Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Showing posts with label Khotbah Minggu. Show all posts
Showing posts with label Khotbah Minggu. Show all posts

Thursday, March 6, 2025

Roma 10: 16-21 Iman Timbul Dari Pendengaran

Renungan Minggu Invocavit, 9 Maret 2025

Iman Timbul Dari Pendengaran – Roma 10: 16-21

Paulus menyatakan kesedihannya sebab saudara-saudaranya Yahudi yang tidak percaya kepada keselamatan yang telah dinyatakan Allah melalui Yesus Kristus, justru bangsa-bangsa lain yang telah mengimani keselamatan dalam Yesus Kristus. Sehingga Paulus senantiasa berdoa kepada Tuhan agar saudara sebangsanya Yahudi juga turut mendapatkan keselamatan didalam Yesus Kristus, sebab mereka sangat giat untuk hidup dalam hukum taurat, tetapi tidak mempercayai Yesus Kristus sebagai penggenapan hukum taurat.

Friday, February 21, 2025

Matius 5: 38-48 Mengasihi Musuh

Renungan Minggu Sexagesima, 23 Februari 2025

“Mengasihi Musuh” – Matius 5: 38-48

Tuhan Yesus menjelaskan bahwa kedatanganNya bukanlah untuk meniadakan hukum Taurat, tetapi untuk menggenapinya (17). Tuhan Yesus hendak menjelaskan kembali makna dari hukum taurat yang sesungguhnya yaitu kasih, kebenaran dan kemurahan hati. Tetapi para ahli taurat menetapkan 613 peraturan sebagai teknis pelaksanaan hukum taurat yang justru mengaburkan makna hukum taurat yang sesungguhnya. Mereka seolah-olah melakukan hukum taurat, tetapi yang sebenarnya terjadi adalah mereka melakukan perintah manusia. Maka Tuhan Yesus memberikan penjelasan tentang makna yang sebenarnya dari beberapa hukum taurat. Dalam nas bagi kita minggu ini, ada dua contoh, yaitu:

Saturday, January 11, 2025

Kisah Para Rasul 8:14-25 Diutus Untuk Memberitakan Firman Tuhan

 

Renungan Minggu I Setelah Ephipanias, 12 Januari 2024

“Diutus Untuk Memberitakan Firman Tuhan” – Kisah Para Rasul 8: 14-25

Filipus diangkat para rasul menjadi salah seorang pelayan diakonia (6:5). Ketika Filipus pergi ke Samaria, kuasa Allah menyertainya. Dalam pemberitaan Injil dan tanda-tanda mujizat yang diperlihatkannya, sehingga banyak orang di Samaria menjadi percaya dan Filipus membaptis mereka yang percaya. Salah seorang yang menjadi percaya adalah Simon tukang sihir di Samaria. Simon yang sangat dihormati ,disegani dan diikuti karena sihirnya, tetapi setelah Filipus datang ke Samaria, orang-orang menjadi percaya kepada Filipus.

Saturday, July 13, 2024

MARKUS 6:14-29 BERANI MENYUARAKAN KEBENARAN

 Bacaan Firman Tuhan: Markus 6:14-29

Ketika Yesus sudah mulai banyak melakukan pelayanan dengan pengajaran dan juga mujizat, nama Yesus mulai terkenal dan banyak dibicarakan banyak orang. Orang banyak mulai bertanya-tanya tentang siapakah Yesus ini, ada yang mengatakan Yesus adalah Elia, Nabi. Ternyata berita tentang Yesus juga terdengar oleh raja Herodes. Sepertinya, Herodes ini menjadi sangat takut dengan Yesus, karena dia menganggap bahwa Yesus ini adalah Yohanes Pembaptis  yang bangkit lagi dari kematian. Rupanya Herodes ini memiliki seperti sebuah trauma tentang Yohanes pembaptis, karena di satu sisi dia sangat mengagumi Yohanes yang dianggapnya orang benar dan suci, tetapi disisi lain dia juga yang terpaksa harus memenjarakan dan membunuh Yohanes Pembaptis dengan memenggal kepalanya.

