Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Friday, April 8, 2016

Wahyu 5: 11-14 | Siapa Tuhan Dalam Hidupmu?



Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 5: 11-14
"Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
Dalam penglihatan Yohanes ini memperlihatka pada kita kuasa, kemuliaan dan kekayaan Tuhan yang ‘tak terjangkau. Kunci kehidupan ada pada Anak Domba yang disembelih yaiu Yesus Kristus. Maka tidak akan henti-hentinya puji-pjian dipanjatkan padaNya, egala mahluk menyembah dan memuliakan Dia sampai selamanya.

Penglihatan ini jika diperhadapkan dengan kondisi jemaat mula-mula, maka mereka diharapkan untuk kuat dan tabah menghadapi tekanan dan penganiayaan dari orang-orang yang anti-Kristus. Sebab iman yang dimiliki oleh orang Kristen adalah kepada Dia penguasa kehidupan.

Jika penglihatan ini diperhadapkan pada zaman sekarang, pertanyaan untuk kita renungkan adalah: Siapa/Apa yang kita Takuti/Hormati/Puji/Cari  dalam hidup ini?”. Untuk menjawab ini perlu untuk kita selidiki dalam diri kita keberadaan Tuhan dalam hdup kita kita. Dalam pergumulan hidup yang kita hadapi, dalam usaha kehidupan kita, dalam mencapai cita-cita, untuk meraih kebahagiaan. 

Apakah Tuhan yang menjadi dasar, sumber dan tujuan kehidupan kita? Inilah yang dapat kita renungkan melalui nas ini. Bagaimanapun kuatnya penolakan bahkan dengan berbagai cara dapat dilakukan oleh para anti-Kristus yang mengikuti perintah iblis merajalela dalam hidup ini, orang Kristen tetaplah harus tegak dalam imannya kepada Yesus Kristus.

Walaupun kita menyatakan diri sebagai orang Kristen, namun dalam prakteknya bisa saja kita telah mengesampingkan Tuhan dalam hidup ini. Bisa jadi diri kita atau manusialah yang kita puja bukan lagi Tuhan. Bisa jadi yang kita cari bukan lagi kebenaran Tuhan tetapi kebenaran manusia, bisa jadi yang kita hormati bukan lagi Tuhan tetapi Tuhan, bisa jadi sedang kita minta bukanlah berkat Tuhan tetapi keinginan daging.

Penglihatan ini dinyatakan pada kita saat ini supaya kita dapat melihat kembali kehidupan yang sedang kita jalani saat ini. Supaya kita kembali ke jalan yang benar, bagaimanapun cara manusia berbuat sesuai dengan keinginannya, tetapi kuasa, kekayaan, kemuliaan dan pujian kepada Tuhan tidak akan terlepas dari kehidupan ini. Sebab segala sesuatu ada pada kuasaNya.   




Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 5: 11-14
"Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
Dalam penglihatan Yohanes ini memperlihatka pada kita kuasa, kemuliaan dan kekayaan Tuhan yang ‘tak terjangkau. Kunci kehidupan ada pada Anak Domba yang disembelih yaiu Yesus Kristus. Maka tidak akan henti-hentinya puji-pjian dipanjatkan padaNya, egala mahluk menyembah dan memuliakan Dia sampai selamanya.

Penglihatan ini jika diperhadapkan dengan kondisi jemaat mula-mula, maka mereka diharapkan untuk kuat dan tabah menghadapi tekanan dan penganiayaan dari orang-orang yang anti-Kristus. Sebab iman yang dimiliki oleh orang Kristen adalah kepada Dia penguasa kehidupan.

Jika penglihatan ini diperhadapkan pada zaman sekarang, pertanyaan untuk kita renungkan adalah: Siapa/Apa yang kita Takuti/Hormati/Puji/Cari  dalam hidup ini?”. Untuk menjawab ini perlu untuk kita selidiki dalam diri kita keberadaan Tuhan dalam hdup kita kita. Dalam pergumulan hidup yang kita hadapi, dalam usaha kehidupan kita, dalam mencapai cita-cita, untuk meraih kebahagiaan. 

Apakah Tuhan yang menjadi dasar, sumber dan tujuan kehidupan kita? Inilah yang dapat kita renungkan melalui nas ini. Bagaimanapun kuatnya penolakan bahkan dengan berbagai cara dapat dilakukan oleh para anti-Kristus yang mengikuti perintah iblis merajalela dalam hidup ini, orang Kristen tetaplah harus tegak dalam imannya kepada Yesus Kristus.

