Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Friday, January 10, 2014

Yesus Dibaptis Yohanes (Matius 3:13-17)

Bacaan Firman Tuhan: Matius 3:13-17
Jika kita melihat bagaimana Kitab Injil Matius ditempatkan pada awal kumpulan kitab dalam Perjanjian Baru yang mana kitab Injil Matius juga didahului dengan silsilah Tuhan Yesus. Bahwa memang Injil Matius dari segi tujuan penulisan untuk meyakinkan pembacanya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama dan nubuatan para nabi.

Dalam nas kita kali ini ketika Yesus dibaptis oleh Yohanes kita tidak dapat melupakan tujuan dari penulisan Injil Matius untuk memperlihatkan bahwa Yesus adalah benar-benar Anak Allah. Secara umum dapat kita lihat peristiwa pembaptisan yang dilakukan oleh Yohanes pembaptis disungai Yordan dengan seruan pertobatan yang disampaikannya dan juga ketika Yesus datang untuk dibaptis oleh Yohanes sepertinya memperlihatkan bahwa Yesus sama seperti orang-orang yang lain yang adalah berdosa. Namun demikian dengan sangat kontras diberitakan bahwa walaupun Yesus datang untuk dibaptis bukanlah ingin menandakan bahwa Yesus adalah orang berdosa, tetapi seperti dikatakan oleh Yesus bahwa “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah” (Mzm. 2:7; Yes. 42:1) sebab suara yang datang dari sorga dengan jelas telah membedakan Yesus dari orang-orang disekitarNya yang datang untuk dibaptis. 

Kemudian suara dari sorga yang mengatakan “Inilah AnakKu yang Kukasihi,kepadaNyalah Aku berkenan” ingin juga menyatakan bahwa identitas Yesus bukanah berasal dari pernyataan manusia namun langsung dari sorga, bahwa Yesus adalah benar-benar berasal dari Sorga. Jelaslah bahwa Yesus bukanlah manusia biasa dan Injil Sinoptik menempatkan kisah ini sebagai permulaan pelayanan Tuhan Yesus. Pembaptisan Yesus bukanlah karena dosa ataupun cela pribadiNya, namun adalah karena dosa manusia, karena Yesus akan hadir ditengah-tengah kehidupan manusia yang berdosa menjadi Juruselamat. 

Dalam pembaptisan Tuhan Yesus kita dapat melihat teladan dan juga janji keselamatan dari Allah. Keselamatan dari Allah telah datang di dalam Yesus Kristus untuk penghapusan dosa manusia dan dalam Yesaya 42 diberitakan bahwa “Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan” dan juga akan “menjadi terang bagi bagsa-bangsa”. Penyelamatan Yesus adalah untuk semua bangsa dan akan dilakukanNya dengan merendahkan diriNya. Hal ini dapat juga kita lihat pada pembaptisan Tuhan Yesus, bahwa Ia mau memberikan diriNya ditengah-tengah umat yang berdosa dan merendahkan diriNya di sungai Yordan untuk dibaptis oleh Yohanes.

Identitas Yesus sebagai Anak Allah yang datang dengan kerendahan hati dan penuh ketaatan mengingatkan kita juga bagaimana kita sebagai anak-anak Allah memiliki sikap teladan yang diperlihatkan oleh Tuhan Yesus dan demikian halnya juga dengan Yohanes Pembaptis yang memperlihatkan sikap kerendahan hati di hadapan Tuhan Yesus.

Bacaan Firman Tuhan: Matius 3:13-17
Jika kita melihat bagaimana Kitab Injil Matius ditempatkan pada awal kumpulan kitab dalam Perjanjian Baru yang mana kitab Injil Matius juga didahului dengan silsilah Tuhan Yesus. Bahwa memang Injil Matius dari segi tujuan penulisan untuk meyakinkan pembacanya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama dan nubuatan para nabi.

Dalam nas kita kali ini ketika Yesus dibaptis oleh Yohanes kita tidak dapat melupakan tujuan dari penulisan Injil Matius untuk memperlihatkan bahwa Yesus adalah benar-benar Anak Allah. Secara umum dapat kita lihat peristiwa pembaptisan yang dilakukan oleh Yohanes pembaptis disungai Yordan dengan seruan pertobatan yang disampaikannya dan juga ketika Yesus datang untuk dibaptis oleh Yohanes sepertinya memperlihatkan bahwa Yesus sama seperti orang-orang yang lain yang adalah berdosa. Namun demikian dengan sangat kontras diberitakan bahwa walaupun Yesus datang untuk dibaptis bukanlah ingin menandakan bahwa Yesus adalah orang berdosa, tetapi seperti dikatakan oleh Yesus bahwa “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah” (Mzm. 2:7; Yes. 42:1) sebab suara yang datang dari sorga dengan jelas telah membedakan Yesus dari orang-orang disekitarNya yang datang untuk dibaptis. 