Friday, June 21, 2024

MAZMUR 107:23-32 BERSERU KEPADA TUHAN DALAM KESESAKAN

 Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 107: 23-32

BERSERU KEPADA TUHAN DALAM KESESAKAN

Secara umum Mazmur 107 ini mengajak kita untuk mengucap syukur karena kasih setia Tuhan adalah untuk selama-lamanya. Kebesaran kasih setia Tuhan itu dinyatakan dalam Mazmur ini seperti pertolongan Tuhan kepada orang yang tersesat di padang gurun belantara, orang yang dilepaskan dari tahanan, orang yang sakit ditolong dan orang yang berlayar menghadapi badai yang dahsyat ditolong Tuhan. Bahwa dalam segala hal kehidupan kita Tuhan berkuasa memberi pertolonganNya dalam kehidupan kita. Maka patutlah orang beriman untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan.

Wednesday, June 12, 2024

2 Korintus 5: 6-10 Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 5: 6-10

“Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat”

Jika kita mengikuti dari ayat sebelumnya (ayat 1-5), rasul Paulus menjelaskan tentang pengharapan yang ada dalam dirinya menjadi motivasi yang mendorongnya untuk tabah dan sabar menahan segala tekanan dan penderitaannya. Dalam pengharapannya itu, Paulus menganggap bahwa hidup dalam dunia ini adalah sementara seperti kemah yang pada waktunya akan dibongkar dan akan mendiami kediaman di sorga yang tidak dibuat oleh tangan manusia dan memperoleh hidup yang baru.

Tuesday, June 4, 2024

1 Samuel 8: 4-11 Tuhan Menguatkan HambaNya

Bacaan Firman Tuhan: 1 Samuel 8: 4-11

Sejak bangsa Israel memasuki tanah Kanaan dibawah kepemimpinan Yosua, kedua belas suku Israel mendapatkan bagian tanah masing-masing dan suku Lewi yang melayani sebagai imam diantara mereka. Suku-suku Israel hidup dalam kesatuan yang diikat oleh kekerabatan, sejarah, bahasa dan agama, tetapi mereka tidak terikat oleh kesatuan politik sebagai sebuah bangsa yang dipimpin oleh raja seperti bangsa-bangsa lain. Selama orang Israel menetap di Tanah Kanaan, mereka terus menerus menghadapi perlawanan dari bangsa-bangsa yang ada di Kanaan. Dalam menghadapi perlawanan dari bangsa-bangsa lain, diangkatlah hakim-hakim yang menjadi pemimpin tiap suku Israel untuk menjaga keamanan setiap suku-suku Israel.

Friday, May 31, 2024

2 Korintus 4: 5-12 Kekuatan Berasal Dari Allah

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 4: 5-12

Sebagaimana kita ketahui Paulus dalam memberitakan Injil menghadapi begitu banyak tantangan dan rintangan. Dia di penjara, didera, disesah, dilempari batu, dalam perjalanannya terancam maut, penyamun, bekerja berat, sering tidak tidur, kelaparan, kehausan, kedinginan (2 Kor. 11:23-29). Ditambah lagi rasul-rasul palsu yang mencoba mempengaruhi jemaat Korintus untuk meragukan kerasulan Paulus. Tetapi apakah ini semua membuat Paulus menyerah untuk memberitakan Injil? Paulus katakan: “kami tidak tawar hati” (ay.2). 

Friday, May 24, 2024

Yesaya 6: 1-8 Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan

 Yesaya 6: 1-8 Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan

        Yesaya mendapatkan pewahyuan untuk melihat kemuliaan Allah dalam takhtaNya di sorga. Dalam penglihatan itu Yesaya menyaksikan:

Wednesday, May 22, 2024

1 Yohanes 5: 9-13 Kesaksian Tentang Keilahian Yesus

Bacaan Firman Tuhan: 1 Yohanes 5: 9-13

Surat 1 Yohanes ini dituliskan untuk memperlengkapi orang percaya untuk lebih memahami dan mengerti tentang iman mereka yang ada di dalam Yesus Kristus. Pemahaman tentang iman ini menjadi penting untuk disampaikan kepada Jemaat ketika itu karena ada sekelompok orang yang sudah meninggalkan gereja dan tidak lagi percaya kepada Yesus sebagai Mesias atau sebagai anak Allah, mereka berusaha untuk mempengaruhi orang-orang yang masih percaya kepada Yesus.

