Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Monday, August 17, 2015

Efesus 6:10-20 | Bukan mangsa tetapi laskar Kristus



Bacaan Firman Tuhan: Efesus 6: 10-20

“Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya”

Kita mungkin masih ingat pesan bang napi: “Kejahatan bisa terjadi bukan karena ada niat dari pelakunya, tetapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan….waspadalah…”. Dalam menjalani kehidupan ini kita harus selalu waspada kemungkinan hal-hal terburuk yang bisa terjadi. Sehingga kita melakukan antisipasi dari awal, membuat pengaman dan perlindungan, bisa menggunakan keselamatan kerja, keselamatan berkendaraan dan juga pengaman kunci rumah.
Namun dalam surat Rasul Paulus kepada jemaat Efesus ini firman Tuhan mengatakan bahwa kewaspadaan kita itu bukanlah untuk melawan darah dan daging, maksudnya bukanlah kekuatan manusia, tetapi iblis yang licik dengan tipu muslihatnya.

Rencana jahat iblis menggunakan modus yang berbeda dari kejahatan yang bisa dilakukan oleh manusia.  Iblis akan memakai segala situasi kehidupan kita, bisa di dalam pekerjaan, di rumah atau dalam situasi apapun. Dalam 1 Petrus 5:8 dikatakan “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya”. Iblis akan memperhatikan kapan kita lengah untuk ditelannya.

Dalam surat Paulus ini ingin mengingatkan kita bahwa kita adalah orang-orang yang telah merdeka. Yakni orang yang telah dilepaskan oleh Yesus dari kuasa perhambaan dosa. Kita bukan lagi hamba dosa, tetapi telah menjadi anak-anak Allah yang kudus. Usaha iblis tidak lain adalah menarik kita kembali dalam genggamannya. 

Sebagai manusia yang masih hidup dalam darah dan daging tentunya kita menyadari kelemahan kita menghadapi tipu daya iblis. Namun bukan artinya kita menyerah, sebab yang menjadi kekuatan kita adalah Tuhan. Maka sebagai pengikut Kristus, kita diingatkan untuk tidak memposisikan diri menjadi mangsa dari iblis, tetapi kita adalah laskar-laskar Kristus untuk memberantas kuasa iblis. Kita menjalani kehidupan ini bukan dalam posisi untuk bertahan, tetapi berjuang untuk melawan kuasa iblis.

Sebagai anak-anak Allah, kita telah diperlengkapi untuk menghadapi kehidupan ini, yakni perlengkapan senjata Allah:
                Berikatpinggangkan kebenaran
                Berbajuzirahkan keadilan
                Berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil
                Perisai iman
                Ketopong keselamatan
                Pedang Roh yaitu firman Allah
Semua perlengkapan ini harus kita pakai seluruhnya tanpa ada yang tertinggal. Sebab jika salah satu dari perlengkapan ini luput dari diri kita dapat menjadi celah iblis untuk melumpuhkan kita. Dalam kondisi dan situasi apapun yang sedang kita hadapi, inilah perlengkapan yang diberikan oleh Tuhan supaya kita kuat dan mampu menghadapi kehidupan ini. Kita andalkan Tuhan supaya kita menjadi pemenang atas kehidupan ini.

No comments :

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Efesus 6:10-20 | Bukan mangsa tetapi laskar Kristus



Bacaan Firman Tuhan: Efesus 6: 10-20

“Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya”

Kita mungkin masih ingat pesan bang napi: “Kejahatan bisa terjadi bukan karena ada niat dari pelakunya, tetapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan….waspadalah…”. Dalam menjalani kehidupan ini kita harus selalu waspada kemungkinan hal-hal terburuk yang bisa terjadi. Sehingga kita melakukan antisipasi dari awal, membuat pengaman dan perlindungan, bisa menggunakan keselamatan kerja, keselamatan berkendaraan dan juga pengaman kunci rumah.
Namun dalam surat Rasul Paulus kepada jemaat Efesus ini firman Tuhan mengatakan bahwa kewaspadaan kita itu bukanlah untuk melawan darah dan daging, maksudnya bukanlah kekuatan manusia, tetapi iblis yang licik dengan tipu muslihatnya.

Rencana jahat iblis menggunakan modus yang berbeda dari kejahatan yang bisa dilakukan oleh manusia.  Iblis akan memakai segala situasi kehidupan kita, bisa di dalam pekerjaan, di rumah atau dalam situasi apapun. Dalam 1 Petrus 5:8 dikatakan “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya”. Iblis akan memperhatikan kapan kita lengah untuk ditelannya.

Dalam surat Paulus ini ingin mengingatkan kita bahwa kita adalah orang-orang yang telah merdeka. Yakni orang yang telah dilepaskan oleh Yesus dari kuasa perhambaan dosa. Kita bukan lagi hamba dosa, tetapi telah menjadi anak-anak Allah yang kudus. Usaha iblis tidak lain adalah menarik kita kembali dalam genggamannya. 

Sebagai manusia yang masih hidup dalam darah dan daging tentunya kita menyadari kelemahan kita menghadapi tipu daya iblis. Namun bukan artinya kita menyerah, sebab yang menjadi kekuatan kita adalah Tuhan. Maka sebagai pengikut Kristus, kita diingatkan untuk tidak memposisikan diri menjadi mangsa dari iblis, tetapi kita adalah laskar-laskar Kristus untuk memberantas kuasa iblis. Kita menjalani kehidupan ini bukan dalam posisi untuk bertahan, tetapi berjuang untuk melawan kuasa iblis.

Sebagai anak-anak Allah, kita telah diperlengkapi untuk menghadapi kehidupan ini, yakni perlengkapan senjata Allah:
                Berikatpinggangkan kebenaran
                Berbajuzirahkan keadilan
                Berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil
                Perisai iman
                Ketopong keselamatan
                Pedang Roh yaitu firman Allah
Semua perlengkapan ini harus kita pakai seluruhnya tanpa ada yang tertinggal. Sebab jika salah satu dari perlengkapan ini luput dari diri kita dapat menjadi celah iblis untuk melumpuhkan kita. Dalam kondisi dan situasi apapun yang sedang kita hadapi, inilah perlengkapan yang diberikan oleh Tuhan supaya kita kuat dan mampu menghadapi kehidupan ini. Kita andalkan Tuhan supaya kita menjadi pemenang atas kehidupan ini.

Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Epistel / Keselamatan / Persekutuan dengan judul Efesus 6:10-20 | Bukan mangsa tetapi laskar Kristus . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2015/08/efesus-610-20-bukan-mangsa-tetapi.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Pdt. Porisman D.M Lubis -

Belum ada komentar untuk " Efesus 6:10-20 | Bukan mangsa tetapi laskar Kristus "