Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Tuesday, April 26, 2016

Yohanes 14: 23-29 | Tuhan ada dalam diriku



Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 14: 23-29
“Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu”
Melalui nas ini kita diberikan pemahaman tentang eksistensi pribadi Allah ditengah-tengah kehidupan murid-muridNya ataupun dalam kehidupan umat percaya. Dinyatakan pada kita bagaimana kasih dan keperduliaan Tuhan yang begitu besarnya pada kita manakala Tuhan Yesus harus menyatakan kata-kata perpisahan kepada murid-muridNya, supaya jangan takut menjalani kehidupan ini.

Thursday, April 21, 2016

Kisah Para Rasul 11: 1-8 | "MOVE ON"



Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul 11: 1-8
“Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah”
Tuhan Yesus telah mengubah pengertian tentang lahiriah menjadi rohani. Dalam nama Yesus tidak ada perbedaan, siapa saja dapat datang kepadaNya dan penebusanNya adalah untuk semua orang, tidak ada perbedaan antara makanan halal dan haram, manusia hanya perlu mengatur makanan itu masuk dalam tubuhnya secukupnya.

Wednesday, April 13, 2016

1 Tawarikh 16: 31-36 | Bersyukurlah Sebab Tuhan Beserta Kita!



Bacaan Firman Tuhan: 1 Tawarikh 16: 31-36
“Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya”
Tabut Perjanjian (Ul. 31:26), Tabut Allah (1 Sam. 3:3) atau juga disebut dengan Tabut Kesaksian berisikan Loh Batu kesepuluh Hukum Taurat, Roti Manna dan Tongkat Harun. Sesuai dengan perintah Tuhan untuk membuat suatu tabut dan di taruh di dalam kemah kudus.

Friday, April 8, 2016

Wahyu 5: 11-14 | Siapa Tuhan Dalam Hidupmu?



Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 5: 11-14
"Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
Dalam penglihatan Yohanes ini memperlihatka pada kita kuasa, kemuliaan dan kekayaan Tuhan yang ‘tak terjangkau. Kunci kehidupan ada pada Anak Domba yang disembelih yaiu Yesus Kristus. Maka tidak akan henti-hentinya puji-pjian dipanjatkan padaNya, segala mahluk menyembah dan memuliakan Dia sampai selamanya.

Thursday, March 31, 2016

Mazmur 150 | Segala yang bernafas memuji Tuhan




Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 150
“Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!
Memuji Tuhan adalah bahagian dari kehidupan manusia yang tidak dapat terpisahkan. Itulah sebabnya dalam Mazmur ini di ungkapkan “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN!”. Sepanjang kehidupan kita, memuji keagungan Tuhan tidak akan pernah berhenti.

Tuesday, March 29, 2016

Yohanes 20: 19-31 | Ya Tuhanku dan Allahku



Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 20: 19-31
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
Di suatu tempat yang pintu-pintunya semua terkunci rapat, berkumpullah murid-murid Tuhan Yesus. Dengan penuh rasa takut kepada orang-orang Yahudi, hal ini wajar karena yang disalibkan orang Yahudi adalah Guru mereka, maka bisa saja imbas dari penyaliban itu kemudian adalah para pengikutNya. Tetapi tidaklah itu saja yang ada dalam perasaan mereka, bisa saja ada muncul perasaan bersalah bercampur kesedihan dalam diri mereka. Selama ini mereka selalu bersama-sama dengan Yesus, namun ketika Yesus menderita mereka tidak ada bersama Yesus, justru mereka semua menyelamatkan diri dan meninggalkan Tuhan Yesus dalam penderitaanNya.

Ketika para murid larut dalam rasa takut, bersalah dan bersedih Yesus datang berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata “Damai sejahtera bagi kamu”. Tentu ini seperti ‘petir di siang bolong’, semua perasaan negatif tadi telah berubah menjadi sukacita.

Kehadiran Tuhan dalam hidup manusia adalah membawa sukacita. Apapun situasi yang sedang terjadi “Damai Sejahtera Tuhan” akan membuat kita berada diatas segala yang terjadi. Kita bukan lagi berada di bawah tekanan ketakutan, rasa bersalah dan kesedihan itu, tetapi kita telah diangkat oleh Tuhan untuk mengaturnya dengan kuasa pertolongan Tuhan.
Ketika para murid Yesus telah penuh dengan sukacita, ternyata Tomas tidak beserta mereka ketika itu. Tentu perasaan murid-murid yang telah melihat Yesus tidaklah sama dengan perasaan Tomas. Pernyataannya jelas bahwa dia tidak akan percaya sebelum melihat bekas luka dan paku yang ada pada tubuh Yesus.