Wednesday, May 15, 2024

Friday, May 10, 2024

Mazmur 1: 1-6 Kebahagiaan Orang Benar

Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 1: 1-6

Mazmur ini diawali dengan kata “Berbahagialah”. Semua orang pasti mendambakan hidup bahagia dan berusaha untuk mencapai kebahagiaan dalam hidupnya namun pada kenyataannya Tidak semua orang dapat menikmati dan merasakan kebahagiaan yang sejati di dalam kehidupannya. itu bisa terjadi ketika seseorang salah memahami kebahagiaan itu dan salah memperoleh sumber kebahagiaan itu. ada yang menganggap bahwa kebahagiaan itu adalah ketika mempunyai banyak harta atau kekayaan, tetapi kenyataannya berkata lain harta tidak menjamin seseorang bahagia. ada orang yang menganggap bahwa ketika keinginannya terpenuhi maka dia akan bahagia  Tetapi kenyataannya juga tidak, kebahagiaan karena keinginan yang terpenuhi hanyalah kebahagiaan yang sesaat karena keinginan tidak pernah memberi kepuasan.

Tuesday, April 16, 2024

Yohanes 10: 11-18 Yesus Gembala Yang Baik

 Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 10: 11-18

Yesus Gembala Yang Baik

Yesus memperkenalkan diriNya dan menjelaskan tujuanNya datang ke dunia ini dengan perumpamaan tentang gembala dan domba yang digembalakannya. Secara khusus dalam nas ini, Tuhan Yesus menjelaskan diriNya dengan memperlihatkan perbedaan yang kelihatan antara gembala yang menggembalakan domba miliknya dengan gembala upahan.

Friday, March 8, 2024

Yohanes 3: 22-30 Yesus Harus Makin Besar, Tetapi Aku Harus Makin Kecil

Renungan Minggu Letare, 10 Maret 2024

“Yesus Harus Makin Besar, Tetapi Aku Harus Makin Kecil” – Yohanes 3: 22-30

Wednesday, January 24, 2024

1 Korintus 8: 1-13 Jangan Menjadi Batu Sandungan Bagi Sesama

Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 8: 1-13

Korintus, sebuah kota kuno di Yunani yang merupakan kota metropolitan Yunani yang terkemuka pada zaman Paulus. Seperti halnya banyak kota yang makmur pada masa kini, Korintus menjadi kota yang angkuh secara intelek, kaya secara materi, dan bejat secara moral. Segala macam dosa merajalela di kota ini yang terkenal karena perbuatan cabul dan hawa nafsu. Selain itu, kota ini juga ada banyak kuil penyembahan berhala, karena mayoritas orang Korintus adalah penyembah dewa-dewi. Mereka sering melakukan penyembahan berhala dengan memakan daging yang dipersembahkan kepada dewa-dewi. Pada zaman itu untuk mengadakan sebuah pesta sering diadakan di kuil-kuil sebagai penghormatan kepada ilah-ilah yang mereka percaya dan para tamu undangan akan diundang untuk datang ke kuil.

Sunday, September 24, 2023

Kejadian 8: 15-22 Tuhan Memulihkan Kehidupan UmatNya

 Bacaan Firman: Kejadian 8: 15-22

Nas ini adalah bahagian dari kisah tentang air bah. Tuhan murka atas kejahatan manusia di muka bumi, dari sekian banyak manusia di muka bumi, hanya Nuh yang hidupnya benar dan tidak bercela di hadapan Tuhan. maka dapat kita bayangkan bagaimana kacaunya kejahatan manusia jika hanya Nuh saja yang benar dihadapan Tuhan.

Thursday, September 14, 2023

1 Korintus 4: 1-5 Jangan Menghakimi

 Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 4: 1-5

“Jangan Menghakimi”

        Rasul Paulus memberikan teguran-teguran dan sekaligus memberikan pengajaran tentang persoalan-persoalan yang terjadi di jemaat Korintus, dan salah satunya adalah tentang perpecahan yang terjadi di jemaat Korintus. Setelah paulus pergi dari Korintus, datang pengajar-pengajar lain ke Korintus (Apolos dan Petrus) untuk memberitakan Injil. Namun jemaat di Korintus akhirnya terpecah karena mereka mengagung-angungkan pengajar yang mereka sukai, akhirnya memunculkan adanya golongan Paulus, golongan Apolos dan golongan Petrus. Mereka saling menganggap diri mereka lebih baik dari yang lain karena pemimpin rohani yang mereka agungkan lebih baik dari pemimpin rohani yang lain.

