Manakah yang lebih kita kasihi, apakah Allah sang pemberi
atau pemberianNya? Yang member atau pemberianNya. Dan hal ini di uji dari
Abraham apakah dia benar mengasihi Allah daripada mengasihi pemberian Allah tersebut.
Sudah begitu lama Abraham menantikan keturunan yang dijanjikan oleh Allah dan
Allah ingin memintanya kembali. Dari bacaan Firman Tuhan kali ini kita dapat
melihat sikap Abraham akan permintaan Tuhan kepadanya:
Home
»
Semua post
Kasihilah Allah Sang Pemberi (Kejadian 22:1-13)
Manakah yang lebih kita kasihi, apakah Allah sang pemberi
atau pemberianNya? Yang member atau pemberianNya. Dan hal ini di uji dari
Abraham apakah dia benar mengasihi Allah daripada mengasihi pemberian Allah tersebut.
Sudah begitu lama Abraham menantikan keturunan yang dijanjikan oleh Allah dan
Allah ingin memintanya kembali. Dari bacaan Firman Tuhan kali ini kita dapat
melihat sikap Abraham akan permintaan Tuhan kepadanya:
Tuhan Hidup dan siap menolong (Yohanes 21:1-14)
Bacaan Firman Tuhan: Yohanes 21:1-14
Jangan andalkan
pikiran tetapi lakukanlah perintah Tuhan dalam setiap pekerjaan, maka Tuhan
akan mendatangkan sukacita. Itulah yang ingin diperlihatkan Tuhan Yesus dalam
nas bacaan kita kali ini. Bahwa Simon Petrus memutuskan untuk menangkap ikan
bersama temannya yag lain. Yang mana ketika itu murid-murid Yesus masih
dirundung dukacita dan juga kekecewaan sebab Yesus telah tidak ada lagi
bersama-sama dengan mereka, mungkin dalam pikiran mereka “buat apa mengharapkan
Yesus yang telah mati tersalib itu?. Bahwa sejauh mereka bersama-sama dengan
Yesus, mereka masih mempunyai pola pemikiran seperti orang-orang Yahudi yang
lain bahwa Yesus nantinya menjadi tokoh pembebas bangsa Israel.
Orang Kristen pada
saat ini juga mungkin masih banyak yang seperti murid-murid Tuhan Yesus, bahwa
selama mereka mengikuti
Mengakui perbuatan Tuhan (Ulangan 26: 1-4)
Bacaan Firman Tuhan: Ulangan 26: 1-4
Terima kasih. Adalah ucapan yang tidak asing dalam kehidupan
sehari-hari, bahkan anak-anak dari kecilpun telah diajari mengucapkannya. Saya
juga yakin bahwa anda ketika menerima gaji bulanan ataupun hasil usaha yang
pertama sekali adalah mengingat Tuhan untuk mengucapkan terima kasih, nah jika
belum, saya ingatkan mulai bulan depan mari kita katakana terima kasih buat
Tuhan. Itu masih soal yang enaknya, bagaimana jika kesusahan yang datang,
apakah kita akan ucapkan terima kasih? Rasul Paulus mengingatkan kita
“Bersyukurlah dalam segala hal”.
Renungan kita kali ini mengajak kita untuk mensyukuri
pemberian Tuhan. Siapa dari kita yang tidak perlu uang?
Pembawa Damai (2 Korintus 5: 17-21)
Bacaan Firman Tuhan: 2 Korintus 5: 17-21
Jika kita menyimak keadaan yang ada di Negara kita tercinta
ini, banyak hal-hal yang membuat kita tercengang. Demontrasi yang berakhir
dengan kericuhan dan pengerusakan, tawuran antar sekolah dan antar kampong,
konser music berakhir dengan kericuhan bahkan sepak bola yang adalah ajang
sportivitas berujung pada perkelahian pemain maupun supporter. Jika kita juga
melihat lebih luas ke seluruh dunia tidak pernah habisnya kerusuhan dan
peperangan. Seakan-akan kedamaian itu menjadi barang langka yang begitu
susahnya dicari. Sedikit ada perbedaan selalu berujung pada kerusuhan. Inilah
realita hidup yang dialami oleh dunia ini akibat dari dosa. Dosa sebagai bentuk
pemberontakan kepada Allah, sehingga dosa telah memisahkan manusia dari Allah
sebagai sumber damai.
Mujizat Tuhan Yesus (Markus 1: 40-45)
Bacaan Firman Tuhan: Markus 1: 40-45
Zaman yang serba cepat
dan instan itulah kenyataan hidup kita saat ini. Dan ternyata itulah mungkin
yang mempengaruhi kehidupan orang Kristen saat ini. Tuhan juga dipaksa
melakukan yang instan dalam hidupnya. Ada banyak yang mengharapkan Tuhan
melakukan mujizat seperti yang dilakukan oleh Yesus. Bukan tidak percaya kepada
mujizat, saya juga percaya mujizat Tuhan sampai saat ini masih ada dan akan
terus ada. Namun kita juga harus menyadari bahwa Yesus datang bukan mau jadi
dokter spesialis mata, tulang, kulit. Jika Yesus datang ke dunia ini hanya
ingin melakukan penyembuhan itu bukan Tuhan namanya.
Katakan TIDAK Untuk Iblis (Yakobus 1:12-18)
Yakobus 1: 12-18 Katakan TIDAK untuk iblis
Singa siap menerkam
siapa yang dapat di telannya. Iblis dengan kecerdikannya akan selalu mengawasi kita dengan memperhatikan setiap
titik kelemahan kita. Maka berhati-hatilah supaya kita jangan jatuh dalam
jebakannya. Pencobaan itu adalah ketika iman berada dalam suatu titik tengah antara
terkaman iblis dan takut akan Tuhan. Selama kita hidup dalam dunia yang fana
ini, pencobaan akan selalu membayang-bayangi kehidupan kita dari semua segi
kehidupan sebab dosa telah masuk dalam kehidupan manusia.
Rasul Paulus
mengatakan “Pakailah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat
bertahan melawan tipu muslihat iblis” (Ef. 6:11). Maka sebelum berperang dan
memakai semua perlengkapan rohani siapkan strategi perang yaitu kenali diri
kita untuk mengetahui kelemahan kita dan kelemahan lawan kita. Sebab berperang
tanpa
1 Korintus 10: 1-13 | Pencobaan Mendatangkan Kebaikan
Bacaan: 1 Korintus 10: 1-13; Yakobus 1: 12-18
“Sebab
Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui
kekuatanmu.”
O..... KORINTUS..... mempunyai
orang-orang yang berintelektual tinggi namun juga mempunyai banyak orang-orang
penyembah berhala
O......KORINTUS..... yang
katanya berlimpah dengan kekayaan, namun penuh dengan perbuatan dosa,
percabulan dan hawa nafsu.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)