Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Tuesday, May 10, 2016

Mazmur 104: 24-35 | Tuhan Mencipta dan Membaharui



Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 104: 24-35
“Apabila Engkau mengirim RohMu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi”
Mazmur ini mengarahkan kita melihat kemuliaan Tuhan yang agung melalui segala ciptaanNya yang ada. Segala sesuatunya sungguh sempurna dijadikan Tuhan. Manusia tidak dapat menggapai hikmat Tuhan dalam mencipta segala sesuatu. Walaupun manusia mempelajari dan menganalisa segala sesuatu yang ada dan mencari tahu asal mula segala sesuatunya, namun pemazmur menyatakan bahwa Tuhanlah kunci kehidupan, di ayat 30 dikatakan: “Apabila Engkau mengirim RohMu, mereka tercipta”. Maka sumber kehidupan itu adalah Tuhan dan Tuhan jugalah yang menentukan segala sesuatunya.

Setiap ciptaan Tuhan memiliki peran dan fungsi masing-masing sesuai dengan maksud dan rencana Allah. Segala sesuatunya tidak berdiri sendiri dan hidup sesuai dengan keinginannya. Tetapi penciptalah yang mengetahui dan yang mengatur menjadi kebaikan bagi seluruh ciptaanNya.

Maka Tuhan tidak menciptakan segala sesuatu menjadi ancaman bagi kehidupan ciptaan yang lainnya. Maka kita sebagai manusia memiliki tanggungjawab atas ciptaan Tuhan yang lainnya dan juga kita tidak dapat mempersalahkan alam jika terjadi bencana. Tuhan juga tidak menjadikan segala sesuatunya untuk disembah dan membuat baginya berhala. Bukan ciptaan itu disembah, tetapi penciptalah yang harus kita sembah.

Itulah sebabnya diakhir mazmur 104 ini dengan tegas dikatakan “Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi, dan biarlah prang-orang fasik tidak ada lagi”. Dalam arti ancaman bencana dalam kehidupan ini bukan berasal dari alam ataupun dari Tuhan tetapi orang berdosa dan orang fasiklah yang akhirnya membuat bencana atas kehidupan ini.

Kemudian mazmur ini juga menyatakan bahwa Tuhan tidak hanya mencipta, tetapi juga Ia juga memperbaharui kehidupan ini (ay. 30). Tuhan sangat mengasihi seluruh ciptaanNya terlebih pada kita manusia, supaya dosa tidak lagi mengancam kehidupan manusia. Tuhan memperbaharui kehidupan ini melalui Yesus Kristus, dengan RohNya yang kudus dicurahkan kepada setiap orang yang percaya. 

Roh Kudus dicurahkan pada kita agar kita hidup di bawah kuasa perlindungan dan penyertaan Tuhan. Roh Tuhanlah menjadikan kehidupan, maka RohNyalah yang dapat memelihara kehidupan kita.


Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 104: 24-35
“Apabila Engkau mengirim RohMu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi”
Mazmur ini mengarahkan kita melihat kemuliaan Tuhan yang agung melalui segala ciptaanNya yang ada. Segala sesuatunya sungguh sempurna dijadikan Tuhan. Manusia tidak dapat menggapai hikmat Tuhan dalam mencipta segala sesuatu. Walaupun manusia mempelajari dan menganalisa segala sesuatu yang ada dan mencari tahu asal mula segala sesuatunya, namun pemazmur menyatakan bahwa Tuhanlah kunci kehidupan, di ayat 30 dikatakan: “Apabila Engkau mengirim RohMu, mereka tercipta”. Maka sumber kehidupan itu adalah Tuhan dan Tuhan jugalah yang menentukan segala sesuatunya.

Setiap ciptaan Tuhan memiliki peran dan fungsi masing-masing sesuai dengan maksud dan rencana Allah. Segala sesuatunya tidak berdiri sendiri dan hidup sesuai dengan keinginannya. Tetapi penciptalah yang mengetahui dan yang mengatur menjadi kebaikan bagi seluruh ciptaanNya.

Maka Tuhan tidak menciptakan segala sesuatu menjadi ancaman bagi kehidupan ciptaan yang lainnya. Maka kita sebagai manusia memiliki tanggungjawab atas ciptaan Tuhan yang lainnya dan juga kita tidak dapat mempersalahkan alam jika terjadi bencana. Tuhan juga tidak menjadikan segala sesuatunya untuk disembah dan membuat baginya berhala. Bukan ciptaan itu disembah, tetapi penciptalah yang harus kita sembah.

