Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Tuesday, August 4, 2020

Amsal 6: 6-11 Hai Pemalas Belajarlah Dari Semut

Bacaan Firman Tuhan: Amsal 6:6-11

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" -- maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.

Tuesday, October 1, 2019

Pengkhotbah 3: 1-14 Indah Pada Waktunya


Bacaan Firman Tuhan: Pengkhotbah 3: 1-14
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah? Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hatimereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka.  Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah Aku tahu bahwa segala sesuatu yangdilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.

Saturday, September 14, 2019

Lukas 14: 7-11 Hidup Dengan Rendah Hati

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 14: 7-11
Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah. Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

Thursday, August 8, 2019

2 Raja-raja 5: 1-6 Jangan Berkecil Hati


Bacaan Firman Tuhan: 2 Raja-raja 5: 1-6
Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman. Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya." Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: "Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeriIsrael itu."  Maka jawab raja Aram: "Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel." Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian. Ia menyampaikan surat itu kepadaraja Israel, yang berbunyi: "Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya."

Wednesday, November 16, 2016

2 Samuel 22: 21-31 | Konsekuensi Setiap Perbuatan

Bacaan Firman Tuhan: 2 Samuel 22: 21-31; Mazmur 18: 21-31
Karena Engkaulah pelitaku, ya TUHAN, dan TUHAN menyinari kegelapanku. Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan, dengan Allahku aku berani melompati tembok. Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; sabda TUHAN itu murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.

Monday, January 25, 2016

Tuhan Sediakan Yang Terbaik Bagi Kita



Menjelang perjamuan itu di mulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan:Marilah, sebab segala sesuatu telah siap” – Lukas 14: 17

Thursday, October 1, 2015

Yesus Saudara Dekatku



Bacaan Firman Tuhan: Ibrani 2: 5-12

“Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan” – Ibrani 2: 10

Keadaan manusia saat ini sangatlah berbeda dengan rencana Tuhan semula ketika menciptakan manusia. Kita dapat melihat saat ini bagaimana manusia hidup saling bermusuhan, bersaing, membunuh dan pastinya kita tidak begitu saja menaruh percaya kepada orang yang pertama kali kita kenal.

Thursday, August 27, 2015

Milikilah Kekayaan Rohani yang Berlimpah



Manusia, yang dengan segala kegemilangannya tidak mempunyai pengertian, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan – Mazmur 49: 21

Mazmur ini menjelaskan pada kita bahwa kehidupan itu sangat berharga, jauh lebih berharga dari apapun yang ada di dunia ini. Tetapi orang yang tidak memiliki pengertian tentang hidup adalah orang yang menyia-nyiakan hidupnya. Orang yang tidak memiliki pengertian tentang hidupnya tidak ada bedanya dengan hewan yan dibawa ketempat penjagalan.

Tuesday, July 7, 2015

Efesus 1: 3-14 | Berkat Rohani Untuk Puji-pujian dan Kemuliaan Tuhan



Bacaan Firman Tuhan: Efesus 1: 3-14

“Supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaanNya”

Paulus memuji kemuliaan Tuhan yang besar dan juga sekaligus untuk menyatakan kasih Tuhan kepada manusia. Bahwa Tuhan telah mengaruniakan berkat rohani yang besar di dalam nama Yesus Kristus. Berkat rohani itu telah nyata kepada setiap yang percaya kepada Kristus yaitu: supaya kita kudus, menjadi anak-anakNya, pengampunan dosa, menyatakan rahasia kehendakNya, yang semuanya ini dimateraikan di dalam Roh Kudus.

Tuesday, June 30, 2015

Berakar Seperti Pohon Korma, Bertumbuh Seperti Pohon Aras



“Orang Benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon” – Mazmur 92: 13

Orang benar itu digambarkan: bertunas seperti pohon korma dan tumbuh subur seperti pohon aras. Maka apa keunikan dari kedua pohon ini? Menapa digambarkan kepada kedua pohon ini? Mari kita bahas satu per satu.

