Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Friday, January 17, 2020

1 Korintus 1: 1-9 Hidup Dalam Kasih Karunia dan Damai Sejahtera Tuhan


Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 1: 1-9
Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

Salam dan ucapan syukur dalam surat Paulus kepada jemaat di Korintus ini hendak menggugah kita tentang siapa kita dan siapa Yesus yang selama ini kita kenal. Apakah kita selama ini mengabaikan atau benar-benar menghidupi pengenalan yang baik tentang Yesus, namun yang pasti saat ini kita diajak untuk menggumuli kembali tentang pengenalan kita kepada Yesus dan panggilan kita sebagai umat Tuhan yang kudus.

Hidup yang seperti apa yang kita jalani? Adakah kita dapat bersaksi bahwa Tuhan itu berlimpah kasih karunia yang selalu menyertai kehidupan kita? Bahwa dalam kenyataannya panggilan Tuhan bagi kita tidak hanya kata-kata dalam rupa pengajaran saja, tetapi sungguh benar-benar hidup dan bekerja dalam diri kita. Inilah yang Paulus saksikan tentang kasih karunia Tuhan dalam dirinya, dan dia juga percaya bahwa sebagai mana karunia Tuhan yang dialaminya dalam hidupnya juga di rasakan oleh jemaat di Korintus.

Di dalam Yesus Kristus, kita menerima kasih karunia dan damai sejahtera. Ini adalah pemberian yang tidak akan kita dapatkan dari manapun selain dari Tuhan pencipta kehidupan ini. Kita dilimpahi oleh kasih yang tidak selayaknya kita terima dan kita juga merasakan damai sejahtera. Hidup orang beriman itu berkelimpahan oleh berkat rohani dari Tuhan.
Siapa yang dapat menguduskan kita jika bukan Tuhan yang melakukannya? Dan Tuhan Yesus telah memanggil kita menjadi orang-orang kudus. Itu artinya kita “berbeda” dari mereka yang tidak beriman kepada Yesus. Bahwa Tuhan akan selalu menjaga dan menyertai umatNya yang kudus. Betapa berharganya bagi Tuhan hidup kita yang menerima Dia menjadi juruselamat, hidup kita yang telah kita serahkan kepadaNya tidak akan disia-siakanNya. Dan oleh karena itu juga, kita tidak ingin Tuhan kecewa atas apa yang telah diperbuatNya bagi kita, ketika ternyata kita tidak bersungguh-sungguh menyerahkan diri kepada Tuhan. sebagaimana tertulis dalam Galatia 6:7 “Jangan sesat, Allah tidak membiarkan DiriNya dipermainkan”, Tuhan bukanlah budak maupun berhala untuk memuaskan nafsu duniawi kita.    

Selanjutnya, Paulus juga mengungkapkan syukurnya kepada Tuhan atas kasih karunia dan damai sejahtera yang Tuhan berikan kepada umatNya. Di dalam Yesus Kristus kita telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan (ay. 5). Perkataan tanpa pengetahuan sama artinya omong kosong, sebaliknya juga pengetahuan tanpa perkataan akan menjadi pengetahuan yang tidak ada artinya. Tetapi Tuhan sempurna dalam pekerjaanNya, apa yang Tuhan nyatakan telah Dia nyatakan.

Demikian jugalah kita hidup dalam Tuhan Yesus, Dia adalah Tuhan yang setia. Dia yang akan tetap meneguhkan kita, yang tidak akan pernah berkekurangan suatu karunia pun (ay. 7). Artinya setiap apapun yang terjadi, percayalah ada Tuhan yang selalu bekerja mengatasi keterbatasan kita. Sehingga kita tetap dapat berdiri teguh walau apapun yang terjadi. Tuhan akan pelihara kita seperti biji mata (Zakaria 2:8; Mazmur 17:8).     


1 comment :

Unknown said...

This way my associate Wesley Virgin's biography starts with this shocking and controversial video.

You see, Wesley was in the military-and shortly after leaving-he unveiled hidden, "SELF MIND CONTROL" tactics that the CIA and others used to get everything they want.

THESE are the EXACT same tactics tons of celebrities (notably those who "come out of nowhere") and top business people used to become wealthy and famous.

You probably know how you only use 10% of your brain.

That's really because most of your BRAINPOWER is UNCONSCIOUS.

Maybe this conversation has even occurred INSIDE your very own head... as it did in my good friend Wesley Virgin's head about 7 years ago, while riding a non-registered, trash bucket of a car without a driver's license and with $3.20 in his bank account.

"I'm absolutely frustrated with living check to check! When will I finally succeed?"

You've taken part in those questions, isn't it so?

Your success story is waiting to happen. All you need is to believe in YOURSELF.

Take Action Now!