Itulah sebabnya diakhir mazmur 104 ini dengan tegas dikatakan “Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi, dan biarlah prang-orang fasik tidak ada lagi”. Dalam arti ancaman bencana dalam kehidupan ini bukan berasal dari alam ataupun dari Tuhan tetapi orang berdosa dan orang fasiklah yang akhirnya membuat bencana atas kehidupan ini.

Kemudian mazmur ini juga menyatakan bahwa Tuhan tidak hanya mencipta, tetapi juga Ia juga memperbaharui kehidupan ini (ay. 30). Tuhan sangat mengasihi seluruh ciptaanNya terlebih pada kita manusia, supaya dosa tidak lagi mengancam kehidupan manusia. Tuhan memperbaharui kehidupan ini melalui Yesus Kristus, dengan RohNya yang kudus dicurahkan kepada setiap orang yang percaya. 

Roh Kudus dicurahkan pada kita agar kita hidup di bawah kuasa perlindungan dan penyertaan Tuhan. Roh Tuhanlah menjadikan kehidupan, maka RohNyalah yang dapat memelihara kehidupan kita.

No comments :

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Popular Posts

Mazmur 104: 24-35 | Tuhan Mencipta dan Membaharui



Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 104: 24-35
“Apabila Engkau mengirim RohMu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi”
Mazmur ini mengarahkan kita melihat kemuliaan Tuhan yang agung melalui segala ciptaanNya yang ada. Segala sesuatunya sungguh sempurna dijadikan Tuhan. Manusia tidak dapat menggapai hikmat Tuhan dalam mencipta segala sesuatu. Walaupun manusia mempelajari dan menganalisa segala sesuatu yang ada dan mencari tahu asal mula segala sesuatunya, namun pemazmur menyatakan bahwa Tuhanlah kunci kehidupan, di ayat 30 dikatakan: “Apabila Engkau mengirim RohMu, mereka tercipta”. Maka sumber kehidupan itu adalah Tuhan dan Tuhan jugalah yang menentukan segala sesuatunya.

Setiap ciptaan Tuhan memiliki peran dan fungsi masing-masing sesuai dengan maksud dan rencana Allah. Segala sesuatunya tidak berdiri sendiri dan hidup sesuai dengan keinginannya. Tetapi penciptalah yang mengetahui dan yang mengatur menjadi kebaikan bagi seluruh ciptaanNya.

Maka Tuhan tidak menciptakan segala sesuatu menjadi ancaman bagi kehidupan ciptaan yang lainnya. Maka kita sebagai manusia memiliki tanggungjawab atas ciptaan Tuhan yang lainnya dan juga kita tidak dapat mempersalahkan alam jika terjadi bencana. Tuhan juga tidak menjadikan segala sesuatunya untuk disembah dan membuat baginya berhala. Bukan ciptaan itu disembah, tetapi penciptalah yang harus kita sembah.

Itulah sebabnya diakhir mazmur 104 ini dengan tegas dikatakan “Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi, dan biarlah prang-orang fasik tidak ada lagi”. Dalam arti ancaman bencana dalam kehidupan ini bukan berasal dari alam ataupun dari Tuhan tetapi orang berdosa dan orang fasiklah yang akhirnya membuat bencana atas kehidupan ini.

Kemudian mazmur ini juga menyatakan bahwa Tuhan tidak hanya mencipta, tetapi juga Ia juga memperbaharui kehidupan ini (ay. 30). Tuhan sangat mengasihi seluruh ciptaanNya terlebih pada kita manusia, supaya dosa tidak lagi mengancam kehidupan manusia. Tuhan memperbaharui kehidupan ini melalui Yesus Kristus, dengan RohNya yang kudus dicurahkan kepada setiap orang yang percaya. 

Roh Kudus dicurahkan pada kita agar kita hidup di bawah kuasa perlindungan dan penyertaan Tuhan. Roh Tuhanlah menjadikan kehidupan, maka RohNyalah yang dapat memelihara kehidupan kita.

Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Epistel / Roh Kudus dengan judul Mazmur 104: 24-35 | Tuhan Mencipta dan Membaharui . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2016/05/mazmur-104-24-35-tuhan-mencipta-dan.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Pdt. Porisman D.M Lubis -

Belum ada komentar untuk " Mazmur 104: 24-35 | Tuhan Mencipta dan Membaharui "