Khotbah dan Renungan Kristen

Kumpulan Bahan dan Khotbah Kristen terbaru, Kumpulan renungan kristen, Ilustrasi Khotbah, Ayat Emas Alkitab, Kumpulan Gambar Tuhan Yesus Kristus

Thursday, January 5, 2023

Matius 3: 13-17 Kehendak Allah Digenapi di Dalam Yesus

            Bacaan Firman Tuhan: Matius 3: 13-17

Perikop ini menceritakan tentang baptisan Yesus. Untuk apa Tuhan Yesus dibaptis? Yohanes merasa tidak pantas membaptis Yesus. Yesus tidak berdosa, Ia tidak memerlukan pertobatan. Namun mengapa Yesus meminta Yohanes membaptis diri-Nya? Pertama, sebagai tanda pengidentifikasian-Nya dengan orang berdosa. Yesus tidak berdosa, tetapi Ia datang untuk menjadi Juruselamat orang berdosa. Untuk itu Ia perlu menempatkan diri-Nya di posisi orang berdosa. Ia dibaptis “seperti” orang berdosa (Ay. 15). Sebagai bukti bahwa Ia telah menjadi sama dengan manusia lainnya.

Thursday, December 15, 2022

Matius 2: 12 Pesan Natal 2022 Pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain

 Bacaan Firman Tuhan: Matius 2: 12

Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Thursday, December 8, 2022

Yesaya 12: 1-6 Bersukacita Menantikan Tuhan

 bacaan Firman Tuhan: Yesaya 12: 1-6

Nabi Yesaya diutus Tuhan untuk menyuarakan penghukuman dan pengharapan bagi Yerusalem (ps. 1-12). Yesaya diutus untuk menyuarakan firman Tuhan mengenai dosa umat Israel dan para pemimpin atas penyembahan berhala dan ketidakadilan. Akibat dari dosa itu, Allah akan mendatangkan hukuman yang akan datang dengan mengirim bangsa-bangsa untuk menaklukkan Israel. Penghakiman itu akan menjadi api pemurnian bagi bangsa Israel dan akan menyisahkan umat yang telah bertobat dan kembali kepada Allah. Selanjutnya nabi Yesaya juga mendapatkan penglihatan, yaitu nubuatan tentang pengharapan di masa yang akan datang, bahwa setelah penghukuman, Israel digambarkan seperti pohon yang ditebang dan tunggulnya habis terbakar, namun dari tunggul itu akan keluar tunas yang baru, yaitu Imanuel dari keturunan Daud. Dia adalah Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai (9:5). Dia akan memerintah atas Yerusalem yang baru dan semua bangsa akan datang kepadaNya.

Friday, November 18, 2022

1 Korintus 15: 50-58 Allah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus

Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 15: 50-58

Pada zaman Paulus ada yang menentang kepercayaan Kristen tentang kehidupan setelah kematian, mereka yang menentang itu beranggapan bahwa kematian adalah akhir (ay. 12). Sama halnya pada zaman Yesus, ada sekte Yahudi yang disebut Saduki yang tidak percaya tentang kebangkitan dari kematian. Demikian juga hingga saat ini, ada juga yang tidak percaya akan adanya kehidupan setelah kematian. Rasul Paulus menjelaskan bahwa kehidupan setelah kematian bukanlah sebuah dogeng, tetapi justru kepercayaan kita kepada kebangkitan setelah kematian adalah penopang iman percaya kepada Kristus, Paulus mengatakan “sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan” (ay.15) dan “Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal” (ay.20).

Friday, September 9, 2022

Lukas 15: 1-10 Allah Menginginkan Pertobatan

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 15: 1-10

Lukas 15 mengisahkan tiga perumpamaan tentang "yang hilang", yaitu: Perumpamaan tentang domba yang hilang (ay. 4-7), Perumpamaan tentang dirham yang hilang (ay. 8-10), Perumpamaan tentang anak yang hilang (ay. 11-32). Perumpamaan ini tentu tidak bisa dilepaskan dari Lukas 15:1-3 yang mengisahkan tentang perjumpaan Tuhan Yesus dengan  orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang bersungut-sungut melihat Yesus menerima orang-orang berdosa, bahkan Tuhan Yesus makan bersama-sama dengan mereka. Kisah perumpamaan yang disampaikan Tuhan Yesus ini dimaksudkan untuk menanggapi sungut-sungut orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat tersebut, sekaligus untuk menunjukkan alasan tindakanNya. Yesus ingin menunjukkan misi kedatanganNya adalah untuk "mencari mereka yang hilang". Ungkapan "yang hilang" mengacu pada orang berdosa. Berbeda dengan kaum Farisi dan ahli Taurat yang cenderung menjauhi orang berdosa, Tuhan Yesus justru mencari mereka supaya bertobat.  

