Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Showing posts with label Keselamatan. Show all posts
Showing posts with label Keselamatan. Show all posts

Wednesday, June 12, 2024

2 Korintus 5: 6-10 Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 5: 6-10

“Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat”

Jika kita mengikuti dari ayat sebelumnya (ayat 1-5), rasul Paulus menjelaskan tentang pengharapan yang ada dalam dirinya menjadi motivasi yang mendorongnya untuk tabah dan sabar menahan segala tekanan dan penderitaannya. Dalam pengharapannya itu, Paulus menganggap bahwa hidup dalam dunia ini adalah sementara seperti kemah yang pada waktunya akan dibongkar dan akan mendiami kediaman di sorga yang tidak dibuat oleh tangan manusia dan memperoleh hidup yang baru.

Monday, March 6, 2023

Roma 4: 1-5; 13-17 Dibenarkan Karena Iman

 Bacaan Firman Tuhan: Roma 4: 1-5; 13-17

        Dalam nas ini rasul Paulus menjelaskan tentang pembenaran oleh iman untuk meluruskan pemahaman orang-orang Yahudi yang beranggapan bahwa mereka dibenarkan dihadapan Tuhan jika mereka melakukan hukum taurat. Paulus menjelaskan bahwa tidak ada perbuatan manusia yang bisa melayakkan dirinya benar dihadapan Tuhan, kita tidak bisa membenarkan diri dihadapan Tuhan dengan mengatakan “Tuhan, aku sudah melakukan ini dan itu, sekarang mana upahku Tuhan?”. kita tidak bisa membenarkan diri tetapi kitalah yang dibenarkan oleh Tuhan, yang oleh anugerahNya kita dilayakkan mendapat sesuatu yang berharga yang semestinya kita tidak layak menerimannya.

Friday, November 18, 2022

1 Korintus 15: 50-58 Allah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus

Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 15: 50-58

Pada zaman Paulus ada yang menentang kepercayaan Kristen tentang kehidupan setelah kematian, mereka yang menentang itu beranggapan bahwa kematian adalah akhir (ay. 12). Sama halnya pada zaman Yesus, ada sekte Yahudi yang disebut Saduki yang tidak percaya tentang kebangkitan dari kematian. Demikian juga hingga saat ini, ada juga yang tidak percaya akan adanya kehidupan setelah kematian. Rasul Paulus menjelaskan bahwa kehidupan setelah kematian bukanlah sebuah dogeng, tetapi justru kepercayaan kita kepada kebangkitan setelah kematian adalah penopang iman percaya kepada Kristus, Paulus mengatakan “sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan” (ay.15) dan “Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal” (ay.20).

Tuesday, March 1, 2022

Roma 10:8-13 Orang Yang Berseru Kepada Tuhan Akan Diselamatkan

 Bacaan Firman Tuhan: Roma 10: 8-13

Ayat 8-9 Paulus kagum pada kesungguhan orang Yahudi untuk menjalankan hukum taurat, namun arah ketaatan mereka telah salah, sebab Yesus Kristus adalah penggenapan hukum taurat. Sebab, manusia tidak akan pernah dapat menjangkau kekudusan Tuhan bagaimanapun hebat dan kemampuannya untuk taat pada Hukum Taurat. Namun, manusia itu dapat selamat karena Allah yang datang kepada manusia. itulah sebabnya dikatakan “hanya oleh anugerah Allah kita selamat”. Bagaimanapun kehebatan dan kekuatan seorang pelari, jika ia salah arah maka dia tidak akan kunjung sampai pada garis akhir yang benar. Namun karena kasih karunia Tuhan, yang walaupun kita itu lemah dan ‘tak berdaya, namun karena Tuhan mendatangi kita, maka Dia menuntun kita ke jalan yang benar.

