Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 7: 37-39a
"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
Salah
satu hari raya besar orang Yahudi adalah Pondok Daun yang dilaksanakan selama
tujuh hari. Mereka meninggalkan tempat tinggalnya untuk menempati pondok yang
mereka dirikan dari daun dan ranting kayu. Dan pada pesta puncak hari raya
tersebut, akan diambil air dari kolam Siloam dan membawanya ke bait Allah
Hari
raya ini adalah perintah Tuhan kepada mereka untuk mengingat perjalanan nenek
moyang mereka di padang gurun, walaupun nenek moyang mereka menyusuri padang
gurun yang tandus, tetapi Tuhan tetap menyertai dan mencukupkan kehidupan
mereka. Walaupun di padang gurun tidak ada sumber air, tetapi dengan kuasa
Tuhan tetap memberikan mereka air untuk kebutuhan hidup mereka.
Maka
pada pesta puncak perayaan hari raya pondok daun itu, ketika mereka membawa air
ke bait Allah, maka disitulah Tuhan Yesus berseru kepada orang banyak “Barangsiapa
haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!, Barangsiapa percaya kepada-Ku,
seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran
air hidup.” Seruan Tuhan Yesus ini hendak menjelaskan kepada mereka
bahwa setiap orang yang percaya kepadaNya, maka pada mereka akan ada aliran air
hidup. Bahwa air kehidupan itu sungguh benar-benar ada, air kehidupan yang
menyertai nenek moyang mereka itu ada diantara mereka. Mereka tidak hanya
sebatas memperingati seperti yang mereka lakukan pada saat itu dengan ritual di
bait Allah, tetapi siapa yang percaya kepada Tuhan Yesus, maka aliran air hidup
itu akan ada padanya.
Selanjutnya
dijelaskan dalam nas ini, bahwa aliran air hidup itu adalah Roh Kudus yang akan
dicurahkan kepada setiap yang percaya kepada Tuhan Yesus. Maka kepada kita
dijelaskan betapa besarnya kuasa dari Roh Kudus yang dicurahkan kepada setiap
orang yang percaya, bahwa Roh Kudus adalah air kehidupan kepada setiap orang
yang percaya kepada Tuhan Yesus.
Seperti perjalanan umat Israel di padang gurun, sekalipun situasi padang gurun yang tidak memungkinkan mereka dapat untuk hidup, namun ada kuasa Tuhan yang menyertai perjalanan mereka. Maka demikianlah juga dalam kehidupan kita di dunia ini dengan berbagai tantangan yang harus kita hadapi. Kita percaya bahwa kita dapat menjalani kehidupan kita hingga saat ini bukanlah karena kekuatan dan kemampuan kita, tetapi ada kuasa Tuhan yang memampukan kita, yaitu Roh Kudus yang diam dalam diri kita. Roh Kudus adalah sumber air hidup yang senantiasa menuntun kita dengan memberikan kita hikmat, penghiburan dan sukacita. Mungkin kita tidak menyadarinya dan kita tidak tahu persis bagaimana kuasa Tuhan melalui Roh Kudus bekerja dalam diri kita, tetapi seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus bahwa Roh Kudus itu adalah seperti aliran air yang senantiasa mengalir dalam diri kita tanpa henti.
2 comments :
Amin
Orthodoksi dengan ajaran Injil. Kanonisasi ini tidak memusnahkan tulisan atau dokumen nonkanonik, Dokumen kuno yang tdk memenuhi standar ini tdk dimasukkan kedalam kanon. Tetap dipelihara dan tidak pernah dikumpulkan untuk dibakar oleh bapak bapak gereja, tidak seperti cara Usman membakar Alquran yang lain. Iman Kristen tidak takut di uji dan tidak takut jika tulisan2 tradisi, Injil apokrifa dan gnostik di temukan.Iman Kristen tidak perlu membantu Tuhan
Post a Comment