Wednesday, August 30, 2023

2 Korintus 8: 1-7 Melayani Dengan Kasih

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 8: 1-7

Paulus mendorong dan mengarahkan orang-orang Korintus untuk melakukan suatu pelayanan kasih, yaitu untuk membantu kebutuhan orang-orang kudus yang miskin di Yerusalem untuk mengikuti teladan yang baik dari jemaat-jemaat di Makedonia (Rm. 15:26). Orang-orang Kristen di Yerusalem, karena perang, kelaparan, dan penganiayaan, telah menjadi miskin. Banyak di antara mereka telah jatuh ke dalam kemelaratan, dan mungkin sebagian besar dari mereka miskin ketika pertama kali memeluk Kekristenan. Paulus memperlihatkan teladan tentang bagaimana pelayanan kasih orang-orang Makedonia:

Thursday, August 10, 2023

Kejadian 39: 1-5 Menjadi Berkat di Dalam Tuhan

Renungan Minggu X Setelah Trinitatis

“Menjadi Berkat Di Dalam Tuhan” – Kejadian 39: 1-5 

Friday, July 21, 2023

Matius 13: 31-35 Beriman dan Bertumbuh di Dalam Tuhan

 Bacaan Firman Tuhan: Matius 13: 31-35

Setelah Yesus mengajar orang banyak tentang perumpamaan tentang seorang penabur, bahwa benih penabur itu ada yang jatuh pinggir jalan, di tanah yang berbatu-batu, di tengah semak duri dan di tanah yang baik (13:1-9). Selanjutnya Tuhan Yesus menjelaskan lebih dalam lagi arti perumpamaan itu kepada murid-muridNya dengan perumpamaan-perumpamaan lain, dan salah satunya adalah nas ini, yaitu perumpamaan tentang biji sesawi dan ragi.

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Showing posts with label Khotbah Minggu. Show all posts
Showing posts with label Khotbah Minggu. Show all posts
Roma 10: 16-21 Iman Timbul Dari Pendengaran

Roma 10: 16-21 Iman Timbul Dari Pendengaran

Renungan Minggu Invocavit, 9 Maret 2025

Iman Timbul Dari Pendengaran – Roma 10: 16-21

Paulus menyatakan kesedihannya sebab saudara-saudaranya Yahudi yang tidak percaya kepada keselamatan yang telah dinyatakan Allah melalui Yesus Kristus, justru bangsa-bangsa lain yang telah mengimani keselamatan dalam Yesus Kristus. Sehingga Paulus senantiasa berdoa kepada Tuhan agar saudara sebangsanya Yahudi juga turut mendapatkan keselamatan didalam Yesus Kristus, sebab mereka sangat giat untuk hidup dalam hukum taurat, tetapi tidak mempercayai Yesus Kristus sebagai penggenapan hukum taurat.

Matius 5: 38-48 Mengasihi Musuh

Matius 5: 38-48 Mengasihi Musuh

Renungan Minggu Sexagesima, 23 Februari 2025

“Mengasihi Musuh” – Matius 5: 38-48

Tuhan Yesus menjelaskan bahwa kedatanganNya bukanlah untuk meniadakan hukum Taurat, tetapi untuk menggenapinya (17). Tuhan Yesus hendak menjelaskan kembali makna dari hukum taurat yang sesungguhnya yaitu kasih, kebenaran dan kemurahan hati. Tetapi para ahli taurat menetapkan 613 peraturan sebagai teknis pelaksanaan hukum taurat yang justru mengaburkan makna hukum taurat yang sesungguhnya. Mereka seolah-olah melakukan hukum taurat, tetapi yang sebenarnya terjadi adalah mereka melakukan perintah manusia. Maka Tuhan Yesus memberikan penjelasan tentang makna yang sebenarnya dari beberapa hukum taurat. Dalam nas bagi kita minggu ini, ada dua contoh, yaitu:

Kisah Para Rasul 8:14-25 Diutus Untuk Memberitakan Firman Tuhan

Kisah Para Rasul 8:14-25 Diutus Untuk Memberitakan Firman Tuhan

 

Renungan Minggu I Setelah Ephipanias, 12 Januari 2024

“Diutus Untuk Memberitakan Firman Tuhan” – Kisah Para Rasul 8: 14-25

Filipus diangkat para rasul menjadi salah seorang pelayan diakonia (6:5). Ketika Filipus pergi ke Samaria, kuasa Allah menyertainya. Dalam pemberitaan Injil dan tanda-tanda mujizat yang diperlihatkannya, sehingga banyak orang di Samaria menjadi percaya dan Filipus membaptis mereka yang percaya. Salah seorang yang menjadi percaya adalah Simon tukang sihir di Samaria. Simon yang sangat dihormati ,disegani dan diikuti karena sihirnya, tetapi setelah Filipus datang ke Samaria, orang-orang menjadi percaya kepada Filipus.