Wednesday, March 10, 2021

Efesus 2:1-10 Kasih Karunia Allah Yang Menghidupkan

 

Bacaan Firman Tuhan: Efesus 2:1-10, Bilangan 21:4-9

Tentunya kita akan merasakan sukacita ketika kita menerima sebuah pemberian atau hadiah, apalagi jika pemberian itu adalah sesuatu yang tidak akan mungkin kita bisa kita dapatkan jika hanya mengandalkan kemampuan kita. demikianlah halnya dengan firman Tuhan yang telah kita baca ini, kita diajak untuk bersukacita sebab kita telah menerima suatu pemberian yang berharga dari Tuhan yang mustahil bisa kita dapatkan jika hanya mengandalkan kemampuan dan usaha kita, pemberian itu hanya dapat kita terima hanya karena kasih karunia Tuhan, yaitu kehidupan. Lebih tepatnya dikatakan kasih karunia Tuhan yang membangkitkan kita dari kematian karena dosa dan pelanggaran kita.

Thursday, February 18, 2021

Kejadian 9:8-17 Janji Dan Kuasa Allah

Bacaan Firman Tuhan: Kejadian 9:8-17

Peristiwa air bah pada masa Nuh mengingatkan kita pada kemahakuasaan Tuhan atas kehidupan ini. Dalam peristiwa air bah, telah diperlihatkan bagaimana manusia yang berdosa menolak untuk bertobat dan juga orang yang diselamatkan karena hidup benar dan mengikuti perintah Tuhan dengan sabar yaitu Nuh dan keluarganya. Jika Tuhan mendatangkan air bah bukan hendak menunjukkan Tuhan yang kejam, tetapi kita melihat bahwa Tuhan sudah cukup sabar menanti agar manusia mau untuk bertobat, namun justru mereka menertawakan kasih karunia yang Tuhan berikan kepada mereka.    

Tuesday, September 22, 2020

Lukas 14: 12-14 Jangan Sesat Oleh Kebahagiaan Dunia Yang Semu

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 14: 12-14

Dalam suatu pesta Yesus memberikan pengajaran kepada semua orang yang ada dalam pesta itu. pengajaranNya disampaikan kepada pihak undangan dan juga pengundang. Kepada para undangan Yesus menyampaikan pengajaran bahwa barang siapa meninggikan diri akan direndahkan dan barangsiapa yang merendahkan diri akan diringgikan. Yesus menyampaikan hal ini sebab Dia melihat banyak para undangan yang berusaha untuk menduduki tempat kehormatan (ayat 7-11).

Tuesday, September 8, 2020

Galatia 5: 19-21 Hidup Dalam Perbuatan Daging Tidak Mendapat Tempat Dalam Kerajaan Allah

 

Bacaan Firman Tuhan: Galatia 5: 19-21

Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia adalah untuk menyelamatkan manusia dari kuasa dosa yaitu dengan memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah (Lukas 4:43). Tuhan Yesus mengajarkan banyak hal tentang Kerajaan Allah supaya manusia dapat memahaminya, baik melalui pengajaran dan juga perumpamaan. Supaya melalui kedatangan Tuhan Yesus maka nyatalah pemisahan orang yang hidup dalam Kerajaan Allah dengan orang yang hidup dalam kuasa dosa, sebagaimana yang Tuhan Yesus katakan di Matius 10:34 “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang”. Dengan dedatangan Yesus nyatalah pemisahan yang akan menolong manusia untuk menentukan jalan hidupnya mana jalan kebenaran dan hidup dan mana jalan yang menuju kebinasaan.

Saturday, August 29, 2020

Ulangan 18: 9-14 Menang Atas Kuasa Kegelapan

 

Bacaan Firman Tuhan: Ulangan 18: 9-14

Dalam alkitab, kita dapat melihat banyak cara yang dilakukan oleh iblis untuk menggoda, memperdaya dan menyesatkan manusia untuk menentang Allah, salah satu pekerjaan dari iblis itu adalah menjerumuskan kita ke dalam kuasa kegelapan. 