Pohon Korma
Biasanya hidup di padang pasir. Jika pohon ini ditanam, maka tunasnya tidak akan langsung terlihat hanya dalam beberapa hari saja, namun harus ditunggu selama berbulan-bulan lamanya. Mengapa demikian? Sebab pertumbuhannya dimulai dari akar yang terus merambat ke bawah sampai menemukan sumber air. Ketika mata air telah ditemukan, maka tunas pun akan mulai bertumbuh sampai pohon itu besar dan menghasilkan buah.

Maka bagaimanapun panasnya padang pasir yang tandus itu, pohon korma dapat terus tumbuh subur. Walaupun sepertinya tidak ada kehidupan, tetapi pohon itu dapat tumbuh dengan baik. Demikianlah orang benar itu, bagaimanapun gersangnya kehidupan yang harus dilalui, sesulit apapun kondisi yang terjadi, namun ketika iman kita telah berakar sampai kepada Kristus sebagai sumber kehidupan kita. Maka apapun yang terjadi, kita akan mampu menghadapinya, walaupun kelihatannya pahit, tetapi kita tetap dapat bersukacita menghadapinya.

Pohon Aras
Dikatakan memiliki banyak kelebihan. Merupakan pohon yang besar, kayu yang semakin tua semakin kuat, anti rayap dan serangga karena kayunya terasa pahit, sehingga tidak ada serangga yang dapat mendekati untuk merusak pohon, dan mengeluarkan aroma yang harum. Demikian jugalah orang benar itu, yang tumbuh di dalam Tuhan akan menjadikannya orang yang kuat, semakin bertambah usia, maka hikmatnya juga semakin besar, kehidupannya tidak dapat dirusak oleh kuasa dosa, dan juga akan mengeluarkan tutur kata, sikap dan sifat yang disukai oleh orang banyak. 
  

Maka orang benar itu akan tumbuh kuat seperti pohon aras dan akan berakar kuat seperti pohon korma. Dari atas dan dari bawah sama kuatnya. Maka apapun yang boleh terjadi kita tetap kuat, sebab kita telah bertumbuh dan berakar di dalam Tuhan. Seperti Firman Tuhan dalam Kolose 2: 7 yang mengatakan: “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia”.


About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts
Amsal 6: 6-11 Hai Pemalas Belajarlah Dari Semut

Amsal 6: 6-11 Hai Pemalas Belajarlah Dari Semut

Bacaan Firman Tuhan: Amsal 6:6-11

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" -- maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.

Pengkhotbah 3: 1-14 Indah Pada Waktunya

Pengkhotbah 3: 1-14 Indah Pada Waktunya


Bacaan Firman Tuhan: Pengkhotbah 3: 1-14
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah? Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hatimereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka.  Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah Aku tahu bahwa segala sesuatu yangdilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.
Lukas 14: 7-11 Hidup Dengan Rendah Hati

Lukas 14: 7-11 Hidup Dengan Rendah Hati

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 14: 7-11
Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: "Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah. Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
2 Raja-raja 5: 1-6 Jangan Berkecil Hati

2 Raja-raja 5: 1-6 Jangan Berkecil Hati


Bacaan Firman Tuhan: 2 Raja-raja 5: 1-6
Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman. Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya." Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: "Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeriIsrael itu."  Maka jawab raja Aram: "Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel." Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian. Ia menyampaikan surat itu kepadaraja Israel, yang berbunyi: "Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya."
2 Samuel 22: 21-31 | Konsekuensi Setiap Perbuatan

2 Samuel 22: 21-31 | Konsekuensi Setiap Perbuatan

Bacaan Firman Tuhan: 2 Samuel 22: 21-31; Mazmur 18: 21-31
Karena Engkaulah pelitaku, ya TUHAN, dan TUHAN menyinari kegelapanku. Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan, dengan Allahku aku berani melompati tembok. Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; sabda TUHAN itu murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.
Tuhan Sediakan Yang Terbaik Bagi Kita

Tuhan Sediakan Yang Terbaik Bagi Kita



Menjelang perjamuan itu di mulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan:Marilah, sebab segala sesuatu telah siap” – Lukas 14: 17
Yesus Saudara Dekatku

Yesus Saudara Dekatku



Bacaan Firman Tuhan: Ibrani 2: 5-12

“Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan” – Ibrani 2: 10

Keadaan manusia saat ini sangatlah berbeda dengan rencana Tuhan semula ketika menciptakan manusia. Kita dapat melihat saat ini bagaimana manusia hidup saling bermusuhan, bersaing, membunuh dan pastinya kita tidak begitu saja menaruh percaya kepada orang yang pertama kali kita kenal.