Monday, August 29, 2022

Lukas 14:25-33 Tuhan Mengetahui Motivasi Setiap Orang Yang MengikutiNya

 Bacaan Firman Tuhan: Lukas 14: 25-33

Sebagaimana dengan topik minggu kita “Semua nyata dihadapan Tuhan” maka demikianlah Yesus melihat orang banyak yang berduyun-duyun mengikutiNya dalam perjalananNya, bahwa Yesus mengetahui bagaimana motivasi orang banyak itu untuk mengikutiNya. Apakah mereka memiliki motivasi yang benar mengikut Yesus atau hanya karena mereka mengikut Yesus karena terhanyut dengan popularitas Yesus yang banyak dibicarakan orang-orang. Maka jika hanya mengikut Yesus dalam sekumpulan orang banyak yang hanya ikut-ikutan, itu belumlah bisa dikatakan sebagai pengikut Yesus yang sejati.

Wednesday, August 24, 2022

Mazmur 139: 1-6 Semua Nyata Dihadapan Tuhan

            Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 139: 1-6 Semua Nyata Dihadapan Tuhan

Dalam nas ini, kita diperlihatkan tentang seorang (pemazmur) yang mengenal Allah secara akrab serta memiliki pengalaman bersama Allah yang menaikkan doa pribadinya. Dilihat dari sudut teologi Perjanjian Lama, ini adalah klimaks dari pemikiran dalam Mazmur mengenai hubungan pribadi dengan Allah. Bahwa Allah memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai kita, dan bahwa semua gerakan dan tindakan kita, baik manusia batiniah maupun lahiriah kita telanjang dan terbuka seluruhnya di hadapan-Nya.

About Metro

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers

Blog Archive

Popular Posts

Matius 3: 13-17 Kehendak Allah Digenapi di Dalam Yesus

Matius 3: 13-17 Kehendak Allah Digenapi di Dalam Yesus

            Bacaan Firman Tuhan: Matius 3: 13-17

Perikop ini menceritakan tentang baptisan Yesus. Untuk apa Tuhan Yesus dibaptis? Yohanes merasa tidak pantas membaptis Yesus. Yesus tidak berdosa, Ia tidak memerlukan pertobatan. Namun mengapa Yesus meminta Yohanes membaptis diri-Nya? Pertama, sebagai tanda pengidentifikasian-Nya dengan orang berdosa. Yesus tidak berdosa, tetapi Ia datang untuk menjadi Juruselamat orang berdosa. Untuk itu Ia perlu menempatkan diri-Nya di posisi orang berdosa. Ia dibaptis “seperti” orang berdosa (Ay. 15). Sebagai bukti bahwa Ia telah menjadi sama dengan manusia lainnya.

Matius 2: 12 Pesan Natal 2022 Pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain

Matius 2: 12 Pesan Natal 2022 Pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain

 Bacaan Firman Tuhan: Matius 2: 12

Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Yesaya 12: 1-6 Bersukacita Menantikan Tuhan

Yesaya 12: 1-6 Bersukacita Menantikan Tuhan

 bacaan Firman Tuhan: Yesaya 12: 1-6

Nabi Yesaya diutus Tuhan untuk menyuarakan penghukuman dan pengharapan bagi Yerusalem (ps. 1-12). Yesaya diutus untuk menyuarakan firman Tuhan mengenai dosa umat Israel dan para pemimpin atas penyembahan berhala dan ketidakadilan. Akibat dari dosa itu, Allah akan mendatangkan hukuman yang akan datang dengan mengirim bangsa-bangsa untuk menaklukkan Israel. Penghakiman itu akan menjadi api pemurnian bagi bangsa Israel dan akan menyisahkan umat yang telah bertobat dan kembali kepada Allah. Selanjutnya nabi Yesaya juga mendapatkan penglihatan, yaitu nubuatan tentang pengharapan di masa yang akan datang, bahwa setelah penghukuman, Israel digambarkan seperti pohon yang ditebang dan tunggulnya habis terbakar, namun dari tunggul itu akan keluar tunas yang baru, yaitu Imanuel dari keturunan Daud. Dia adalah Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai (9:5). Dia akan memerintah atas Yerusalem yang baru dan semua bangsa akan datang kepadaNya.