Tuesday, August 25, 2020

Kisah Para Rasul 19:13-20 Nama Yesus Bukan Mantera

 Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul 19:13-20

Tujuh orang anak dari imam Yahudi yaitu Skewa yang menjadi tukang jampi menggunakan nama Tuhan Yesus untuk mengusir roh jahat. Namun yang terjadi bukan roh jahat itu yang lari, namun mereka yang menggunakan nama Yesus menjadi jampi itulah yang akhirnya lari telanjang dan luka-luka dibuat oleh orang yang dirasuki roh jahat itu.

Monday, July 27, 2020

Kisah Para Rasul 5:1-11 Ananias dan Safira Mendustai Roh Kudus

Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul 5: 1-11

Kita dapat pelajari bagaimana kehidupan jemaat mula-mula sebagaimana kesaksian yang tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul, khususnya di Kisah 4: 32-37 bahwa jemaat hidup dengan penuh kasih saling membangun sebagai tubuh Kristus. Mereka hidup tanpa berkekurangan sebab segala kepunyaan yang ada pada mereka menjadi milik bersama. Mereka menjual segala kepunyaannya untuk di bawa dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

Diantara jemaat mula-mula itu adalah Ananias dan Safira, pasangan suami istri yang juga menjual sebidang tanah untuk di bawa kehadapan rasul-rasul. Namun ternyata hasil penjualan tanah itu tidak diberikan semua kehadapan rasul-rasul, namun menahannya sebahagian.

Rasul Petrus mengetahui kejahatan hati Ananias dan juga Safira, bahwa mereka tidak jujur, apa yang mereka lakukan itu adalah mendustai Roh Kudus, bukan manusia yang mereka dustai tetapi mereka mendustai Allah. Rasul Petrus menjelaskan bahwa pemberian segala kepunyaan menjadi milik bersama itu bukanlah suatu tuntutan keharusan, bukan pula tekanan kepada jemaat, namun Tuhan menyukai orang yang memberi dengan sukacita (2 Kor. 9:7), melakukan perbuatan baik, jangan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela (Flm. 1:14).

Rasul Petrus menegaskan bahwa lebih baik mereka tidak menjual tanahnya sama sekali daripada menjual untuk menahan sebagian uang hasil penjualannya. Lebih baik tidak usah memberi jika pemberian itu bukan dari ketulusan bahkan hanya sekedar untuk mendapatkan pujian. Rasul Petrus menyampaikan bahwa tanah itu selama belum diseraahkan kepada rasul adalah kuasa mereka, mau diserahkan apa tidak bergantung pada mereka, namun jika memang benar-benar mau memberikannya, maka selayaknya mereka memberikannya dengan sepenuh hati, apa yang mereka jual dan berapa hasil penjualannya sepenuhnya mereka persembahkan dengan ketulusan.

Ketika kita memberikan hati kita kepada Allah, kita tidak boleh memberikannya sebagian, jika kita mengasihi Allah maka kasihilah dengan segenap hati, akal dan budimu. Sehingga akibat dari dosa mereka yang mendustai Roh Kudus, Ananias dan Safira seketika itu juga meninggal di depan kaki rasul Petrus.

Apa yang terjadi pada Ananias dan Safira ini mengingatkan kita dengan apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." Jika kita memang benar-benar mau memberikan hidup kita pada panggilan Tuhan Yesus maka kita harus sepenuhnya memberikan diri kepada Tuhan, bukan setengah hati.

Orang yang setengah hati mengikut Yesus maka bisa seperti Ananias dan Safira ini, yang diperbuatnya hanyalah kemunafikan dan menyalahgunakan nama Tuhan untuk mendapat pujian bagi diri sendiri.

Kita mau di ajar, bahwa Tuhan tidak dapat didustai, apa yang kita lakukan secara tersembunyi di hadapan manusia semuanya terlihat jelas di mata Tuhan. Kita bisa saja mengelabui atau menutup-nutupi apa yang ada dalam hati kita di hadapan sesama kita manusia, namun tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan, bahkan Tuhan sendiri yang jauh lebih mengetahui siapa kita dibandingkan kita sendiri.