MARKUS 6:14-29 BERANI MENYUARAKAN KEBENARAN

MARKUS 6:14-29 BERANI MENYUARAKAN KEBENARAN

 Bacaan Firman Tuhan: Markus 6:14-29

Ketika Yesus sudah mulai banyak melakukan pelayanan dengan pengajaran dan juga mujizat, nama Yesus mulai terkenal dan banyak dibicarakan banyak orang. Orang banyak mulai bertanya-tanya tentang siapakah Yesus ini, ada yang mengatakan Yesus adalah Elia, Nabi. Ternyata berita tentang Yesus juga terdengar oleh raja Herodes. Sepertinya, Herodes ini menjadi sangat takut dengan Yesus, karena dia menganggap bahwa Yesus ini adalah Yohanes Pembaptis  yang bangkit lagi dari kematian. Rupanya Herodes ini memiliki seperti sebuah trauma tentang Yohanes pembaptis, karena di satu sisi dia sangat mengagumi Yohanes yang dianggapnya orang benar dan suci, tetapi disisi lain dia juga yang terpaksa harus memenjarakan dan membunuh Yohanes Pembaptis dengan memenggal kepalanya.

MAZMUR 107:23-32 BERSERU KEPADA TUHAN DALAM KESESAKAN

MAZMUR 107:23-32 BERSERU KEPADA TUHAN DALAM KESESAKAN

 Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 107: 23-32

BERSERU KEPADA TUHAN DALAM KESESAKAN

Secara umum Mazmur 107 ini mengajak kita untuk mengucap syukur karena kasih setia Tuhan adalah untuk selama-lamanya. Kebesaran kasih setia Tuhan itu dinyatakan dalam Mazmur ini seperti pertolongan Tuhan kepada orang yang tersesat di padang gurun belantara, orang yang dilepaskan dari tahanan, orang yang sakit ditolong dan orang yang berlayar menghadapi badai yang dahsyat ditolong Tuhan. Bahwa dalam segala hal kehidupan kita Tuhan berkuasa memberi pertolonganNya dalam kehidupan kita. Maka patutlah orang beriman untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan.

2 Korintus 5: 6-10 Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat

2 Korintus 5: 6-10 Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 5: 6-10

“Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat”

Jika kita mengikuti dari ayat sebelumnya (ayat 1-5), rasul Paulus menjelaskan tentang pengharapan yang ada dalam dirinya menjadi motivasi yang mendorongnya untuk tabah dan sabar menahan segala tekanan dan penderitaannya. Dalam pengharapannya itu, Paulus menganggap bahwa hidup dalam dunia ini adalah sementara seperti kemah yang pada waktunya akan dibongkar dan akan mendiami kediaman di sorga yang tidak dibuat oleh tangan manusia dan memperoleh hidup yang baru.

1 Samuel 8: 4-11 Tuhan Menguatkan HambaNya

1 Samuel 8: 4-11 Tuhan Menguatkan HambaNya

Bacaan Firman Tuhan: 1 Samuel 8: 4-11

Sejak bangsa Israel memasuki tanah Kanaan dibawah kepemimpinan Yosua, kedua belas suku Israel mendapatkan bagian tanah masing-masing dan suku Lewi yang melayani sebagai imam diantara mereka. Suku-suku Israel hidup dalam kesatuan yang diikat oleh kekerabatan, sejarah, bahasa dan agama, tetapi mereka tidak terikat oleh kesatuan politik sebagai sebuah bangsa yang dipimpin oleh raja seperti bangsa-bangsa lain. Selama orang Israel menetap di Tanah Kanaan, mereka terus menerus menghadapi perlawanan dari bangsa-bangsa yang ada di Kanaan. Dalam menghadapi perlawanan dari bangsa-bangsa lain, diangkatlah hakim-hakim yang menjadi pemimpin tiap suku Israel untuk menjaga keamanan setiap suku-suku Israel.

