai-sampai Yohanes tersungkur seperti orang mati, namun demikian Ia mau mendekatkan diriNya pada kita dan memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap teguh berpegang pada iman kepadaNya yang memegang kunci kehidupan. Jangan takut! Allah yang kekal yang mengatasi kehidupan ini ada bersama kita, dalam surat Paulus dikatakan: “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! (1 Korintus 15:58).




Menjual £ 200.000 Koin Emas Setelah Membaca Alkitab

Seorang pria misterius di Inggris menjual £ 200.000 koin emas (sekitar 4 Triliun lebih di konversi ke rupiah) ke rumah lelang setelah membaca Alkitab dan membaca ajaran-ajaran Tuhan Yesus. Hasil dari penjualan koin emas miliknya itu di sumbangkan kepada organisasi amal untuk membantu orang-orang miskin.

Mazmur 145: 8-14; Kasih Setia Tuhan Adalah Kekal


Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 145: 8-14; Wahyu 1: 12-18
Tuhan sebagai Allah yang Esa memperlihatkan kebaikanNya kepada semua ciptaanNya. Dari generasi ke generasi di setiap abad Tuhan tetap yang kekal yang memberikan rahmatNya untuk kehidupan ini. Seperti yang di ungkapkan oleh pemazmur bahwa Tuhan kehadiran Tuhan itu bukan hanya sekedar rumusan-kata-kata saja, namun kehidupan yang kita jalani saat ini dapat menceritakan itu semua. Dalam ayat 15 dikatakan “Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup”.
Hati-hati Dengan Iblis Penyesat (Yeremia 28: 5-9)

Hati-hati Dengan Iblis Penyesat (Yeremia 28: 5-9)

Bacaan Firman Tuhan: Yeremia 28: 5-9
Firman Allah telah datang kepada umat Israel melalui Nabi Yeremia yang menubuatkan bahwa hukuman kepada umat Israel (Yehuda) bahwa Tuhan akan menghukum mereka selama tujuh puluh tahun (70) lamanya dan perkakas Rumah Tuhan akan dirampas oleh Nebukadnezar raja Babel (Yer. 25:11). Hal ini di firmankan oleh Allah, sebab bangsa itu tidak mendengarkan firman Tuhan dan menimbulkan sakit hati Tuhan (Yer. 25:7).

Menang Melawan Dosa Bersama Allah (Roma 6: 12-23)

Bacaan Firman Tuhan: Roma 6: 12-23
Anugerah Allah melalui Tuhan Yesus yang telah memberikan jalan kepada manusia untuk menerima keselamatan dari kuasa dosa. Manusia tidak aka pernah bisa lepas dari kutukan dosa yakni maut (ay.23) jika hanya dengan kekuatan dan kemampuannya. Keselamatan manusia itu hanya ada pada Tuhan Yesus (Yoh. 3:16). Namun demikian, Tuhan tidak memaksa manusia itu, yang pasti Tuhan Yesus dengan tegas mengatakan: "Akulah jalan kebenaran dan hidup" (Yoh. 14:6). Tuhan memberikan pilihan kepada manusia itu mau percaya Dia atau tidak, dan Tuhan tidak memberikan kepada kita pilihan yang membingungkan, hanya ada dua pilihan, yaitu jalan hidup yang terburuk dan jalan hidup yang terbaik. Jika kita memilih jalan yang terbaik, maka kita juga harus mau menjadi pelaku Firman Tuhan.
Rancangan Tuhan Yang Indah Dalam Hidupku

Rancangan Tuhan Yang Indah Dalam Hidupku

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11
Tetap Setia Ditengah Tekanan