Kesungguhan iman dan kasih kita kepada Tuhan haruslah dengan kesungguhan mempersembahkan hidup kita menjadi persembahan yang kudus di hadapan Tuhan. Iman kita dengan sendirinya akan teruji kemurniannya dalam menghadapi setiap situasi dalam kehidupan ini, dalam hubungan kita dengan sesama, dalam keluarga, dalam kehidupan berjemaat, dalam pekerjaan dan juga hidup bermasyarakat. Tuhan melihat apa yang kita perbuat, apa yang ada dalam hati kita.


Wednesday, May 20, 2020

Markus 16: 15-20 Beritakanlah Injil, Tuhan Besertamu

 

Bacaan firman Tuhan: Markus 16: 15-20

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Tuesday, May 5, 2020

Wahyu 12: 10-12 Nyanyian Kemenangan Melawan Iblis

Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 12: 10-12

Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."

Monday, March 16, 2020

1 Petrus 4: 12-19 Berbahagia Dalam Penderitaan


Bacaan Firman Tuhan: 1 Petrus 4: 12-19
Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau. Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu. Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah? Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.

Friday, February 7, 2020

Mazmur 112: 1-10 Berbahagialah Orang Yang Takut Akan TUHAN

Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 112: 1-10
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya. Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil. Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya. Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya. Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya. Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan. Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati, ia menggertakkan giginya, lalu hancur; keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.

Wednesday, January 29, 2020

Matius 5: 1-12 Ucapan Bahagia Tuhan Yesus


Bacaan Firman Tuhan: Matius 5: 1-12
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah kamu,jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.

Tuesday, October 1, 2019

Pengkhotbah 3: 1-14 Indah Pada Waktunya


Bacaan Firman Tuhan: Pengkhotbah 3: 1-14
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah? Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hatimereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka.  Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah Aku tahu bahwa segala sesuatu yangdilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Showing posts with label Keselamatan. Show all posts
Showing posts with label Keselamatan. Show all posts
2 Korintus 5: 6-10 Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat

2 Korintus 5: 6-10 Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat

 Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 5: 6-10

“Hidup Karena Percaya, Bukan Karena Melihat”

Jika kita mengikuti dari ayat sebelumnya (ayat 1-5), rasul Paulus menjelaskan tentang pengharapan yang ada dalam dirinya menjadi motivasi yang mendorongnya untuk tabah dan sabar menahan segala tekanan dan penderitaannya. Dalam pengharapannya itu, Paulus menganggap bahwa hidup dalam dunia ini adalah sementara seperti kemah yang pada waktunya akan dibongkar dan akan mendiami kediaman di sorga yang tidak dibuat oleh tangan manusia dan memperoleh hidup yang baru.

Roma 4: 1-5; 13-17 Dibenarkan Karena Iman

Roma 4: 1-5; 13-17 Dibenarkan Karena Iman

 Bacaan Firman Tuhan: Roma 4: 1-5; 13-17

        Dalam nas ini rasul Paulus menjelaskan tentang pembenaran oleh iman untuk meluruskan pemahaman orang-orang Yahudi yang beranggapan bahwa mereka dibenarkan dihadapan Tuhan jika mereka melakukan hukum taurat. Paulus menjelaskan bahwa tidak ada perbuatan manusia yang bisa melayakkan dirinya benar dihadapan Tuhan, kita tidak bisa membenarkan diri dihadapan Tuhan dengan mengatakan “Tuhan, aku sudah melakukan ini dan itu, sekarang mana upahku Tuhan?”. kita tidak bisa membenarkan diri tetapi kitalah yang dibenarkan oleh Tuhan, yang oleh anugerahNya kita dilayakkan mendapat sesuatu yang berharga yang semestinya kita tidak layak menerimannya.