2 Korintus 4: 5-12 Kekuatan Berasal Dari Allah

2 Korintus 4: 5-12 Kekuatan Berasal Dari Allah

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 4: 5-12

Sebagaimana kita ketahui Paulus dalam memberitakan Injil menghadapi begitu banyak tantangan dan rintangan. Dia di penjara, didera, disesah, dilempari batu, dalam perjalanannya terancam maut, penyamun, bekerja berat, sering tidak tidur, kelaparan, kehausan, kedinginan (2 Kor. 11:23-29). Ditambah lagi rasul-rasul palsu yang mencoba mempengaruhi jemaat Korintus untuk meragukan kerasulan Paulus. Tetapi apakah ini semua membuat Paulus menyerah untuk memberitakan Injil? Paulus katakan: “kami tidak tawar hati” (ay.2). 

 Yesaya 6: 1-8 Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan

Yesaya 6: 1-8 Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan

 Yesaya 6: 1-8 Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan

        Yesaya mendapatkan pewahyuan untuk melihat kemuliaan Allah dalam takhtaNya di sorga. Dalam penglihatan itu Yesaya menyaksikan:

1 Yohanes 5: 9-13 Kesaksian Tentang Keilahian Yesus

1 Yohanes 5: 9-13 Kesaksian Tentang Keilahian Yesus

Bacaan Firman Tuhan: 1 Yohanes 5: 9-13

Surat 1 Yohanes ini dituliskan untuk memperlengkapi orang percaya untuk lebih memahami dan mengerti tentang iman mereka yang ada di dalam Yesus Kristus. Pemahaman tentang iman ini menjadi penting untuk disampaikan kepada Jemaat ketika itu karena ada sekelompok orang yang sudah meninggalkan gereja dan tidak lagi percaya kepada Yesus sebagai Mesias atau sebagai anak Allah, mereka berusaha untuk mempengaruhi orang-orang yang masih percaya kepada Yesus.

Kisah Para Rasul: 2: 1-13 Kuasa Roh Kudus Yang Mempersatukan

Kisah Para Rasul: 2: 1-13 Kuasa Roh Kudus Yang Mempersatukan

 Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul: 2: 1-13

KUASA ROH KUDUS YANG MEMPERSATUKAN

Mazmur 1: 1-6 Kebahagiaan Orang Benar

Mazmur 1: 1-6 Kebahagiaan Orang Benar

Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 1: 1-6

Mazmur ini diawali dengan kata “Berbahagialah”. Semua orang pasti mendambakan hidup bahagia dan berusaha untuk mencapai kebahagiaan dalam hidupnya namun pada kenyataannya Tidak semua orang dapat menikmati dan merasakan kebahagiaan yang sejati di dalam kehidupannya. itu bisa terjadi ketika seseorang salah memahami kebahagiaan itu dan salah memperoleh sumber kebahagiaan itu. ada yang menganggap bahwa kebahagiaan itu adalah ketika mempunyai banyak harta atau kekayaan, tetapi kenyataannya berkata lain harta tidak menjamin seseorang bahagia. ada orang yang menganggap bahwa ketika keinginannya terpenuhi maka dia akan bahagia  Tetapi kenyataannya juga tidak, kebahagiaan karena keinginan yang terpenuhi hanyalah kebahagiaan yang sesaat karena keinginan tidak pernah memberi kepuasan.

Yohanes 10: 11-18 Yesus Gembala Yang Baik

Yohanes 10: 11-18 Yesus Gembala Yang Baik

 Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 10: 11-18

Yesus Gembala Yang Baik

Yesus memperkenalkan diriNya dan menjelaskan tujuanNya datang ke dunia ini dengan perumpamaan tentang gembala dan domba yang digembalakannya. Secara khusus dalam nas ini, Tuhan Yesus menjelaskan diriNya dengan memperlihatkan perbedaan yang kelihatan antara gembala yang menggembalakan domba miliknya dengan gembala upahan.