Milikilah Kekayaan Rohani yang Berlimpah



Manusia, yang dengan segala kegemilangannya tidak mempunyai pengertian, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan – Mazmur 49: 21

Mazmur ini menjelaskan pada kita bahwa kehidupan itu sangat berharga, jauh lebih berharga dari apapun yang ada di dunia ini. Tetapi orang yang tidak memiliki pengertian tentang hidup adalah orang yang menyia-nyiakan hidupnya. Orang yang tidak memiliki pengertian tentang hidupnya tidak ada bedanya dengan hewan yan dibawa ketempat penjagalan.

Efesus 1: 3-14 | Berkat Rohani Untuk Puji-pujian dan Kemuliaan Tuhan



Bacaan Firman Tuhan: Efesus 1: 3-14

“Supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaanNya”

Paulus memuji kemuliaan Tuhan yang besar dan juga sekaligus untuk menyatakan kasih Tuhan kepada manusia. Bahwa Tuhan telah mengaruniakan berkat rohani yang besar di dalam nama Yesus Kristus. Berkat rohani itu telah nyata kepada setiap yang percaya kepada Kristus yaitu: supaya kita kudus, menjadi anak-anakNya, pengampunan dosa, menyatakan rahasia kehendakNya, yang semuanya ini dimateraikan di dalam Roh Kudus.

Berakar Seperti Pohon Korma, Bertumbuh Seperti Pohon Aras



“Orang Benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon” – Mazmur 92: 13

Orang benar itu digambarkan: bertunas seperti pohon korma dan tumbuh subur seperti pohon aras. Maka apa keunikan dari kedua pohon ini? Menapa digambarkan kepada kedua pohon ini? Mari kita bahas satu per satu.

Pohon Korma
Biasanya hidup di padang pasir. Jika pohon ini ditanam, maka tunasnya tidak akan langsung terlihat hanya dalam beberapa hari saja, namun harus ditunggu selama berbulan-bulan lamanya. Mengapa demikian? Sebab pertumbuhannya dimulai dari akar yang terus merambat ke bawah sampai menemukan sumber air. Ketika mata air telah ditemukan, maka tunas pun akan mulai bertumbuh sampai pohon itu besar dan menghasilkan buah.

Maka bagaimanapun panasnya padang pasir yang tandus itu, pohon korma dapat terus tumbuh subur. Walaupun sepertinya tidak ada kehidupan, tetapi pohon itu dapat tumbuh dengan baik. Demikianlah orang benar itu, bagaimanapun gersangnya kehidupan yang harus dilalui, sesulit apapun kondisi yang terjadi, namun ketika iman kita telah berakar sampai kepada Kristus sebagai sumber kehidupan kita. Maka apapun yang terjadi, kita akan mampu menghadapinya, walaupun kelihatannya pahit, tetapi kita tetap dapat bersukacita menghadapinya.

Pohon Aras
Dikatakan memiliki banyak kelebihan. Merupakan pohon yang besar, kayu yang semakin tua semakin kuat, anti rayap dan serangga karena kayunya terasa pahit, sehingga tidak ada serangga yang dapat mendekati untuk merusak pohon, dan mengeluarkan aroma yang harum. Demikian jugalah orang benar itu, yang tumbuh di dalam Tuhan akan menjadikannya orang yang kuat, semakin bertambah usia, maka hikmatnya juga semakin besar, kehidupannya tidak dapat dirusak oleh kuasa dosa, dan juga akan mengeluarkan tutur kata, sikap dan sifat yang disukai oleh orang banyak. 
  

Maka orang benar itu akan tumbuh kuat seperti pohon aras dan akan berakar kuat seperti pohon korma. Dari atas dan dari bawah sama kuatnya. Maka apapun yang boleh terjadi kita tetap kuat, sebab kita telah bertumbuh dan berakar di dalam Tuhan. Seperti Firman Tuhan dalam Kolose 2: 7 yang mengatakan: “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia”.