1 Korintus 15: 50-58 Allah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus

1 Korintus 15: 50-58 Allah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus

Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 15: 50-58

Pada zaman Paulus ada yang menentang kepercayaan Kristen tentang kehidupan setelah kematian, mereka yang menentang itu beranggapan bahwa kematian adalah akhir (ay. 12). Sama halnya pada zaman Yesus, ada sekte Yahudi yang disebut Saduki yang tidak percaya tentang kebangkitan dari kematian. Demikian juga hingga saat ini, ada juga yang tidak percaya akan adanya kehidupan setelah kematian. Rasul Paulus menjelaskan bahwa kehidupan setelah kematian bukanlah sebuah dogeng, tetapi justru kepercayaan kita kepada kebangkitan setelah kematian adalah penopang iman percaya kepada Kristus, Paulus mengatakan “sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan” (ay.15) dan “Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal” (ay.20).

Roma 10:8-13 Orang Yang Berseru Kepada Tuhan Akan Diselamatkan

Roma 10:8-13 Orang Yang Berseru Kepada Tuhan Akan Diselamatkan

 Bacaan Firman Tuhan: Roma 10: 8-13

Ayat 8-9 Paulus kagum pada kesungguhan orang Yahudi untuk menjalankan hukum taurat, namun arah ketaatan mereka telah salah, sebab Yesus Kristus adalah penggenapan hukum taurat. Sebab, manusia tidak akan pernah dapat menjangkau kekudusan Tuhan bagaimanapun hebat dan kemampuannya untuk taat pada Hukum Taurat. Namun, manusia itu dapat selamat karena Allah yang datang kepada manusia. itulah sebabnya dikatakan “hanya oleh anugerah Allah kita selamat”. Bagaimanapun kehebatan dan kekuatan seorang pelari, jika ia salah arah maka dia tidak akan kunjung sampai pada garis akhir yang benar. Namun karena kasih karunia Tuhan, yang walaupun kita itu lemah dan ‘tak berdaya, namun karena Tuhan mendatangi kita, maka Dia menuntun kita ke jalan yang benar.

Efesus 2:1-10 Kasih Karunia Allah Yang Menghidupkan

 

Bacaan Firman Tuhan: Efesus 2:1-10, Bilangan 21:4-9

Tentunya kita akan merasakan sukacita ketika kita menerima sebuah pemberian atau hadiah, apalagi jika pemberian itu adalah sesuatu yang tidak akan mungkin kita bisa kita dapatkan jika hanya mengandalkan kemampuan kita. demikianlah halnya dengan firman Tuhan yang telah kita baca ini, kita diajak untuk bersukacita sebab kita telah menerima suatu pemberian yang berharga dari Tuhan yang mustahil bisa kita dapatkan jika hanya mengandalkan kemampuan dan usaha kita, pemberian itu hanya dapat kita terima hanya karena kasih karunia Tuhan, yaitu kehidupan. Lebih tepatnya dikatakan kasih karunia Tuhan yang membangkitkan kita dari kematian karena dosa dan pelanggaran kita.

Kejadian 9:8-17 Janji Dan Kuasa Allah

Bacaan Firman Tuhan: Kejadian 9:8-17

Peristiwa air bah pada masa Nuh mengingatkan kita pada kemahakuasaan Tuhan atas kehidupan ini. Dalam peristiwa air bah, telah diperlihatkan bagaimana manusia yang berdosa menolak untuk bertobat dan juga orang yang diselamatkan karena hidup benar dan mengikuti perintah Tuhan dengan sabar yaitu Nuh dan keluarganya. Jika Tuhan mendatangkan air bah bukan hendak menunjukkan Tuhan yang kejam, tetapi kita melihat bahwa Tuhan sudah cukup sabar menanti agar manusia mau untuk bertobat, namun justru mereka menertawakan kasih karunia yang Tuhan berikan kepada mereka.    

Lukas 14: 12-14 Jangan Sesat Oleh Kebahagiaan Dunia Yang Semu

Lukas 14: 12-14 Jangan Sesat Oleh Kebahagiaan Dunia Yang Semu

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 14: 12-14

Dalam suatu pesta Yesus memberikan pengajaran kepada semua orang yang ada dalam pesta itu. pengajaranNya disampaikan kepada pihak undangan dan juga pengundang. Kepada para undangan Yesus menyampaikan pengajaran bahwa barang siapa meninggikan diri akan direndahkan dan barangsiapa yang merendahkan diri akan diringgikan. Yesus menyampaikan hal ini sebab Dia melihat banyak para undangan yang berusaha untuk menduduki tempat kehormatan (ayat 7-11).