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

1 Korintus 1: 1-9 Hidup Dalam Kasih Karunia dan Damai Sejahtera Tuhan


Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 1: 1-9
Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

Salam dan ucapan syukur dalam surat Paulus kepada jemaat di Korintus ini hendak menggugah kita tentang siapa kita dan siapa Yesus yang selama ini kita kenal. Apakah kita selama ini mengabaikan atau benar-benar menghidupi pengenalan yang baik tentang Yesus, namun yang pasti saat ini kita diajak untuk menggumuli kembali tentang pengenalan kita kepada Yesus dan panggilan kita sebagai umat Tuhan yang kudus.

Hidup yang seperti apa yang kita jalani? Adakah kita dapat bersaksi bahwa Tuhan itu berlimpah kasih karunia yang selalu menyertai kehidupan kita? Bahwa dalam kenyataannya panggilan Tuhan bagi kita tidak hanya kata-kata dalam rupa pengajaran saja, tetapi sungguh benar-benar hidup dan bekerja dalam diri kita. Inilah yang Paulus saksikan tentang kasih karunia Tuhan dalam dirinya, dan dia juga percaya bahwa sebagai mana karunia Tuhan yang dialaminya dalam hidupnya juga di rasakan oleh jemaat di Korintus.

Di dalam Yesus Kristus, kita menerima kasih karunia dan damai sejahtera. Ini adalah pemberian yang tidak akan kita dapatkan dari manapun selain dari Tuhan pencipta kehidupan ini. Kita dilimpahi oleh kasih yang tidak selayaknya kita terima dan kita juga merasakan damai sejahtera. Hidup orang beriman itu berkelimpahan oleh berkat rohani dari Tuhan.
Siapa yang dapat menguduskan kita jika bukan Tuhan yang melakukannya? Dan Tuhan Yesus telah memanggil kita menjadi orang-orang kudus. Itu artinya kita “berbeda” dari mereka yang tidak beriman kepada Yesus. Bahwa Tuhan akan selalu menjaga dan menyertai umatNya yang kudus. Betapa berharganya bagi Tuhan hidup kita yang menerima Dia menjadi juruselamat, hidup kita yang telah kita serahkan kepadaNya tidak akan disia-siakanNya. Dan oleh karena itu juga, kita tidak ingin Tuhan kecewa atas apa yang telah diperbuatNya bagi kita, ketika ternyata kita tidak bersungguh-sungguh menyerahkan diri kepada Tuhan. sebagaimana tertulis dalam Galatia 6:7 “Jangan sesat, Allah tidak membiarkan DiriNya dipermainkan”, Tuhan bukanlah budak maupun berhala untuk memuaskan nafsu duniawi kita.    

Selanjutnya, Paulus juga mengungkapkan syukurnya kepada Tuhan atas kasih karunia dan damai sejahtera yang Tuhan berikan kepada umatNya. Di dalam Yesus Kristus kita telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan (ay. 5). Perkataan tanpa pengetahuan sama artinya omong kosong, sebaliknya juga pengetahuan tanpa perkataan akan menjadi pengetahuan yang tidak ada artinya. Tetapi Tuhan sempurna dalam pekerjaanNya, apa yang Tuhan nyatakan telah Dia nyatakan.

Demikian jugalah kita hidup dalam Tuhan Yesus, Dia adalah Tuhan yang setia. Dia yang akan tetap meneguhkan kita, yang tidak akan pernah berkekurangan suatu karunia pun (ay. 7). Artinya setiap apapun yang terjadi, percayalah ada Tuhan yang selalu bekerja mengatasi keterbatasan kita. Sehingga kita tetap dapat berdiri teguh walau apapun yang terjadi. Tuhan akan pelihara kita seperti biji mata (Zakaria 2:8; Mazmur 17:8).     


Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Iman / Khotbah Minggu / Penyertaan Tuhan dengan judul 1 Korintus 1: 1-9 Hidup Dalam Kasih Karunia dan Damai Sejahtera Tuhan . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2020/01/1-korintus-1-1-9-hidup-dalam-kasih.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Porisman Lubis -

1 Komentar untuk " 1 Korintus 1: 1-9 Hidup Dalam Kasih Karunia dan Damai Sejahtera Tuhan "

Unknown said...

This way my associate Wesley Virgin's biography starts with this shocking and controversial video.

You see, Wesley was in the military-and shortly after leaving-he unveiled hidden, "SELF MIND CONTROL" tactics that the CIA and others used to get everything they want.

THESE are the EXACT same tactics tons of celebrities (notably those who "come out of nowhere") and top business people used to become wealthy and famous.

You probably know how you only use 10% of your brain.

That's really because most of your BRAINPOWER is UNCONSCIOUS.

Maybe this conversation has even occurred INSIDE your very own head... as it did in my good friend Wesley Virgin's head about 7 years ago, while riding a non-registered, trash bucket of a car without a driver's license and with $3.20 in his bank account.

"I'm absolutely frustrated with living check to check! When will I finally succeed?"

You've taken part in those questions, isn't it so?

Your success story is waiting to happen. All you need is to believe in YOURSELF.

Take Action Now!