Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Friday, March 11, 2016

Yesaya 43: 16-21 | Kasih Setia, Kuasa dan Keadilan Tuhan Kekal



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 43: 16-21
“Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Secara garis besar nas ini menyatakan bahwa kasih Allah terhadap umatNya adalah kekal, bahwa aka nada kelepasan umat yang telah lama menderita di pembungan di Babel. Tuhan akan membuka pengampunan kepada umatNya yang menjadi menderita akibat dosa mereka. Dalam nas ini dinubuatkan bahwa Tuhan akan membuka kehidupan yang baru kepada umatNya dan Tuhan akan dimasyurkan atas perbuatan kasihNya.

Bagaimanapun pergolakan politik antar bangsa ketika itu, Tuhan memiliki kedaulatan penuh atas kehidupan. Sehingga nubuat ini sekaligus memberikan penghiburan kepada umatNya untuk tidak berputus asa dan tetap berpengharapan bahwa Tuhan akan memberikan kelepasan atas umatNya.

Tuhan akan membuat sesuatu yang baru, “Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara”. Tuhan mengungkapkan bagaimana kedaulatanNya atas kehidupan ini untuk memberi kehidupan. 

Tuhan memiliki rancangan tersendiri atas kehidupan ini, Ia pasti bertindak walaupun manusia menimbang-nimbang kemustahilan. Nubuat ini adalah pengharapan akan datangNya Mesias untuk memberi kelepasan kepada umatNya. Hal inilah yang dapat kita lihat di dalam Yesus Kristus, bahwa Ia telah menggenapi nubuatan ini. Kehidupan baru dalam kehidupan ini telah dinyatakan, bukan hanya kelepasan kepada umat Israel tetapi juga kepada seluruh bangsa-bangsa.

Saat ini ada banyak muncul pernyataan-pernyataan atas kondisi kehidupan umat manusia dan alam semesta. Ada yang mengatakan “Tuhan sudah mati!”; Tuhan sedang tidur!”; “Tuhan mulai bosan!”, tetapi apakah memang demikian nyatanya? 

Ketika kita merenungkan pergumulan yang sedang kita hadapi, apalagi jika pergumulan itu sudah lama kita hadapi, mungkin ada terlintas dalam benak kita untuk mempertanyakan tindakan Tuhan untuk menyelamatkan kita dari pergumulan itu. 

Atau, bahkan ada orang-orang yang bertanya “Mengapa di zaman sekarang tidak lagi terlihat mujizat-mujizat yang luar biasa yang tertulis dalam Alkitab?”
 
Firman Tuhan saat ini ingin menyatakan kepada kita bahwa kuasa dan kasihNya tidak pernah berubah dari dahulu, sekarang sampai selamanya. Dia tetaplah Allah yang sama yang berkuasa penuh atas kehidupan ini. 

Namun, kita tidak akan pernah mengetahui bagaimana Tuhan bekerja dan berbuat sesuatu dalam kehidupan ini. Tuhan ada dan bekerja dalam kehidupan ini menyatakan keadilanNya yang penuh dengan pengampunan dan kasih setia. Sebagaimana yang dituliskan oleh Paulus: “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita” (Roma 5:5). Berhentilah melihat kebelakang atas air mata yang telah tumpah dan keluh kesah kita selama ini, tetapi lihatlah ke depan Tuhan akan menyediakan jalan keselamatan bagi kita.

    

No comments :

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Popular Posts

Yesaya 43: 16-21 | Kasih Setia, Kuasa dan Keadilan Tuhan Kekal



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 43: 16-21
“Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Secara garis besar nas ini menyatakan bahwa kasih Allah terhadap umatNya adalah kekal, bahwa aka nada kelepasan umat yang telah lama menderita di pembungan di Babel. Tuhan akan membuka pengampunan kepada umatNya yang menjadi menderita akibat dosa mereka. Dalam nas ini dinubuatkan bahwa Tuhan akan membuka kehidupan yang baru kepada umatNya dan Tuhan akan dimasyurkan atas perbuatan kasihNya.

Bagaimanapun pergolakan politik antar bangsa ketika itu, Tuhan memiliki kedaulatan penuh atas kehidupan. Sehingga nubuat ini sekaligus memberikan penghiburan kepada umatNya untuk tidak berputus asa dan tetap berpengharapan bahwa Tuhan akan memberikan kelepasan atas umatNya.

Tuhan akan membuat sesuatu yang baru, “Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara”. Tuhan mengungkapkan bagaimana kedaulatanNya atas kehidupan ini untuk memberi kehidupan. 

Tuhan memiliki rancangan tersendiri atas kehidupan ini, Ia pasti bertindak walaupun manusia menimbang-nimbang kemustahilan. Nubuat ini adalah pengharapan akan datangNya Mesias untuk memberi kelepasan kepada umatNya. Hal inilah yang dapat kita lihat di dalam Yesus Kristus, bahwa Ia telah menggenapi nubuatan ini. Kehidupan baru dalam kehidupan ini telah dinyatakan, bukan hanya kelepasan kepada umat Israel tetapi juga kepada seluruh bangsa-bangsa.

Saat ini ada banyak muncul pernyataan-pernyataan atas kondisi kehidupan umat manusia dan alam semesta. Ada yang mengatakan “Tuhan sudah mati!”; Tuhan sedang tidur!”; “Tuhan mulai bosan!”, tetapi apakah memang demikian nyatanya? 

Ketika kita merenungkan pergumulan yang sedang kita hadapi, apalagi jika pergumulan itu sudah lama kita hadapi, mungkin ada terlintas dalam benak kita untuk mempertanyakan tindakan Tuhan untuk menyelamatkan kita dari pergumulan itu. 

Atau, bahkan ada orang-orang yang bertanya “Mengapa di zaman sekarang tidak lagi terlihat mujizat-mujizat yang luar biasa yang tertulis dalam Alkitab?”
 
Firman Tuhan saat ini ingin menyatakan kepada kita bahwa kuasa dan kasihNya tidak pernah berubah dari dahulu, sekarang sampai selamanya. Dia tetaplah Allah yang sama yang berkuasa penuh atas kehidupan ini. 

Namun, kita tidak akan pernah mengetahui bagaimana Tuhan bekerja dan berbuat sesuatu dalam kehidupan ini. Tuhan ada dan bekerja dalam kehidupan ini menyatakan keadilanNya yang penuh dengan pengampunan dan kasih setia. Sebagaimana yang dituliskan oleh Paulus: “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita” (Roma 5:5). Berhentilah melihat kebelakang atas air mata yang telah tumpah dan keluh kesah kita selama ini, tetapi lihatlah ke depan Tuhan akan menyediakan jalan keselamatan bagi kita.

    

Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Khotbah Minggu / Pergumulan Hidup dengan judul Yesaya 43: 16-21 | Kasih Setia, Kuasa dan Keadilan Tuhan Kekal . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2016/03/yesaya-43-16-21-kasih-setia-kuasa-dan.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Pdt. Porisman D.M Lubis -

Belum ada komentar untuk " Yesaya 43: 16-21 | Kasih Setia, Kuasa dan Keadilan Tuhan Kekal "