Akhirnya, setelah delapan hari ketika Tomas telah bersama dengan murid-murid yang lain Tuhan Yesus menampakkan Diri dan memperlihatkan bekas luka itu kepada Tomas. Hanya kalimat pendek yang bisa diucapkan oleh Tomas: “Ya Tuhanku dan Allahku”. Ini adalah suatu pengakuan Iman yang besar dalam Injil, yang mana kita bisa menemukan salah satu pernyataan tentang pengakuan Iman bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah. 

Tomas percaya karena telah melihat, tetapi Tuhan Yesus menyatakan pada kita saat ini: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya”. Itulah kekuatan Iman, sebagaimana yang tertulis dalam Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”.

Dalam hal iman kepada Tuhan, percaya kepada sesuatu yang tidak dilihat bukanlah sama artinya dengan mempercayai yang tidak masuk diakal, tetapi kita sedang mempercayai kuasa yang mengatasi segala akal dan pikiran. Tuhan Yesus menyatakan berbahagialah kita saat ini yang mempercayaiNya walaupun kita bukan lagi berada pada sejarah ketika Yesus menyatakan diri sebagai manusia.

Walaupun kita bukanlah saksi sejarah bagaimana perbuatan Tuhan di dalam Yesus Kristus nyata dalam dunia ini, tetapi kita orang percaya mendapatkan kuasaNya dan merasakannya hingga saat ini. Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya. Tuhan bekerja dan berkarya hingga saat ini dalam kehidupan manusia. Maka apapun yang boleh terjadi dalam kehidupan kita, iman akan berbuahkan sukacita dalam kehidupan kita, yang memampukan kita berbuat dan berkarya didalam kuasa Tuhan.

Friday, March 11, 2016

Yesaya 43: 16-21 | Kasih Setia, Kuasa dan Keadilan Tuhan Kekal



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 43: 16-21
“Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Yohanes 14: 23-29 | Tuhan ada dalam diriku

Yohanes 14: 23-29 | Tuhan ada dalam diriku



Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 14: 23-29
“Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu”
Melalui nas ini kita diberikan pemahaman tentang eksistensi pribadi Allah ditengah-tengah kehidupan murid-muridNya ataupun dalam kehidupan umat percaya. Dinyatakan pada kita bagaimana kasih dan keperduliaan Tuhan yang begitu besarnya pada kita manakala Tuhan Yesus harus menyatakan kata-kata perpisahan kepada murid-muridNya, supaya jangan takut menjalani kehidupan ini.
Kisah Para Rasul 11: 1-8 | "MOVE ON"

Kisah Para Rasul 11: 1-8 | "MOVE ON"



Bacaan Firman Tuhan: Kisah Para Rasul 11: 1-8
“Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah”
Tuhan Yesus telah mengubah pengertian tentang lahiriah menjadi rohani. Dalam nama Yesus tidak ada perbedaan, siapa saja dapat datang kepadaNya dan penebusanNya adalah untuk semua orang, tidak ada perbedaan antara makanan halal dan haram, manusia hanya perlu mengatur makanan itu masuk dalam tubuhnya secukupnya.

1 Tawarikh 16: 31-36 | Bersyukurlah Sebab Tuhan Beserta Kita!



Bacaan Firman Tuhan: 1 Tawarikh 16: 31-36
“Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya”
Tabut Perjanjian (Ul. 31:26), Tabut Allah (1 Sam. 3:3) atau juga disebut dengan Tabut Kesaksian berisikan Loh Batu kesepuluh Hukum Taurat, Roti Manna dan Tongkat Harun. Sesuai dengan perintah Tuhan untuk membuat suatu tabut dan di taruh di dalam kemah kudus.
Wahyu 5: 11-14 | Siapa Tuhan Dalam Hidupmu?

Wahyu 5: 11-14 | Siapa Tuhan Dalam Hidupmu?



