Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Wednesday, February 8, 2017

Mazmur 119: 1-8 | Dekat-Mu saja aku bahagia



Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 119: 1-8
Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN. Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.

Hidup bahagia menjadi dambaan setiap orang. Namun masih banyak orang yang salah memahami tentang kebahagiaan itu, seakan kebahagiaan itu jauh dari dirinya atau bahkan mempersulit diri sendiri dengan menetapkan syarat untuk bahagia.

Untuk menikmati dan merasakan kebahagiaan bukanlah untuk di cari tetapi untuk diperbuat (aksi). Ada sikap dan tindakan dalam diri supaya kebahagiaan itu terjadi dalam diri kita. Karena kebahagiaan itu letaknya bukan di luar diri kita, tetapi ada dalam diri kita. Kebahagaan itu adalah pilihan untuk kita terima atau tidak.

Sebab ada banyak orang yang menetapkan syarat-syarat bagi dirinya sendiri untuk bahagia. Mendapat apa yang dalam hatinya barulah dia bisa bahagia. Padahal tidaklah demikian, bukan harta, kehormatan atau apapun yang menjadi keinginan kita, itu hanyalah kebahagiaan yang semu dan sementara. Sesaat kita bisa merasakan kebahagiaan namun tidak akan berlangsung lama. Yang kita lakukan itu hanya mempersulit diri kita sendiri untuk hidup bahagia.


Gerbang atau pintu untuk memasuki kebahagiaan itu adalah Tuhan, sehingga pemazmur memohon kepada Tuhan “janganlah tinggalkan aku sama sekali”. Selama firman Tuhan ada dalam hidupnya kebahagiaan itu akan tetap ada juga. Aksi untuk hidup dalam kebahagiaan itu adalah melakukan, memegang dan mencintai Firman Tuhan. Kebahagiaan yang abadi dan sejati ada pada Tuhan.

Hal inilah yang dapat kita lihat melalui khotbah di bukit, yang mana ketika Yesus menyatakan “ucapan bahagia” (Mat. 5: 1-12). Bahwa kebahagiaan itu bukan karena sesuatu yang lahiriah, tetapi kebahagiaan itu adalah milik dari orang yang membuka dirinya untuk menghidupi dan merindukan firman Tuhan.

“Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya”, Amin!


No comments :

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Popular Posts

Mazmur 119: 1-8 | Dekat-Mu saja aku bahagia



Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 119: 1-8
Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN. Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.

Hidup bahagia menjadi dambaan setiap orang. Namun masih banyak orang yang salah memahami tentang kebahagiaan itu, seakan kebahagiaan itu jauh dari dirinya atau bahkan mempersulit diri sendiri dengan menetapkan syarat untuk bahagia.

Untuk menikmati dan merasakan kebahagiaan bukanlah untuk di cari tetapi untuk diperbuat (aksi). Ada sikap dan tindakan dalam diri supaya kebahagiaan itu terjadi dalam diri kita. Karena kebahagiaan itu letaknya bukan di luar diri kita, tetapi ada dalam diri kita. Kebahagaan itu adalah pilihan untuk kita terima atau tidak.

Sebab ada banyak orang yang menetapkan syarat-syarat bagi dirinya sendiri untuk bahagia. Mendapat apa yang dalam hatinya barulah dia bisa bahagia. Padahal tidaklah demikian, bukan harta, kehormatan atau apapun yang menjadi keinginan kita, itu hanyalah kebahagiaan yang semu dan sementara. Sesaat kita bisa merasakan kebahagiaan namun tidak akan berlangsung lama. Yang kita lakukan itu hanya mempersulit diri kita sendiri untuk hidup bahagia.


Gerbang atau pintu untuk memasuki kebahagiaan itu adalah Tuhan, sehingga pemazmur memohon kepada Tuhan “janganlah tinggalkan aku sama sekali”. Selama firman Tuhan ada dalam hidupnya kebahagiaan itu akan tetap ada juga. Aksi untuk hidup dalam kebahagiaan itu adalah melakukan, memegang dan mencintai Firman Tuhan. Kebahagiaan yang abadi dan sejati ada pada Tuhan.

Hal inilah yang dapat kita lihat melalui khotbah di bukit, yang mana ketika Yesus menyatakan “ucapan bahagia” (Mat. 5: 1-12). Bahwa kebahagiaan itu bukan karena sesuatu yang lahiriah, tetapi kebahagiaan itu adalah milik dari orang yang membuka dirinya untuk menghidupi dan merindukan firman Tuhan.

“Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya”, Amin!


Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Firman Allah / Khotbah Minggu dengan judul Mazmur 119: 1-8 | Dekat-Mu saja aku bahagia . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2017/02/mazmur-119-1-8-dekat-mu-saja-aku-bahagia.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Pdt. Porisman D.M Lubis -

Belum ada komentar untuk " Mazmur 119: 1-8 | Dekat-Mu saja aku bahagia "