Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Tuesday, November 4, 2014

Firman Tuhan Yang Mengatur Hidup Kita! Bukan Kebalikannya

Bacaan Firman Tuhan: Markus 7: 1-23

"Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia" - Markus 7: 8


Ketika orang Farisi dan ahli Taurat memberikan pertanyaan kepada Yesus dengan menanyakan “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” Sebab mereka telah melihat beberapa dari murid-murid Tuhan Yesus makan tanpa cuci tangan.

Atas pertanyaan tersebut Yesus menyatakan mereka sebagai orang-orang yang munafik dan mengutip nas yang tertulis dalam Yesaya 29:13 “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia”

Bahkan tidak hanya itu, Tuhan Yesus mencontohkan lagi kemunafikan mereka dengan contoh yang lain, yakni “Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati”. Namun ajaran yang ada pada mereka justru melpakan tanggungjawab kepada orangtua dengan beralasan apa yang seharusnya diberikan kepada orangtuanya telah diberikan kepada Allah sebagai korban atau persembahan.

Dalam situasi ini, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa dari luar mereka seakan-akan adalah seorang yang taat kepada Tuhan, namun kenyataannya mereka lebih berpegang kepada adat istiadat manusia ketimbang memathi perintah Tuhan (ay. 8-9). Jika kita memahami nas ini, bahwa memang kemarahan Yesus atas sikap orang Farisi dan ahli taurat yang mencoba mendakwa dan mempersalahkan Yesus dan murid-muridNya karena tidak tunduk kepada adat istiadat manusia, tetapi Yesus justru mengecam mereka yang lebih mengutamakan adat istiadat dan mengesampingkan perintah Allah. Bahwa dalam menjalan hukum taurat, orang Yahudi banyak menggunakan aturan-aturan rabi yang mengaburkan perintah Tuhan yang sesungguhnya. 

Hal ini menjadi peringatan dan pengajaran bagi kita. Dalam kehidupan kita selaku orang Kristen yang percaya kepada Tuhan Yesus, bahwa kita juga pasti bersinggungan dengan orang yang ada di sekitar kita, karena memang kita adalah mahluk sosial. Selain dari perintah Tuhan yang mengatur kehidupan kita, pasti akan ada aturan-aturan sosial yang lain yang akan mengatur interaksi kita, baik adat istiadat, aturan organisasi, aturan negara, dan masih banyak yang lainnya. 

Melalui nas ini patut untuk kita renungkan, bahwa Tuhan tidak ingin mempertentangkannya, namun nas ini ingin memperjelas perbedaannya. Bahwa tidak ada yang utama dan yang terutama selain dari mentaati perintah Tuhan. Supaya kita mengesampingkan Firman Tuhan hanya untuk melakukan aturan-aturan yang dibuat manusia. Maka jika ada aturan-aturan manusia yang berhubungan dengan kita yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan, maka kita harus kristis untuk memperbaikinya. Tuhan lebih tidak menghendaki seseorang yang kelihatannya melakukan perintah Tuhan, namun dalam kenyataannya aturan manusialah yang dijalankannya.
  
Bacaan Firman Tuhan: Markus 7: 1-23

"Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia" - Markus 7: 8


Ketika orang Farisi dan ahli Taurat memberikan pertanyaan kepada Yesus dengan menanyakan “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” Sebab mereka telah melihat beberapa dari murid-murid Tuhan Yesus makan tanpa cuci tangan.

Atas pertanyaan tersebut Yesus menyatakan mereka sebagai orang-orang yang munafik dan mengutip nas yang tertulis dalam Yesaya 29:13 “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia”

Bahkan tidak hanya itu, Tuhan Yesus mencontohkan lagi kemunafikan mereka dengan contoh yang lain, yakni “Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati”. Namun ajaran yang ada pada mereka justru melpakan tanggungjawab kepada orangtua dengan beralasan apa yang seharusnya diberikan kepada orangtuanya telah diberikan kepada Allah sebagai korban atau persembahan.

Dalam situasi ini, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa dari luar mereka seakan-akan adalah seorang yang taat kepada Tuhan, namun kenyataannya mereka lebih berpegang kepada adat istiadat manusia ketimbang memathi perintah Tuhan (ay. 8-9). Jika kita memahami nas ini, bahwa memang kemarahan Yesus atas sikap orang Farisi dan ahli taurat yang mencoba mendakwa dan mempersalahkan Yesus dan murid-muridNya karena tidak tunduk kepada adat istiadat manusia, tetapi Yesus justru mengecam mereka yang lebih mengutamakan adat istiadat dan mengesampingkan perintah Allah. Bahwa dalam menjalan hukum taurat, orang Yahudi banyak menggunakan aturan-aturan rabi yang mengaburkan perintah Tuhan yang sesungguhnya. 