Bacaan Firman Tuhan: Wahyu 5: 11-14
"Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
Dalam penglihatan Yohanes ini memperlihatka pada kita kuasa, kemuliaan dan kekayaan Tuhan yang ‘tak terjangkau. Kunci kehidupan ada pada Anak Domba yang disembelih yaiu Yesus Kristus. Maka tidak akan henti-hentinya puji-pjian dipanjatkan padaNya, segala mahluk menyembah dan memuliakan Dia sampai selamanya.
Mazmur 150 | Segala yang bernafas memuji Tuhan

Mazmur 150 | Segala yang bernafas memuji Tuhan




Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 150
“Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!
Memuji Tuhan adalah bahagian dari kehidupan manusia yang tidak dapat terpisahkan. Itulah sebabnya dalam Mazmur ini di ungkapkan “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN!”. Sepanjang kehidupan kita, memuji keagungan Tuhan tidak akan pernah berhenti.
Yohanes 20: 19-31 | Ya Tuhanku dan Allahku

Yohanes 20: 19-31 | Ya Tuhanku dan Allahku



Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 20: 19-31
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
Di suatu tempat yang pintu-pintunya semua terkunci rapat, berkumpullah murid-murid Tuhan Yesus. Dengan penuh rasa takut kepada orang-orang Yahudi, hal ini wajar karena yang disalibkan orang Yahudi adalah Guru mereka, maka bisa saja imbas dari penyaliban itu kemudian adalah para pengikutNya. Tetapi tidaklah itu saja yang ada dalam perasaan mereka, bisa saja ada muncul perasaan bersalah bercampur kesedihan dalam diri mereka. Selama ini mereka selalu bersama-sama dengan Yesus, namun ketika Yesus menderita mereka tidak ada bersama Yesus, justru mereka semua menyelamatkan diri dan meninggalkan Tuhan Yesus dalam penderitaanNya.

Ketika para murid larut dalam rasa takut, bersalah dan bersedih Yesus datang berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata “Damai sejahtera bagi kamu”. Tentu ini seperti ‘petir di siang bolong’, semua perasaan negatif tadi telah berubah menjadi sukacita.

Kehadiran Tuhan dalam hidup manusia adalah membawa sukacita. Apapun situasi yang sedang terjadi “Damai Sejahtera Tuhan” akan membuat kita berada diatas segala yang terjadi. Kita bukan lagi berada di bawah tekanan ketakutan, rasa bersalah dan kesedihan itu, tetapi kita telah diangkat oleh Tuhan untuk mengaturnya dengan kuasa pertolongan Tuhan.
Ketika para murid Yesus telah penuh dengan sukacita, ternyata Tomas tidak beserta mereka ketika itu. Tentu perasaan murid-murid yang telah melihat Yesus tidaklah sama dengan perasaan Tomas. Pernyataannya jelas bahwa dia tidak akan percaya sebelum melihat bekas luka dan paku yang ada pada tubuh Yesus.

Akhirnya, setelah delapan hari ketika Tomas telah bersama dengan murid-murid yang lain Tuhan Yesus menampakkan Diri dan memperlihatkan bekas luka itu kepada Tomas. Hanya kalimat pendek yang bisa diucapkan oleh Tomas: “Ya Tuhanku dan Allahku”. Ini adalah suatu pengakuan Iman yang besar dalam Injil, yang mana kita bisa menemukan salah satu pernyataan tentang pengakuan Iman bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah. 

Tomas percaya karena telah melihat, tetapi Tuhan Yesus menyatakan pada kita saat ini: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya”. Itulah kekuatan Iman, sebagaimana yang tertulis dalam Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”.

Dalam hal iman kepada Tuhan, percaya kepada sesuatu yang tidak dilihat bukanlah sama artinya dengan mempercayai yang tidak masuk diakal, tetapi kita sedang mempercayai kuasa yang mengatasi segala akal dan pikiran. Tuhan Yesus menyatakan berbahagialah kita saat ini yang mempercayaiNya walaupun kita bukan lagi berada pada sejarah ketika Yesus menyatakan diri sebagai manusia.

Walaupun kita bukanlah saksi sejarah bagaimana perbuatan Tuhan di dalam Yesus Kristus nyata dalam dunia ini, tetapi kita orang percaya mendapatkan kuasaNya dan merasakannya hingga saat ini. Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya. Tuhan bekerja dan berkarya hingga saat ini dalam kehidupan manusia. Maka apapun yang boleh terjadi dalam kehidupan kita, iman akan berbuahkan sukacita dalam kehidupan kita, yang memampukan kita berbuat dan berkarya didalam kuasa Tuhan.
Yesaya 43: 16-21 | Kasih Setia, Kuasa dan Keadilan Tuhan Kekal

Yesaya 43: 16-21 | Kasih Setia, Kuasa dan Keadilan Tuhan Kekal



Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 43: 16-21
“Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”