Tetap Setia Ditengah Tekanan

Renungan: Yeremia 20: 7-13 

Kisah yang menarik dari pemanggilan Yeremia bahwa ia telah dippanggil Tuhan menjadi seorang nabi sebelum ia dibetuk dalam rahim ibunya (Yer. 1:5). Tuhan memang benar-benar sudah mempersiapkan Yeremia menjadi seorang Nabi. Namun demikian bukan berarti Yeremia hidup tanpa tantangan dan kendala yang dihadapinya sebagai seorang nabi. Hal ini kita dapat melihat dari nas renungan kita ini, yang mana seakan-akan Yeremia hendak menggugat Allah mengapa dia harus dipanggil menjadi seorang nabi karena kesusahan dan tekanan yang dialaminya. Sampai dia menyatakan mengapa dia tidak dibunuh saja ketika masih dalam kandungan dan menyesalkan dia terlahir dari kandungan ibunya (ay. 17-18).



Yeremia telah memberikan dirinya menjadi Nabi, dan memberitakan Firman Tuhan, namun dia menjadi tertawaan, olok-olokan, dipandang rendah dan diintai-intai untuk menjatuhkan dirinya. Inilah keluh kesah Yeremia yang disampaikan kepada Tuhan. Yeremia merasakan hidup dalam sesuatu yang sulit: ketika ia mau meninggalkan pelayanannya hatinya menolak dan menderita tetapi ketika setia melayani, maka ia harus terus berhadapan dengan tekanan dan penderitaan dalam hidupnya.



Walaupun sepertinya Yeremia memperlihatkan keluhannya, namun terdapat kekuatan dalam kelemahannya itu yang membuatnya tetap setia dalam pelayanannya (bandingkan Matius 10:24-39):



Tuhan yang memanggil bukan manusia

Ini adalah kesaksian Yeremia yang 'tak dapat dibantah olehnya, sehingga kita dia meyakini bahwa panggilannya sebagai seorang nabi adalah dari Allah maka kepercayaannya teguh bahwa “Tuhan menyertainya seperti pahlawan yang gagah”. Di dalam kelemahan dan kesusahannya dalam pelayanan, dia tetap di topang dan dijagai oleh kuasa kebesaran Tuhan yang tetap memberikan kekuatan padanya.



Penderitaan yang dialaminya tidak sebanding dengan hukuman Allah

Seberat apapun kesusahannya dalam pelayanannya, namun Tuhan adalah adil yang akan memberikan penghukuman bagi mereka yang menolak Firman Tuhan. Yeremia percaya bahwa Allah melihat isi hati manusia. Tuhan yang akan membalaskan segala perbuatan orang-orang yang menolak Firman Tuhan dan utusanNya.



Untuk melakukan firman Tuhan bukanlah perkara yang mudah bila kita masih terikat akan keinginan daging, namun firman Tuhan pun pasti mampu kita lakukan ketika kita mau untuk menyerahkan diri kepada Tuhan.



Sebagai orang yang percaya kepada Kristus, kita dipanggil untuk menyatakan firman Tuhan dalam kehidupan kita. Apakah kita merasakan dilema antara mengikuti keinginan daging dan melakukan firman Tuhan? Hal-hal seperti ini bisa dapat dimaklumi, namun yang terpenting adalah hasil akhirnya, apakah mengikuti Firman Tuhan atau mengikuti keinginan daging? Tetapi kita belajar dari Nabi Yeremia bahwa ia tetap memilih panggilan Tuhan untuk menyatakan Firman Allah dalam kehidupannya.



Ada banyak orang kristen yang pada akhirnya memilih untuk mengikuti keinginan dagingnya, tidak mau ambil susah yang penting senang tanpa kendala dan menghiraukan Firman Tuhan. Mulai dari mencari jabatan, korupsi, pekerjaan yang melawan hukum sampai pada masalah-masalah sikap dan tindakan. Paling sering juga yang terjadi adalah masalah sikap dan tindakan terhadap orang lain, mungkin karena sakit hati dia lebih mengikuti keinginan dagingnya untuk membenci dan memusuhi, padahal Tuhan memanggil kita untuk mengasihi sesama kita walaupun kita harus dibenci.