Walaupun kita menyatakan diri sebagai orang Kristen, namun dalam prakteknya bisa saja kita telah mengesampingkan Tuhan dalam hidup ini. Bisa jadi diri kita atau manusialah yang kita puja bukan lagi Tuhan. Bisa jadi yang kita cari bukan lagi kebenaran Tuhan tetapi kebenaran manusia, bisa jadi yang kita hormati bukan lagi Tuhan tetapi Tuhan, bisa jadi sedang kita minta bukanlah berkat Tuhan tetapi keinginan daging.

Penglihatan ini dinyatakan pada kita saat ini supaya kita dapat melihat kembali kehidupan yang sedang kita jalani saat ini. Supaya kita kembali ke jalan yang benar, bagaimanapun cara manusia berbuat sesuai dengan keinginannya, tetapi kuasa, kekayaan, kemuliaan dan pujian kepada Tuhan tidak akan terlepas dari kehidupan ini. Sebab segala sesuatu ada pada kuasaNya.   


No comments :

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Popular Posts

Wahyu 5: 11-14 | Siapa Tuhan Dalam Hidupmu?



Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 5: 11-14
"Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
Dalam penglihatan Yohanes ini memperlihatka pada kita kuasa, kemuliaan dan kekayaan Tuhan yang ‘tak terjangkau. Kunci kehidupan ada pada Anak Domba yang disembelih yaiu Yesus Kristus. Maka tidak akan henti-hentinya puji-pjian dipanjatkan padaNya, egala mahluk menyembah dan memuliakan Dia sampai selamanya.

Penglihatan ini jika diperhadapkan dengan kondisi jemaat mula-mula, maka mereka diharapkan untuk kuat dan tabah menghadapi tekanan dan penganiayaan dari orang-orang yang anti-Kristus. Sebab iman yang dimiliki oleh orang Kristen adalah kepada Dia penguasa kehidupan.

Jika penglihatan ini diperhadapkan pada zaman sekarang, pertanyaan untuk kita renungkan adalah: Siapa/Apa yang kita Takuti/Hormati/Puji/Cari  dalam hidup ini?”. Untuk menjawab ini perlu untuk kita selidiki dalam diri kita keberadaan Tuhan dalam hdup kita kita. Dalam pergumulan hidup yang kita hadapi, dalam usaha kehidupan kita, dalam mencapai cita-cita, untuk meraih kebahagiaan. 

Apakah Tuhan yang menjadi dasar, sumber dan tujuan kehidupan kita? Inilah yang dapat kita renungkan melalui nas ini. Bagaimanapun kuatnya penolakan bahkan dengan berbagai cara dapat dilakukan oleh para anti-Kristus yang mengikuti perintah iblis merajalela dalam hidup ini, orang Kristen tetaplah harus tegak dalam imannya kepada Yesus Kristus.

Walaupun kita menyatakan diri sebagai orang Kristen, namun dalam prakteknya bisa saja kita telah mengesampingkan Tuhan dalam hidup ini. Bisa jadi diri kita atau manusialah yang kita puja bukan lagi Tuhan. Bisa jadi yang kita cari bukan lagi kebenaran Tuhan tetapi kebenaran manusia, bisa jadi yang kita hormati bukan lagi Tuhan tetapi Tuhan, bisa jadi sedang kita minta bukanlah berkat Tuhan tetapi keinginan daging.

Penglihatan ini dinyatakan pada kita saat ini supaya kita dapat melihat kembali kehidupan yang sedang kita jalani saat ini. Supaya kita kembali ke jalan yang benar, bagaimanapun cara manusia berbuat sesuai dengan keinginannya, tetapi kuasa, kekayaan, kemuliaan dan pujian kepada Tuhan tidak akan terlepas dari kehidupan ini. Sebab segala sesuatu ada pada kuasaNya.   


Artikel Terkait

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Khotbah Minggu dengan judul Wahyu 5: 11-14 | Siapa Tuhan Dalam Hidupmu? . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://sukacitamu.blogspot.com/2016/04/wahyu-5-11-14-siapa-tuhan-dalam-hidupmu.html . Terima kasih!
Ditulis oleh: Pdt. Porisman D.M Lubis -

Belum ada komentar untuk " Wahyu 5: 11-14 | Siapa Tuhan Dalam Hidupmu? "