Bacaan Firman Tuhan: Ibrani 2: 1-4
2:1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus
Bacaan Firman Tuhan: Ibrani 2: 1-4
2:1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
Bacaan Firman Tuhan: Filemon 1: 8-17
Onesimus seorang hamba milik Filemon yang pergi melarikan diri ke Roma. Jika merujuk ke ayat 18 (“kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu”) kemungkinan juga Onesimus telah merugikan tuannya dengan mencuri harta bendanya. Namun di Roma Onesimus bertemu dengan Paulus dan menjadi seorang Kristen. Dan Onesimus mau untuk kembali kepada tuannya, tetapi Paulus memohon kepada Filemon agar menerima kembali Onesimus bukan lagi sebagai hamba tetapi sebagai saudara yang terkasih.
Bacaan Firman Tuhan: Pengkhotbah 10: 10-15
10:10 Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.
Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 35: 4-10
Nabi Yesaya pada masannya ingin menyadarkan umat Allah bahwa penderitaan yang mereka alami bukanlah karena kekuatan dari bangsa asing namun karena dosa yang mereka lakukan dan juga memberitakan bahwa Tuhan akan datang membawa perubahan melalui janji keselamatan melalui kedatangan Mesias. Yesaya menggunakan bahasa sastra yang indah untuk mengungkapkan keselamatan Tuhan kepada umatNya. Tuhan akan datang dengan keadilanNya menjauhkan penderitaan dosa diantara umatNya dengan “Jalan Kudus” (ay.8), setiap umat yang berjalan dalam jalan itu akan mendapatkan “sukacita abadi” (ay.10).
Bacaan Firman Tuhan: Markus 7: 17-23
Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu. (ayat 17)
Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 34: 12-18
Di ayat sebelum nas ini Pemazmur menyampaikan kesaksiannya bagaimana peran Tuhan pada masa-masa sulit yang dihadapinya. Pemazmur bersaksi bahwa bukan karena kemampuannya dapat terhindar masalah, tetapi semua adalah campur tangan Tuhan yang menyelamatkannya. Pemazmur mencari Tuhan dan berseru kepada Tuhan dalam kesesakannya, dan Tuhan mendengar dan menyelamatkannya. Dalam setiap usahanya untuk melepaskan diri dari setiap masalah, dia tidak pernah untuk meninggikan diri sekalipun banyak orang yang bernyanyi-nyanyi tentang kehebatannya (1 Samuel 21: 10-15), tetapi Pemazmur selalu takut akan Tuhan karena semua kemampuannya itu adalah pertolongan Tuhan.
Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 8: 30-36
Di ayat 30 dan 31 dijelaskan bahwa setelah Yesus melakukan pengajaranNya, banyak orang Yahudi yang percaya kepada Yesus. Tetapi Yesus melihat kepercayaan mereka itu masih sangat lemah. Maka Yesus perlu menjelaskan lebih lanjut bagaimana menjadi seorang yang percaya kepadaNya.
Bacaan Firman Tuhan: Ibrani 2: 1-4
2:1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
Bacaan Firman Tuhan: Filemon 1: 8-17
Onesimus seorang hamba milik Filemon yang pergi melarikan diri ke Roma. Jika merujuk ke ayat 18 (“kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu”) kemungkinan juga Onesimus telah merugikan tuannya dengan mencuri harta bendanya. Namun di Roma Onesimus bertemu dengan Paulus dan menjadi seorang Kristen. Dan Onesimus mau untuk kembali kepada tuannya, tetapi Paulus memohon kepada Filemon agar menerima kembali Onesimus bukan lagi sebagai hamba tetapi sebagai saudara yang terkasih.
Bacaan Firman Tuhan: Pengkhotbah 10: 10-15
10:10 Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.
Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 35: 4-10
Nabi Yesaya pada masannya ingin menyadarkan umat Allah bahwa penderitaan yang mereka alami bukanlah karena kekuatan dari bangsa asing namun karena dosa yang mereka lakukan dan juga memberitakan bahwa Tuhan akan datang membawa perubahan melalui janji keselamatan melalui kedatangan Mesias. Yesaya menggunakan bahasa sastra yang indah untuk mengungkapkan keselamatan Tuhan kepada umatNya. Tuhan akan datang dengan keadilanNya menjauhkan penderitaan dosa diantara umatNya dengan “Jalan Kudus” (ay.8), setiap umat yang berjalan dalam jalan itu akan mendapatkan “sukacita abadi” (ay.10).
Bacaan Firman Tuhan: Markus 7: 17-23
Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu. (ayat 17)
Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 34: 12-18
Di ayat sebelum nas ini Pemazmur menyampaikan kesaksiannya bagaimana peran Tuhan pada masa-masa sulit yang dihadapinya. Pemazmur bersaksi bahwa bukan karena kemampuannya dapat terhindar masalah, tetapi semua adalah campur tangan Tuhan yang menyelamatkannya. Pemazmur mencari Tuhan dan berseru kepada Tuhan dalam kesesakannya, dan Tuhan mendengar dan menyelamatkannya. Dalam setiap usahanya untuk melepaskan diri dari setiap masalah, dia tidak pernah untuk meninggikan diri sekalipun banyak orang yang bernyanyi-nyanyi tentang kehebatannya (1 Samuel 21: 10-15), tetapi Pemazmur selalu takut akan Tuhan karena semua kemampuannya itu adalah pertolongan Tuhan.
Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 8: 30-36
Di ayat 30 dan 31 dijelaskan bahwa setelah Yesus melakukan pengajaranNya, banyak orang Yahudi yang percaya kepada Yesus. Tetapi Yesus melihat kepercayaan mereka itu masih sangat lemah. Maka Yesus perlu menjelaskan lebih lanjut bagaimana menjadi seorang yang percaya kepadaNya.
Habakuk 3:10-19 Bergembira di Dalam Tuhan Habakuk melihat kejahatan umat Tuhan di Yehuda dan memohon kepada Tuhan supaya bertindak, namu...