Sehingga kita harus terus merenungkan ucapan Tuhan Yesus “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di Sorga. Tetapi barangsiapa yang menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di Sorga” (Mat. 10:32-33). Pengakuan itu bukan hanya kata-kata, namun pengakuan itu lebih dititikan pada pengakuan akan Firman Tuhan dalam sikap dan tindakan. Tuhan-lah yag menjadi kekuatan kita dalam melakukan dan menyatakan FirmanNya dalam hidup kita. Amin

Matius 10: 24-39; Injil Kristus Ada Dalam Kehidupanku

Nas khotbah ini merupakan kelanjutan dari pengutusan ke-dua belas murid Tuhan Yesus yang berlanjut dengan nasehat dan pesan-pesan pengutusanNya (Mat. 10). Untuk memahami ucapan-ucapan Tuhan Yesus memang kita harus berhati-hati memahaminya, karena jika tidak kita akan jatuh pada pemahaman yang salah akan maksud Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus Adalah Keselamatanku Selamanya

Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah." 
                                                         Yohanes 6: 29 
Semangat Paskah (Matius 28:1-10)

Semangat Paskah (Matius 28:1-10)

Kebangkitan Tuhan Yesus dari anatara orang mati adalah berita sukacita kepada dunia karena Dia adalah penguasa hidup, seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus Akulah kebangkitan dan hidup (Yoh. 11:25). Tuhan Yesus telah memperlihatkan kepada dunia bahwa tidak ada kuasa yang dapat mematikan kuasa Allah terlebih kuasa dosa, Dia telah mematahkan kuasa kegelapan. Kematian adalah upah dari dosa, namun Allah telah mengangkat kita dari kuasa dosa supaya kita mendapatkan kehidupan dari Allah. Kehidupan ada pada Tuhan sehingga kita tidak lagi hidup dalam bayang-bayang maut yang menakutkan karena Tuhan juga akan mengangkat kita dari kematian itu menuju hidup bersama Tuhan.
Kisah kebangkitan Tuhan Yesus adalah bukti dari kuasa Allah dalam hidup manusia, manusia tidak akan

Tuhan Adalah Kekuatan dan Pertolongan Kita

Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, 
atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang. 
Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu, 
dan akan menghindarkan kakimu dari jerat. - Amsal 3:25-26

Allah Menciptakan dan Memelihara Kehidupan Kita (Kejadian 1: 1-2, 4a)

Patutlah kita menaikan pujian syukur kepada Allah yang telah menyatakan diriNya sebagai Bapa di dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus. Allah yang senantiasa berkarya dan berbuat di dalam hidup kita. Dalam minggu trinitas ini kita disadarkan akan kuasa Allah yang tidak terbatas itu bahwa kehidupan yang boleh kita rasakan saat ini semuanya hanya berasal dari Dia. Hidup kita bukan milik dunia ini, tetapi milik Allah.

Roh Kudus Memampukan Kita Mengasihi Semua CiptaanNya (Mazmur 104: 24-34)

Tidak akan pernah habisnya jika kita membicarakan keagungan karya ciptaan Tuhan atas seluruh kehidupan ini selain kita hanya mampu untuk bersyukur dan memuji kebesaranNya. Mulai dari sesuatu yang terkecil yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata sampai kepada yang benda-benda terbesar, Tuhan menyusun sedemikian rupa hingga tercipta harmonisasi kehidupan.

Roh Kudus Memampukan Kita Menyatakan Kasih Allah (1 Korintus 12: 3-13)

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 12: 3-13
Dalam 1 Kor. 12 ini dinyatakan bahwa orang percaya adalah menjadi satu tubuh dalam Kristus (1 Kor. 12:27), sesuai dengan kehendak Allah telah menyusun dengan sedemikian rupa, sehingga ada bayak anggota, namun dalam satu tubuh (ay. 12, 24). Dan setiap anggota dalam tubuh itu diberikan karunia-karunia yang berbeda-beda namun dari Roh yang sama (ay.4).