Kemudian suara dari sorga yang mengatakan “Inilah AnakKu yang Kukasihi,kepadaNyalah Aku berkenan” ingin juga menyatakan bahwa identitas Yesus bukanah berasal dari pernyataan manusia namun langsung dari sorga, bahwa Yesus adalah benar-benar berasal dari Sorga. Jelaslah bahwa Yesus bukanlah manusia biasa dan Injil Sinoptik menempatkan kisah ini sebagai permulaan pelayanan Tuhan Yesus. Pembaptisan Yesus bukanlah karena dosa ataupun cela pribadiNya, namun adalah karena dosa manusia, karena Yesus akan hadir ditengah-tengah kehidupan manusia yang berdosa menjadi Juruselamat. 

Dalam pembaptisan Tuhan Yesus kita dapat melihat teladan dan juga janji keselamatan dari Allah. Keselamatan dari Allah telah datang di dalam Yesus Kristus untuk penghapusan dosa manusia dan dalam Yesaya 42 diberitakan bahwa “Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan” dan juga akan “menjadi terang bagi bagsa-bangsa”. Penyelamatan Yesus adalah untuk semua bangsa dan akan dilakukanNya dengan merendahkan diriNya. Hal ini dapat juga kita lihat pada pembaptisan Tuhan Yesus, bahwa Ia mau memberikan diriNya ditengah-tengah umat yang berdosa dan merendahkan diriNya di sungai Yordan untuk dibaptis oleh Yohanes.

Identitas Yesus sebagai Anak Allah yang datang dengan kerendahan hati dan penuh ketaatan mengingatkan kita juga bagaimana kita sebagai anak-anak Allah memiliki sikap teladan yang diperlihatkan oleh Tuhan Yesus dan demikian halnya juga dengan Yohanes Pembaptis yang memperlihatkan sikap kerendahan hati di hadapan Tuhan Yesus.

No comments :

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Popular Posts

Yesus Dibaptis Yohanes (Matius 3:13-17)

Bacaan Firman Tuhan: Matius 3:13-17
Jika kita melihat bagaimana Kitab Injil Matius ditempatkan pada awal kumpulan kitab dalam Perjanjian Baru yang mana kitab Injil Matius juga didahului dengan silsilah Tuhan Yesus. Bahwa memang Injil Matius dari segi tujuan penulisan untuk meyakinkan pembacanya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama dan nubuatan para nabi.

Dalam nas kita kali ini ketika Yesus dibaptis oleh Yohanes kita tidak dapat melupakan tujuan dari penulisan Injil Matius untuk memperlihatkan bahwa Yesus adalah benar-benar Anak Allah. Secara umum dapat kita lihat peristiwa pembaptisan yang dilakukan oleh Yohanes pembaptis disungai Yordan dengan seruan pertobatan yang disampaikannya dan juga ketika Yesus datang untuk dibaptis oleh Yohanes sepertinya memperlihatkan bahwa Yesus sama seperti orang-orang yang lain yang adalah berdosa. Namun demikian dengan sangat kontras diberitakan bahwa walaupun Yesus datang untuk dibaptis bukanlah ingin menandakan bahwa Yesus adalah orang berdosa, tetapi seperti dikatakan oleh Yesus bahwa “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah” (Mzm. 2:7; Yes. 42:1) sebab suara yang datang dari sorga dengan jelas telah membedakan Yesus dari orang-orang disekitarNya yang datang untuk dibaptis. 

Kemudian suara dari sorga yang mengatakan “Inilah AnakKu yang Kukasihi,kepadaNyalah Aku berkenan” ingin juga menyatakan bahwa identitas Yesus bukanah berasal dari pernyataan manusia namun langsung dari sorga, bahwa Yesus adalah benar-benar berasal dari Sorga. Jelaslah bahwa Yesus bukanlah manusia biasa dan Injil Sinoptik menempatkan kisah ini sebagai permulaan pelayanan Tuhan Yesus. Pembaptisan Yesus bukanlah karena dosa ataupun cela pribadiNya, namun adalah karena dosa manusia, karena Yesus akan hadir ditengah-tengah kehidupan manusia yang berdosa menjadi Juruselamat. 

Dalam pembaptisan Tuhan Yesus kita dapat melihat teladan dan juga janji keselamatan dari Allah. Keselamatan dari Allah telah datang di dalam Yesus Kristus untuk penghapusan dosa manusia dan dalam Yesaya 42 diberitakan bahwa “Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan” dan juga akan “menjadi terang bagi bagsa-bangsa”. Penyelamatan Yesus adalah untuk semua bangsa dan akan dilakukanNya dengan merendahkan diriNya. Hal ini dapat juga kita lihat pada pembaptisan Tuhan Yesus, bahwa Ia mau memberikan diriNya ditengah-tengah umat yang berdosa dan merendahkan diriNya di sungai Yordan untuk dibaptis oleh Yohanes.

Identitas Yesus sebagai Anak Allah yang datang dengan kerendahan hati dan penuh ketaatan mengingatkan kita juga bagaimana kita sebagai anak-anak Allah memiliki sikap teladan yang diperlihatkan oleh Tuhan Yesus dan demikian halnya juga dengan Yohanes Pembaptis yang memperlihatkan sikap kerendahan hati di hadapan Tuhan Yesus.

Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Khotbah Minggu dengan judul Yesus Dibaptis Yohanes (Matius 3:13-17) . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2014/01/matius-313-17-yesus-dibaptis-yohanes.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Porisman Lubis -

Belum ada komentar untuk " Yesus Dibaptis Yohanes (Matius 3:13-17) "