Galatia 5: 19-21 Hidup Dalam Perbuatan Daging Tidak Mendapat Tempat Dalam Kerajaan Allah

Galatia 5: 19-21 Hidup Dalam Perbuatan Daging Tidak Mendapat Tempat Dalam Kerajaan Allah

 

Bacaan Firman Tuhan: Galatia 5: 19-21

Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia adalah untuk menyelamatkan manusia dari kuasa dosa yaitu dengan memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah (Lukas 4:43). Tuhan Yesus mengajarkan banyak hal tentang Kerajaan Allah supaya manusia dapat memahaminya, baik melalui pengajaran dan juga perumpamaan. Supaya melalui kedatangan Tuhan Yesus maka nyatalah pemisahan orang yang hidup dalam Kerajaan Allah dengan orang yang hidup dalam kuasa dosa, sebagaimana yang Tuhan Yesus katakan di Matius 10:34 “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang”. Dengan dedatangan Yesus nyatalah pemisahan yang akan menolong manusia untuk menentukan jalan hidupnya mana jalan kebenaran dan hidup dan mana jalan yang menuju kebinasaan.

Ulangan 18: 9-14 Menang Atas Kuasa Kegelapan

Ulangan 18: 9-14 Menang Atas Kuasa Kegelapan

 

Bacaan Firman Tuhan: Ulangan 18: 9-14

Dalam alkitab, kita dapat melihat banyak cara yang dilakukan oleh iblis untuk menggoda, memperdaya dan menyesatkan manusia untuk menentang Allah, salah satu pekerjaan dari iblis itu adalah menjerumuskan kita ke dalam kuasa kegelapan. 

Kisah Para Rasul 19:13-20 Nama Yesus Bukan Mantera

Kisah Para Rasul 19:13-20 Nama Yesus Bukan Mantera

 Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul 19:13-20

Tujuh orang anak dari imam Yahudi yaitu Skewa yang menjadi tukang jampi menggunakan nama Tuhan Yesus untuk mengusir roh jahat. Namun yang terjadi bukan roh jahat itu yang lari, namun mereka yang menggunakan nama Yesus menjadi jampi itulah yang akhirnya lari telanjang dan luka-luka dibuat oleh orang yang dirasuki roh jahat itu.

Kisah Para Rasul 5:1-11 Ananias dan Safira Mendustai Roh Kudus

Kisah Para Rasul 5:1-11 Ananias dan Safira Mendustai Roh Kudus

Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul 5: 1-11

Kita dapat pelajari bagaimana kehidupan jemaat mula-mula sebagaimana kesaksian yang tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul, khususnya di Kisah 4: 32-37 bahwa jemaat hidup dengan penuh kasih saling membangun sebagai tubuh Kristus. Mereka hidup tanpa berkekurangan sebab segala kepunyaan yang ada pada mereka menjadi milik bersama. Mereka menjual segala kepunyaannya untuk di bawa dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

Diantara jemaat mula-mula itu adalah Ananias dan Safira, pasangan suami istri yang juga menjual sebidang tanah untuk di bawa kehadapan rasul-rasul. Namun ternyata hasil penjualan tanah itu tidak diberikan semua kehadapan rasul-rasul, namun menahannya sebahagian.

Rasul Petrus mengetahui kejahatan hati Ananias dan juga Safira, bahwa mereka tidak jujur, apa yang mereka lakukan itu adalah mendustai Roh Kudus, bukan manusia yang mereka dustai tetapi mereka mendustai Allah. Rasul Petrus menjelaskan bahwa pemberian segala kepunyaan menjadi milik bersama itu bukanlah suatu tuntutan keharusan, bukan pula tekanan kepada jemaat, namun Tuhan menyukai orang yang memberi dengan sukacita (2 Kor. 9:7), melakukan perbuatan baik, jangan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela (Flm. 1:14).