1 Korintus 15: 50-58 Allah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus

1 Korintus 15: 50-58 Allah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus

Bacaan Firman Tuhan: 1 Korintus 15: 50-58

Pada zaman Paulus ada yang menentang kepercayaan Kristen tentang kehidupan setelah kematian, mereka yang menentang itu beranggapan bahwa kematian adalah akhir (ay. 12). Sama halnya pada zaman Yesus, ada sekte Yahudi yang disebut Saduki yang tidak percaya tentang kebangkitan dari kematian. Demikian juga hingga saat ini, ada juga yang tidak percaya akan adanya kehidupan setelah kematian. Rasul Paulus menjelaskan bahwa kehidupan setelah kematian bukanlah sebuah dogeng, tetapi justru kepercayaan kita kepada kebangkitan setelah kematian adalah penopang iman percaya kepada Kristus, Paulus mengatakan “sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan” (ay.15) dan “Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal” (ay.20).

Lukas 15: 1-10 Allah Menginginkan Pertobatan

Lukas 15: 1-10 Allah Menginginkan Pertobatan

Bacaan Firman Tuhan: Lukas 15: 1-10

Lukas 15 mengisahkan tiga perumpamaan tentang "yang hilang", yaitu: Perumpamaan tentang domba yang hilang (ay. 4-7), Perumpamaan tentang dirham yang hilang (ay. 8-10), Perumpamaan tentang anak yang hilang (ay. 11-32). Perumpamaan ini tentu tidak bisa dilepaskan dari Lukas 15:1-3 yang mengisahkan tentang perjumpaan Tuhan Yesus dengan  orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang bersungut-sungut melihat Yesus menerima orang-orang berdosa, bahkan Tuhan Yesus makan bersama-sama dengan mereka. Kisah perumpamaan yang disampaikan Tuhan Yesus ini dimaksudkan untuk menanggapi sungut-sungut orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat tersebut, sekaligus untuk menunjukkan alasan tindakanNya. Yesus ingin menunjukkan misi kedatanganNya adalah untuk "mencari mereka yang hilang". Ungkapan "yang hilang" mengacu pada orang berdosa. Berbeda dengan kaum Farisi dan ahli Taurat yang cenderung menjauhi orang berdosa, Tuhan Yesus justru mencari mereka supaya bertobat.  

Lukas 14:25-33 Tuhan Mengetahui Motivasi Setiap Orang Yang MengikutiNya

Lukas 14:25-33 Tuhan Mengetahui Motivasi Setiap Orang Yang MengikutiNya

 Bacaan Firman Tuhan: Lukas 14: 25-33

Sebagaimana dengan topik minggu kita “Semua nyata dihadapan Tuhan” maka demikianlah Yesus melihat orang banyak yang berduyun-duyun mengikutiNya dalam perjalananNya, bahwa Yesus mengetahui bagaimana motivasi orang banyak itu untuk mengikutiNya. Apakah mereka memiliki motivasi yang benar mengikut Yesus atau hanya karena mereka mengikut Yesus karena terhanyut dengan popularitas Yesus yang banyak dibicarakan orang-orang. Maka jika hanya mengikut Yesus dalam sekumpulan orang banyak yang hanya ikut-ikutan, itu belumlah bisa dikatakan sebagai pengikut Yesus yang sejati.

Mazmur 139: 1-6 Semua Nyata Dihadapan Tuhan

Mazmur 139: 1-6 Semua Nyata Dihadapan Tuhan

            Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 139: 1-6 Semua Nyata Dihadapan Tuhan

Dalam nas ini, kita diperlihatkan tentang seorang (pemazmur) yang mengenal Allah secara akrab serta memiliki pengalaman bersama Allah yang menaikkan doa pribadinya. Dilihat dari sudut teologi Perjanjian Lama, ini adalah klimaks dari pemikiran dalam Mazmur mengenai hubungan pribadi dengan Allah. Bahwa Allah memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai kita, dan bahwa semua gerakan dan tindakan kita, baik manusia batiniah maupun lahiriah kita telanjang dan terbuka seluruhnya di hadapan-Nya.