Hal ini menjadi peringatan dan pengajaran bagi kita. Dalam kehidupan kita selaku orang Kristen yang percaya kepada Tuhan Yesus, bahwa kita juga pasti bersinggungan dengan orang yang ada di sekitar kita, karena memang kita adalah mahluk sosial. Selain dari perintah Tuhan yang mengatur kehidupan kita, pasti akan ada aturan-aturan sosial yang lain yang akan mengatur interaksi kita, baik adat istiadat, aturan organisasi, aturan negara, dan masih banyak yang lainnya. 

Melalui nas ini patut untuk kita renungkan, bahwa Tuhan tidak ingin mempertentangkannya, namun nas ini ingin memperjelas perbedaannya. Bahwa tidak ada yang utama dan yang terutama selain dari mentaati perintah Tuhan. Supaya kita mengesampingkan Firman Tuhan hanya untuk melakukan aturan-aturan yang dibuat manusia. Maka jika ada aturan-aturan manusia yang berhubungan dengan kita yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan, maka kita harus kristis untuk memperbaikinya. Tuhan lebih tidak menghendaki seseorang yang kelihatannya melakukan perintah Tuhan, namun dalam kenyataannya aturan manusialah yang dijalankannya.
  

No comments :

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Popular Posts

Firman Tuhan Yang Mengatur Hidup Kita! Bukan Kebalikannya

Bacaan Firman Tuhan: Markus 7: 1-23

"Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia" - Markus 7: 8


Ketika orang Farisi dan ahli Taurat memberikan pertanyaan kepada Yesus dengan menanyakan “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” Sebab mereka telah melihat beberapa dari murid-murid Tuhan Yesus makan tanpa cuci tangan.

Atas pertanyaan tersebut Yesus menyatakan mereka sebagai orang-orang yang munafik dan mengutip nas yang tertulis dalam Yesaya 29:13 “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia”

Bahkan tidak hanya itu, Tuhan Yesus mencontohkan lagi kemunafikan mereka dengan contoh yang lain, yakni “Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati”. Namun ajaran yang ada pada mereka justru melpakan tanggungjawab kepada orangtua dengan beralasan apa yang seharusnya diberikan kepada orangtuanya telah diberikan kepada Allah sebagai korban atau persembahan.

Dalam situasi ini, Yesus dengan tegas menyatakan bahwa dari luar mereka seakan-akan adalah seorang yang taat kepada Tuhan, namun kenyataannya mereka lebih berpegang kepada adat istiadat manusia ketimbang memathi perintah Tuhan (ay. 8-9). Jika kita memahami nas ini, bahwa memang kemarahan Yesus atas sikap orang Farisi dan ahli taurat yang mencoba mendakwa dan mempersalahkan Yesus dan murid-muridNya karena tidak tunduk kepada adat istiadat manusia, tetapi Yesus justru mengecam mereka yang lebih mengutamakan adat istiadat dan mengesampingkan perintah Allah. Bahwa dalam menjalan hukum taurat, orang Yahudi banyak menggunakan aturan-aturan rabi yang mengaburkan perintah Tuhan yang sesungguhnya. 

Hal ini menjadi peringatan dan pengajaran bagi kita. Dalam kehidupan kita selaku orang Kristen yang percaya kepada Tuhan Yesus, bahwa kita juga pasti bersinggungan dengan orang yang ada di sekitar kita, karena memang kita adalah mahluk sosial. Selain dari perintah Tuhan yang mengatur kehidupan kita, pasti akan ada aturan-aturan sosial yang lain yang akan mengatur interaksi kita, baik adat istiadat, aturan organisasi, aturan negara, dan masih banyak yang lainnya. 

Melalui nas ini patut untuk kita renungkan, bahwa Tuhan tidak ingin mempertentangkannya, namun nas ini ingin memperjelas perbedaannya. Bahwa tidak ada yang utama dan yang terutama selain dari mentaati perintah Tuhan. Supaya kita mengesampingkan Firman Tuhan hanya untuk melakukan aturan-aturan yang dibuat manusia. Maka jika ada aturan-aturan manusia yang berhubungan dengan kita yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan, maka kita harus kristis untuk memperbaikinya. Tuhan lebih tidak menghendaki seseorang yang kelihatannya melakukan perintah Tuhan, namun dalam kenyataannya aturan manusialah yang dijalankannya.
  

Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Renungan dengan judul Firman Tuhan Yang Mengatur Hidup Kita! Bukan Kebalikannya . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2014/11/firman-tuhan-yang-mengatur-hidup-kita.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Porisman Lubis -

Belum ada komentar untuk " Firman Tuhan Yang Mengatur Hidup Kita! Bukan Kebalikannya "