Mampu Mengenal Kemuliaan Kristus (Efesus 1: 15-23)

Peringatan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga akan selalu mengingatkan kita bagaimana kebesaran kasih Allah melalui penyataanNya di dalam Tuhan Yesus. KemuliaanNya telah nyata dalam kebangkitanNya dan kenaikanNya ke sorga, bahwa Ia adalah Allah yang hidup dan yang menguasai kehidupan, dalam dalam doa Paulus dikatakan bahwa segala sesuatu telah diletakkan di bawah kaki Kristus.

Kasih Berbuah Kebaikan (1 Petrus 3: 13-22)

Pembahasan nas ini akan kita mulai dari pertanyaan seorang muda yang kaya kepada Yesus (Mat. 19: 16-17) “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” dan Yesus menjawab: “Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau masuk ke dalam hidup turutilah segala perintah Allah”.

Berani Bersaksi Seperti Stefanus (Kisah Para Rasul 7: 54-60)

Stefanus adalah martir pertama pengikut Kristus dengan meregang nyawa dengan cara yang sadis, yaitu dengan hukuman rajam. Jika kita boleh membayangkan atau pernah menyaksikan video tentang pelaksanaan hukuman rajam maka sebagai manusia hati kita pasti sangat tersayat terlebih kita sebagai pengikut Kristus ketika Stefanus menerima lemparan batu sampai mati.

Mazmur 23 Tuhan Adalah Gembalaku

Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 23

Salah satu metafora yang sangat terkenal dalam Alkitab yang menunjukkan kebaikan, perlindungan, pemeliharaan Tuhan atas umatNya adalah melalui hubungan antara seorang gembala dengan domba-dombanya. Dalam Mazmur 23 ini diungkapkan bagaimana Tuhan
In Christ we are a Remarkable Human

In Christ we are a Remarkable Human



 1 Peter 1: 17-23
There is nothing perishable goods may pay the redemption of Christ . Just because of His sacrifice on the cross and shed His blood so holy we may receive true hope and salvation .

If the Lord Jesus has broken the power of death , then with whether we should no longer pay for salvation ? Holy God would give up His life for human beings bear the sins and crimes are all because of His love to the people of His creation .

Syukuri Selalu Kasih Setia Tuhan



Bacaan: Mazmur 116
Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku.
“Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu” 
                                                                                                     - ayat 1+7
Penggalan ayat mazmur diatas sangat indah untuk direnungkan. Ditengah pergumulan hidup, terkadang kita sering lupa untuk menenangkan jiwa karena hanya fokus pada persoalan yang terjadi.

Aku Menjadi Kemuliaan Tuhan (1 Petrus 1:17-23)

Bacaan Firman Tuhan: 1 Petrus 1:17-23
Tidak ada barang sesuatu apapun yang fana dapat membayar penyelamatan Kristus. Hanya karena pengorbananNya di kayu salib dan darahNya yang kudus tercurah sehingga kita boleh menerima pengharapan dan keselamatan yang sejati.
Tuhan Allah Sumber Sukacita Abadi (Mazmur 16:1-11)

Tuhan Allah Sumber Sukacita Abadi (Mazmur 16:1-11)


Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 16
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku
Buktikan Kemurnian Imanmu (1 Petrus 1:3-9)

Buktikan Kemurnian Imanmu (1 Petrus 1:3-9)

Bacaan Firman Tuhan: 1 Petrus 1: 3-9
“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu – yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang di uji kemurniannya dengan api”

Kematian Kristus Yang Menyelamatkan (Lukas 23:33-43)


Sampai saat ini masih banyak yang tidak mempercayai bahwa penyaliban Kristus adalah perbuatan Allah yang menyelamatkan, dan hal itu adalah suatu kebodohan. Namun jika kita dapat merenungkan lebih jauh terhadap sikap yang diperlihatkan sebahagian orang-orang yang telah mempercayai Kristus ternyata

Yesaya 50:4-9a; Ketaatan Hamba Tuhan

 
Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Lukas 19:28-40 | Menyambut Keselamatan Dari Allah

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 19: 28-40; Markus 11: 1-11; Matius 21:1-11
Kedatangan Yesus ke Yerusalem dengan menaiki seekor Keledai menggenapi Firman Allah sebagaimana yang telah disampaikan oleh para nabi.