Rasul Petrus menegaskan bahwa lebih baik mereka tidak menjual tanahnya sama sekali daripada menjual untuk menahan sebagian uang hasil penjualannya. Lebih baik tidak usah memberi jika pemberian itu bukan dari ketulusan bahkan hanya sekedar untuk mendapatkan pujian. Rasul Petrus menyampaikan bahwa tanah itu selama belum diseraahkan kepada rasul adalah kuasa mereka, mau diserahkan apa tidak bergantung pada mereka, namun jika memang benar-benar mau memberikannya, maka selayaknya mereka memberikannya dengan sepenuh hati, apa yang mereka jual dan berapa hasil penjualannya sepenuhnya mereka persembahkan dengan ketulusan.

Ketika kita memberikan hati kita kepada Allah, kita tidak boleh memberikannya sebagian, jika kita mengasihi Allah maka kasihilah dengan segenap hati, akal dan budimu. Sehingga akibat dari dosa mereka yang mendustai Roh Kudus, Ananias dan Safira seketika itu juga meninggal di depan kaki rasul Petrus.

Apa yang terjadi pada Ananias dan Safira ini mengingatkan kita dengan apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." Jika kita memang benar-benar mau memberikan hidup kita pada panggilan Tuhan Yesus maka kita harus sepenuhnya memberikan diri kepada Tuhan, bukan setengah hati.

Orang yang setengah hati mengikut Yesus maka bisa seperti Ananias dan Safira ini, yang diperbuatnya hanyalah kemunafikan dan menyalahgunakan nama Tuhan untuk mendapat pujian bagi diri sendiri.

Kita mau di ajar, bahwa Tuhan tidak dapat didustai, apa yang kita lakukan secara tersembunyi di hadapan manusia semuanya terlihat jelas di mata Tuhan. Kita bisa saja mengelabui atau menutup-nutupi apa yang ada dalam hati kita di hadapan sesama kita manusia, namun tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan, bahkan Tuhan sendiri yang jauh lebih mengetahui siapa kita dibandingkan kita sendiri.

Kesungguhan iman dan kasih kita kepada Tuhan haruslah dengan kesungguhan mempersembahkan hidup kita menjadi persembahan yang kudus di hadapan Tuhan. Iman kita dengan sendirinya akan teruji kemurniannya dalam menghadapi setiap situasi dalam kehidupan ini, dalam hubungan kita dengan sesama, dalam keluarga, dalam kehidupan berjemaat, dalam pekerjaan dan juga hidup bermasyarakat. Tuhan melihat apa yang kita perbuat, apa yang ada dalam hati kita.


Markus 16: 15-20 Beritakanlah Injil, Tuhan Besertamu

 

Bacaan firman Tuhan: Markus 16: 15-20

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Wahyu 12: 10-12 Nyanyian Kemenangan Melawan Iblis

Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 12: 10-12

Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."

1 Petrus 4: 12-19 Berbahagia Dalam Penderitaan

1 Petrus 4: 12-19 Berbahagia Dalam Penderitaan


Bacaan Firman Tuhan: 1 Petrus 4: 12-19
Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau. Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu. Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah? Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.
Mazmur 112: 1-10 Berbahagialah Orang Yang Takut Akan TUHAN

Mazmur 112: 1-10 Berbahagialah Orang Yang Takut Akan TUHAN

Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 112: 1-10
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya. Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil. Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya. Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya. Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya. Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan. Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati, ia menggertakkan giginya, lalu hancur; keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.
Matius 5: 1-12 Ucapan Bahagia Tuhan Yesus

Matius 5: 1-12 Ucapan Bahagia Tuhan Yesus


Bacaan Firman Tuhan: Matius 5: 1-12
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Berbahagialah kamu,jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.
Pengkhotbah 3: 1-14 Indah Pada Waktunya

Pengkhotbah 3: 1-14 Indah Pada Waktunya


Bacaan Firman Tuhan: Pengkhotbah 3: 1-14
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah? Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hatimereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka.  Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah Aku tahu bahwa segala sesuatu yangdilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.