Yohanes 3: 22-30 Yesus Harus Makin Besar, Tetapi Aku Harus Makin Kecil

Yohanes 3: 22-30 Yesus Harus Makin Besar, Tetapi Aku Harus Makin Kecil

Renungan Minggu Letare, 10 Maret 2024

“Yesus Harus Makin Besar, Tetapi Aku Harus Makin Kecil” – Yohanes 3: 22-30

1 Korintus 8: 1-13 Jangan Menjadi Batu Sandungan Bagi Sesama

1 Korintus 8: 1-13 Jangan Menjadi Batu Sandungan Bagi Sesama

Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 8: 1-13

Korintus, sebuah kota kuno di Yunani yang merupakan kota metropolitan Yunani yang terkemuka pada zaman Paulus. Seperti halnya banyak kota yang makmur pada masa kini, Korintus menjadi kota yang angkuh secara intelek, kaya secara materi, dan bejat secara moral. Segala macam dosa merajalela di kota ini yang terkenal karena perbuatan cabul dan hawa nafsu. Selain itu, kota ini juga ada banyak kuil penyembahan berhala, karena mayoritas orang Korintus adalah penyembah dewa-dewi. Mereka sering melakukan penyembahan berhala dengan memakan daging yang dipersembahkan kepada dewa-dewi. Pada zaman itu untuk mengadakan sebuah pesta sering diadakan di kuil-kuil sebagai penghormatan kepada ilah-ilah yang mereka percaya dan para tamu undangan akan diundang untuk datang ke kuil.

Kejadian 8: 15-22 Tuhan Memulihkan Kehidupan UmatNya

Kejadian 8: 15-22 Tuhan Memulihkan Kehidupan UmatNya

 Bacaan Firman: Kejadian 8: 15-22

Nas ini adalah bahagian dari kisah tentang air bah. Tuhan murka atas kejahatan manusia di muka bumi, dari sekian banyak manusia di muka bumi, hanya Nuh yang hidupnya benar dan tidak bercela di hadapan Tuhan. maka dapat kita bayangkan bagaimana kacaunya kejahatan manusia jika hanya Nuh saja yang benar dihadapan Tuhan.

1 Korintus 4: 1-5 Jangan Menghakimi

1 Korintus 4: 1-5 Jangan Menghakimi

 Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 4: 1-5

“Jangan Menghakimi”

        Rasul Paulus memberikan teguran-teguran dan sekaligus memberikan pengajaran tentang persoalan-persoalan yang terjadi di jemaat Korintus, dan salah satunya adalah tentang perpecahan yang terjadi di jemaat Korintus. Setelah paulus pergi dari Korintus, datang pengajar-pengajar lain ke Korintus (Apolos dan Petrus) untuk memberitakan Injil. Namun jemaat di Korintus akhirnya terpecah karena mereka mengagung-angungkan pengajar yang mereka sukai, akhirnya memunculkan adanya golongan Paulus, golongan Apolos dan golongan Petrus. Mereka saling menganggap diri mereka lebih baik dari yang lain karena pemimpin rohani yang mereka agungkan lebih baik dari pemimpin rohani yang lain.

2 Korintus 8: 1-7 Melayani Dengan Kasih

2 Korintus 8: 1-7 Melayani Dengan Kasih

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 8: 1-7

Paulus mendorong dan mengarahkan orang-orang Korintus untuk melakukan suatu pelayanan kasih, yaitu untuk membantu kebutuhan orang-orang kudus yang miskin di Yerusalem untuk mengikuti teladan yang baik dari jemaat-jemaat di Makedonia (Rm. 15:26). Orang-orang Kristen di Yerusalem, karena perang, kelaparan, dan penganiayaan, telah menjadi miskin. Banyak di antara mereka telah jatuh ke dalam kemelaratan, dan mungkin sebagian besar dari mereka miskin ketika pertama kali memeluk Kekristenan. Paulus memperlihatkan teladan tentang bagaimana pelayanan kasih orang-orang Makedonia:

Kejadian 39: 1-5 Menjadi Berkat di Dalam Tuhan

Kejadian 39: 1-5 Menjadi Berkat di Dalam Tuhan

Renungan Minggu X Setelah Trinitatis

“Menjadi Berkat Di Dalam Tuhan” – Kejadian 39: 1-5 

Matius 13: 31-35 Beriman dan Bertumbuh di Dalam Tuhan

Matius 13: 31-35 Beriman dan Bertumbuh di Dalam Tuhan

 Bacaan Firman Tuhan: Matius 13: 31-35

Setelah Yesus mengajar orang banyak tentang perumpamaan tentang seorang penabur, bahwa benih penabur itu ada yang jatuh pinggir jalan, di tanah yang berbatu-batu, di tengah semak duri dan di tanah yang baik (13:1-9). Selanjutnya Tuhan Yesus menjelaskan lebih dalam lagi arti perumpamaan itu kepada murid-muridNya dengan perumpamaan-perumpamaan lain, dan salah satunya adalah nas ini, yaitu perumpamaan tentang biji sesawi dan ragi.