Kristus Memberi Kehidupan (Yehezkiel 37: 1-14)

Bacaan Firman Tuhan: Yehezkiel 37: 1-14
Tulang-tulang kering yang berserakan menjadi gambaran akan keadaan bangsa Israel di dalam keterpurukannya dipembuangan yang tanpa harapan. Dalam penglihatan ini sungguh Allah ingin menyatakan bagaimana keadaan konsekuensi dari dosa yang diperbuat oleh umatNya.

Jangan Asal Percaya, Jadilah Anak-anak Terang (Efesus 5: 8-14)


Tuhan Yesus dalam khotbahNya di bukit bersabda “Orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu” (Mat. 5:15) dengan maksud agar terang umat percaya itu bercahaya di depan semua orang. Dapat kita artikan ucapan Yesus ini mengarahkan kepada “posisi” dimana pelita itu akan ditempatkan.

"Apakah Bapak Menderita Seperti Tuhan Yesus?"



Jika menghantar orang yang meninggal dari S.S Denki ke kuburan yang ada di tepi jalan mau ke Siantar selalu akan melewati Simpang Empat di Tanjung Balai.

Hidup Dalam Anugerah Allah Yang Menyelamatkan (Mazmur 95: 1-11)


Mazmur 95 merupakan mazmur puji-pujian dan juga undangan untuk beribadah kepada Tuhan. Mazmur ini masuk juga kedalam kumpulan mazmur 90-106 yang memberikan penekanan pada ibadah umat Allah untuk menyampaikan pujian syukur dalam bait Allah. Mazmur 95 ini menjadi panggilan beribadah dan persiapan untuk memasuki bait Allah yang memberikan suatu pengajaran agar tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukan nenek moyang mereka.

Percakapan Yesus Dengan Nikodemus (Yohanes 3: 1-17)


Dalam nas ini diberitakan bahwa Nikodemus yang adalah seorang Farisi, pemimpin orang-orang Yahudi (Sanhedrin) dan juga Ahli Taurat (7:26,48,50; 3:10) sedang melakukan percakapan dengan Yesus. Hal menarik yang dapat diperhatikan bahwa adanya percakapan Yesus dengan seorang tokoh Yudaisme yang sangat berpengaruh. 

Nikodemus menjumpai Yesus pada malam hari dapat dipahami adalah adanya unsur kebijaksanaan karena kekacauan mungkin bisa terjadi jika pertemuan ini diketahui oleh banyak orang karena status Nikodemus sebagai tokoh agama yang terpandng. Namun yang jelas motif Nikodemus untuk datang kepada Yesus tentunya bukanlah motif untuk melakukan konfrontasi seperti yang telah terjadi sebelumnya (2:18 dst.) namun adalah karena ia ingin mengenal Dia dengan baik.

Kejatuhan Manusia Kedalam Dosa (Kejadian 2: 16-17+ 3:1-7)


Dalam nas bahasan kita kali ini mengisahkan mengenai awal mula manusia jatuh kedalam dosa, sehingga dalam surat Rasul Paulus dinyatakan: “Sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Roma 5: 12). Jika dengan teliti kita mengikuti rangkaian kisah kejatuhan manusia dalam dosa maka kita akan mendapati bahwa ketika Tuhan menempatkan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu di tengah taman dan memberikan larangan untuk memakanNya

Matius 17: 1-9; Yesus Dipermuliakan



Pengharapan saya dan juga saudara kepada Kristus juga mungkin akan sama ketika saatnya tiba kita diangkatNya memasuki tempat kemuliaanNya dan kita juga akan berkata seperti yang dikatakan oleh Petrus  “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini”. Dalam iman pengharapan kita pastilah tinggal dan melihat kemuliaan Tuhan itu menjadi sesuatu yang akan kita nanti-nantikan.

