Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Wednesday, November 27, 2013

Pengharapan Membawa Keselamatan (Yesaya 2:1-5)

Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 2: 1-5
"Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

Thursday, November 21, 2013

KPK: Berani Jujur Hebat! dan ALKITAB Katakan...


Bacaan: Amsal 11: 3-7,11
Berani jujur hebat! Merupakan jargon yang saat ini terus dikampanyekan sebagai wujud dukungan akan pemberantasan korupsi di Indonesia sekaligus untuk mendidik generasi muda menjadi generasi anti korupsi. Krisis kejujuran memang sedang melanda Indonesia, dan merupakan salah satu biang kerok terjadinya krisis ekonomi dan permasalahan sosial pada masyarakat saat ini.

Wednesday, November 20, 2013

Pengharapan Hidup Yang Kekal (1 Tesalonika 4:13-18)

Bacaan Firman Tuhan: 1 Tesalonika 4:13-18
Pengharapan jemaat mula-mula akan kedatangan kristus yang akan segera tiba membuat mereka tegar dan kuat di dalam iman yang walaupun menghadapi berbagai penganiayaan dan tekanan. Namun demikian mereka mempertanyakan tentang saudara-saudara mereka yang telah meninggal sementara kedatangan Kristus juga belum kunjung tiba. Paulus memberi jawab atas pertanyaan tersebut bahwa orang yang meninggal akan bersama dengan Tuhan karena ketika Kristus datang dengan kemuliaanNya maka orang yang masih hidup akan diangkat bersama-sama dengan mereka yang telah meninggal untuk hidup selama-lamanya bersama dengan Tuhan.

Saturday, November 16, 2013

Pokok Anggur Yang Benar (Yohanes 15:1-8; Galatia 2:19-21)

Yohannes 15: 1-8 Pokok Anggur yang Benar
Yesus mengidentifikasi diriNya dengan gambaran “Pokok anggur yang benar”. Secara umum kita dapat melihat bahwa Yesus ingin memperlihatkan diriNya adalah pokok anggur sebagai sumber kehidupan bagi “rating-rantingnya” dan mustahil ranting akan berbuah jika tidak melekat pada batang pohon itu, karena ranting itu akan kering karena tidak menyatu dengan pokoknya. Maka pokok anggur memperlihatkan sumber kehidupan yang akan menghasilkan buah, dan lebih tegas lagi dinyatakan Tuhan Yesus bahwa

Wednesday, September 25, 2013

Kasih Allah, Mengasihi Sesama (Matius 25: 34-40)

Renungan kita kali ini merupakan bagian dari pemberitaan Tuhan Yesus mengenai akhir zaman (pasal 24-25). Sebelumnya Tuhan Yesus telah mengingatkan agar senantiasa waspada sebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak di duga. Baik melalui perumpamaan maupun nasehat dan kewaspadaan akan mesias-mesias palsu yang menyesatkan. 

Dalam renungan kita saat ini mengarahkan pandangan kita ketika Anak Manusia itu datang dalam kemulianNya untuk melaksanakan penghakiman terakhir, semua bangsa akan dikumpulkan dan akan dilakukan pemisahan kesebelah kiri dan kananNya. Ada beberapa hal

Thursday, September 12, 2013

1 Timotius 1: 12-17 | Ambang Pintu Keselamatan

Surat penggembalaan Paulus ini menguatkan Timotius dalam pelayanannya di Efesus sekaligus mengingatkan kembali dalam mempertahankan kemurnian Injil dari begitu banyaknya ajaran-ajaran sesat dengan tetap mempertahankan pelayanan yang memberitakan kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas (ay.5). sehingga pelayanan Timotius tetap diperjuangkan dalam iman dan hati nurani yang murni (ay.18). Sebab Timotius adalah generasi penerus untuk menjadi pelayan di tengah-tengah jemaat tetap dapat bertahan dalam pemberitaan keselamatan Allah di dalam iman yang murni.

Tuesday, September 3, 2013

Menuai Untuk Kemuliaan Allah (Yohanes 4: 31-42)

Yohanes 4: 31-42; Matius 7: 15-23; Menuai Untuk Kemuliaan Allah 
Dalam perjalanan Tuhan Yesus bersama murid-muridNya ke Galilea dengan melintasi daerah Samaria dan sesampainya di sebuah kota di Samaria yaitu Sikhar. Keletihan dalam perjalanan Yesus berhenti di sebuah sumur yaitu Sumur Yakub, sementara murid-murid Tuhan Yesus pergi ke kota untuk membeli makakanan. Disinilah terjadi percakapan antara Yesus dengan perempuan Samaria. 
Dalam percakapan itu dapat kita baca bahwa perempuan Samaria itu menjadi percaya kepada Yesus dan mengucapkan pengakuan yang begitu indah yaitu “...Sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, Dialah benar-benar Juruselamat Dunia” (ay. 42). Dari kesaksian perempuan Samaria itu banyak juga dari orang-orang yang Samaria yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus.

