Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Showing posts with label Paskah. Show all posts
Showing posts with label Paskah. Show all posts

Wednesday, April 26, 2017

Lukas 24: 13-35 | Jalan Menuju Emaus



Bacaan Firman Tuhan: Lukas 24: 13-35
"Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon." Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.”

Thursday, July 3, 2014

Jangan Takut! Tuhan Menyatakan KemuliaanNya di Atasmu (Wahyu 1: 12-18)

Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 1: 12-18; Mazmur 145: 8-14
Di pulau Patmos Yohanes mendapatkan suatu penglihatan yang sangat mulia, yang mana dia telah melihat kemuliaan Tuhan yang sungguh sangat berbeda ketika Yohanes masih ada bersama-sama dengan Tuhan Yesus sebagai manusia. Perasaan Yohanes melihat kemuliaan Tuhan sama seperti orang yang mati yang tersungkur di kakiNya (ay.17). Yohanes melihat suatu penglihatan yang sungguh sangat luar biasa yakni: 

Tujuh kaki dian dari emas; di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; 
suara-Nya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Kitab Wahyu menceritakan kepada kita bagaimana Allah menyatakan diriNya baik itu dengan tanda-tanda maupun simbol-simbol bukan untuk membingungkan kita, namun melalui penglihatan Yohanes ini kita akan di arahkan untuk melihat dari “sudut pandang Allah” melihat sesuatu yang akan terjadi. Semua ini adalah untuk menuntun dan mengarahkan mata rohani kita melihat dan merasakan kemuliaan Allah, kita semakin menghayati keagungan dan keilahian Tuhan Yesus bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir yang hidup selamanya dan yang memegang kunci kehidupan. - Bahwa keberadaan Tuhan Yesus adalah kekal.

Kita kembali lagi kepada nas kita. Penglihatan Yohanes tentang penampakan Anak Manusia ini menjadi kekuatan dan peneguhan iman kita kepada Kristus ditengah-tengah kehidupan kita di dunia ini dalam menghadapi berbagai macam kesusahan, penderitaan dan terlebih untuk melawan godaan iblis yang dapat membuat kita jauh dari dosa.

Seruan Tuhan Yesus dalam penyataan kemuliaanNya adalah “Jangan takut!”. Mengapa kita untuk tidak takut? Sebab Allah hadir ditengah-tengah umatNya – seperti Anak Manusia yang berada ditengah-tengah kaki dian. Ia hadir ditengah-tengah kehidupan umatNya dengan kemuliaan dan keagunganNya yang besar.

Ketika kita dapat merasakan kemuliaan dan keilahian Allah yang begitu besar dalam hidup kita, nas ini meyakinkan kita bahwa Allah menyatakan diriNya bagi kita dan yang akan meletakkan tanganNya di atas kita. KemuliaanNya adalah kesembuhan, kekuatan dan sukacita kita dalam hidup ini. Sungguh betapa mulianya Tuhan itu – sampai-sampai Yohanes tersungkur seperti orang mati, namun demikian Ia mau mendekatkan diriNya pada kita dan memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap teguh berpegang pada iman kepadaNya yang memegang kunci kehidupan. Jangan takut! Allah yang kekal yang mengatasi kehidupan ini ada bersama kita, dalam surat Paulus dikatakan: “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! (1 Korintus 15:58).




Monday, June 16, 2014

Semangat Paskah (Matius 28:1-10)

Kebangkitan Tuhan Yesus dari anatara orang mati adalah berita sukacita kepada dunia karena Dia adalah penguasa hidup, seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus Akulah kebangkitan dan hidup (Yoh. 11:25). Tuhan Yesus telah memperlihatkan kepada dunia bahwa tidak ada kuasa yang dapat mematikan kuasa Allah terlebih kuasa dosa, Dia telah mematahkan kuasa kegelapan. Kematian adalah upah dari dosa, namun Allah telah mengangkat kita dari kuasa dosa supaya kita mendapatkan kehidupan dari Allah. Kehidupan ada pada Tuhan sehingga kita tidak lagi hidup dalam bayang-bayang maut yang menakutkan karena Tuhan juga akan mengangkat kita dari kematian itu menuju hidup bersama Tuhan.
Kisah kebangkitan Tuhan Yesus adalah bukti dari kuasa Allah dalam hidup manusia, manusia tidak akan

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Showing posts with label Paskah. Show all posts
Showing posts with label Paskah. Show all posts
Lukas 24: 13-35 | Jalan Menuju Emaus

Lukas 24: 13-35 | Jalan Menuju Emaus



Bacaan Firman Tuhan: Lukas 24: 13-35
"Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon." Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.”

Jangan Takut! Tuhan Menyatakan KemuliaanNya di Atasmu (Wahyu 1: 12-18)

Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 1: 12-18; Mazmur 145: 8-14
Di pulau Patmos Yohanes mendapatkan suatu penglihatan yang sangat mulia, yang mana dia telah melihat kemuliaan Tuhan yang sungguh sangat berbeda ketika Yohanes masih ada bersama-sama dengan Tuhan Yesus sebagai manusia. Perasaan Yohanes melihat kemuliaan Tuhan sama seperti orang yang mati yang tersungkur di kakiNya (ay.17). Yohanes melihat suatu penglihatan yang sungguh sangat luar biasa yakni: 

Tujuh kaki dian dari emas; di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; 
suara-Nya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Kitab Wahyu menceritakan kepada kita bagaimana Allah menyatakan diriNya baik itu dengan tanda-tanda maupun simbol-simbol bukan untuk membingungkan kita, namun melalui penglihatan Yohanes ini kita akan di arahkan untuk melihat dari “sudut pandang Allah” melihat sesuatu yang akan terjadi. Semua ini adalah untuk menuntun dan mengarahkan mata rohani kita melihat dan merasakan kemuliaan Allah, kita semakin menghayati keagungan dan keilahian Tuhan Yesus bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir yang hidup selamanya dan yang memegang kunci kehidupan. - Bahwa keberadaan Tuhan Yesus adalah kekal.

Kita kembali lagi kepada nas kita. Penglihatan Yohanes tentang penampakan Anak Manusia ini menjadi kekuatan dan peneguhan iman kita kepada Kristus ditengah-tengah kehidupan kita di dunia ini dalam menghadapi berbagai macam kesusahan, penderitaan dan terlebih untuk melawan godaan iblis yang dapat membuat kita jauh dari dosa.

Seruan Tuhan Yesus dalam penyataan kemuliaanNya adalah “Jangan takut!”. Mengapa kita untuk tidak takut? Sebab Allah hadir ditengah-tengah umatNya – seperti Anak Manusia yang berada ditengah-tengah kaki dian. Ia hadir ditengah-tengah kehidupan umatNya dengan kemuliaan dan keagunganNya yang besar.

Ketika kita dapat merasakan kemuliaan dan keilahian Allah yang begitu besar dalam hidup kita, nas ini meyakinkan kita bahwa Allah menyatakan diriNya bagi kita dan yang akan meletakkan tanganNya di atas kita. KemuliaanNya adalah kesembuhan, kekuatan dan sukacita kita dalam hidup ini. Sungguh betapa mulianya Tuhan itu – sampai-sampai Yohanes tersungkur seperti orang mati, namun demikian Ia mau mendekatkan diriNya pada kita dan memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap teguh berpegang pada iman kepadaNya yang memegang kunci kehidupan. Jangan takut! Allah yang kekal yang mengatasi kehidupan ini ada bersama kita, dalam surat Paulus dikatakan: “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! (1 Korintus 15:58).




Semangat Paskah (Matius 28:1-10)

Semangat Paskah (Matius 28:1-10)

Kebangkitan Tuhan Yesus dari anatara orang mati adalah berita sukacita kepada dunia karena Dia adalah penguasa hidup, seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus Akulah kebangkitan dan hidup (Yoh. 11:25). Tuhan Yesus telah memperlihatkan kepada dunia bahwa tidak ada kuasa yang dapat mematikan kuasa Allah terlebih kuasa dosa, Dia telah mematahkan kuasa kegelapan. Kematian adalah upah dari dosa, namun Allah telah mengangkat kita dari kuasa dosa supaya kita mendapatkan kehidupan dari Allah. Kehidupan ada pada Tuhan sehingga kita tidak lagi hidup dalam bayang-bayang maut yang menakutkan karena Tuhan juga akan mengangkat kita dari kematian itu menuju hidup bersama Tuhan.
Kisah kebangkitan Tuhan Yesus adalah bukti dari kuasa Allah dalam hidup manusia, manusia tidak akan