1 Korintus 15:58; Giatlah Dalam Pekerjaan Tuhan











1 Korintus 15:58

"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh,

 jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! 

Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan

 jerih payahmu tidak sia-sia".

Dalam pengalaman kehidupan kita sehari-hari mungkin pernah menjumpai sikap orang disekitar kita yang maunya hanya menerima namun tidak mau memberi, maunya dia selalu dimengerti orang lain namun dia tidak pernah mau mengerti orang lain atau ada juga yang maunya dia saja yang perlu diperhatikan namun tidak pernah perhatian kepada kita.

Hidup Dalam Kebenaran Allah (Mazmur 119:33-40)


Jaman tehnologi dan informasi yang canggih saat ini tidaklah sulit kita menemukan pengetahuan iman dan firman seluas-luasnya, Alkitab pun tidak lagi hanya dalam bentuk buku tetapi sudah dapat diakses melalui media elektronik. Hanya tinggal membuka “mesin pencari” maka mulai dari artikel, Video, MP3 dan Foto semuanya ada. Namun apakah semuanya itu akan menjamin kita akan hidup didalam perintah dan kebenaran Tuhan? Dari kitab Mazmur ini kita patut belajar bagaimana sesungguhnya agar kita hidup didalam perintah dan aturan Tuhan.

Pilihlah Jalan Tuhan (Ulangan 30: 15-20)


Penelitian Bible Society yang diberitakan oleh christiantoday.com menyatakan bahwa anak-anak di Inggris telah gagal mengidentifikasi antara cerita-cerita Alkitab, dongeng, mitos Yunani. Hal ini disampaikan melalui Survey yang dilakukan di Inggris bahwa 54% anak-anak menyatakan bahwa mereka tidak pernah atau kurang dari sekali setahun membaca cerita Alkitab di Rumah ataupun di Sekolah. Demikian pula kepada orangtua yang memiliki anak yang berusia 3-8 tahun bahwa  45%  menyatakan tidak pernah membaca cerita-cerita Alkitab untuk anak mereka.

Menjadi Garam dan Terang Dunia (Matius 5: 13-20)



Bacaan Firman Tuhan: Matius 5: 13-20
Segala sesuatu pastinya memiliki ciri khas tersendiri dan pastinya ciri hkas yang dimiliki itu akan terkait pada tujuan, peran dan manfaatnya. Jika kita mengambil sebuah contoh misalnya Mobil yang pastinya kita akan mengetahui bagaimana ciri-ciri dari sebuah mobil yaitu dengan mesin, roda dan sebagainya yang mana dari

Apa Yang Tuhan Tuntut Dari UmatNya? (Mikha 6:1-8)

Bacaan Firman Tuhan: Mikha 6:1-8
Melalui nabi Mikha Tuhan mempertanyakan perbuatan umatNya yang hidup dalam kejahatan. Bahkan mereka mencoba untuk melakukan pendekatan kepada Allah seperti yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lain kepada dewa-dewanya dengan mempersembahkan korban.
Hamba Tuhan Menyelamatkan Bangsa-bangsa (Yesaya 49: 1-7)

Hamba Tuhan Menyelamatkan Bangsa-bangsa (Yesaya 49: 1-7)

Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 49: 1-7
Yesus Dibaptis Yohanes (Matius 3:13-17)

Yesus Dibaptis Yohanes (Matius 3:13-17)

Bacaan Firman Tuhan: Matius 3:13-17
Jika kita melihat bagaimana Kitab Injil Matius ditempatkan pada awal kumpulan kitab dalam Perjanjian Baru yang mana kitab Injil Matius juga didahului dengan silsilah Tuhan Yesus. Bahwa memang Injil Matius dari segi tujuan penulisan untuk meyakinkan pembacanya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama dan nubuatan para nabi.