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Pengharapan Membawa Keselamatan (Yesaya 2:1-5)

Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 2: 1-5
"Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

KPK: Berani Jujur Hebat! dan ALKITAB Katakan...


Bacaan: Amsal 11: 3-7,11
Berani jujur hebat! Merupakan jargon yang saat ini terus dikampanyekan sebagai wujud dukungan akan pemberantasan korupsi di Indonesia sekaligus untuk mendidik generasi muda menjadi generasi anti korupsi. Krisis kejujuran memang sedang melanda Indonesia, dan merupakan salah satu biang kerok terjadinya krisis ekonomi dan permasalahan sosial pada masyarakat saat ini.

Pengharapan Hidup Yang Kekal (1 Tesalonika 4:13-18)

Bacaan Firman Tuhan: 1 Tesalonika 4:13-18
Pengharapan jemaat mula-mula akan kedatangan kristus yang akan segera tiba membuat mereka tegar dan kuat di dalam iman yang walaupun menghadapi berbagai penganiayaan dan tekanan. Namun demikian mereka mempertanyakan tentang saudara-saudara mereka yang telah meninggal sementara kedatangan Kristus juga belum kunjung tiba. Paulus memberi jawab atas pertanyaan tersebut bahwa orang yang meninggal akan bersama dengan Tuhan karena ketika Kristus datang dengan kemuliaanNya maka orang yang masih hidup akan diangkat bersama-sama dengan mereka yang telah meninggal untuk hidup selama-lamanya bersama dengan Tuhan.

Pokok Anggur Yang Benar (Yohanes 15:1-8; Galatia 2:19-21)

Yohannes 15: 1-8 Pokok Anggur yang Benar
Yesus mengidentifikasi diriNya dengan gambaran “Pokok anggur yang benar”. Secara umum kita dapat melihat bahwa Yesus ingin memperlihatkan diriNya adalah pokok anggur sebagai sumber kehidupan bagi “rating-rantingnya” dan mustahil ranting akan berbuah jika tidak melekat pada batang pohon itu, karena ranting itu akan kering karena tidak menyatu dengan pokoknya. Maka pokok anggur memperlihatkan sumber kehidupan yang akan menghasilkan buah, dan lebih tegas lagi dinyatakan Tuhan Yesus bahwa

Kasih Allah, Mengasihi Sesama (Matius 25: 34-40)

Renungan kita kali ini merupakan bagian dari pemberitaan Tuhan Yesus mengenai akhir zaman (pasal 24-25). Sebelumnya Tuhan Yesus telah mengingatkan agar senantiasa waspada sebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak di duga. Baik melalui perumpamaan maupun nasehat dan kewaspadaan akan mesias-mesias palsu yang menyesatkan. 

Dalam renungan kita saat ini mengarahkan pandangan kita ketika Anak Manusia itu datang dalam kemulianNya untuk melaksanakan penghakiman terakhir, semua bangsa akan dikumpulkan dan akan dilakukan pemisahan kesebelah kiri dan kananNya. Ada beberapa hal

1 Timotius 1: 12-17 | Ambang Pintu Keselamatan

Surat penggembalaan Paulus ini menguatkan Timotius dalam pelayanannya di Efesus sekaligus mengingatkan kembali dalam mempertahankan kemurnian Injil dari begitu banyaknya ajaran-ajaran sesat dengan tetap mempertahankan pelayanan yang memberitakan kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas (ay.5). sehingga pelayanan Timotius tetap diperjuangkan dalam iman dan hati nurani yang murni (ay.18). Sebab Timotius adalah generasi penerus untuk menjadi pelayan di tengah-tengah jemaat tetap dapat bertahan dalam pemberitaan keselamatan Allah di dalam iman yang murni.

Menuai Untuk Kemuliaan Allah (Yohanes 4: 31-42)

Yohanes 4: 31-42; Matius 7: 15-23; Menuai Untuk Kemuliaan Allah 
Dalam perjalanan Tuhan Yesus bersama murid-muridNya ke Galilea dengan melintasi daerah Samaria dan sesampainya di sebuah kota di Samaria yaitu Sikhar. Keletihan dalam perjalanan Yesus berhenti di sebuah sumur yaitu Sumur Yakub, sementara murid-murid Tuhan Yesus pergi ke kota untuk membeli makakanan. Disinilah terjadi percakapan antara Yesus dengan perempuan Samaria. 
Dalam percakapan itu dapat kita baca bahwa perempuan Samaria itu menjadi percaya kepada Yesus dan mengucapkan pengakuan yang begitu indah yaitu “...Sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, Dialah benar-benar Juruselamat Dunia” (ay. 42). Dari kesaksian perempuan Samaria itu banyak juga dari orang-orang yang Samaria yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus.